icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ALFARO | Berandal gilaku

Bab 4 Gembel jalanan

Jumlah Kata:1188    |    Dirilis Pada: 15/01/2025

to

kl

tu berhenti bertutur melihat dua pemuda yang ada di dalam sana sedang mencengkram

dangkan Keenan berdiri menguku

Shakti, tapi Keenan pun berucap yan

tu berjalan hati-hati melewati dua pemuda tampan yang me

enyimpan gelasnya kembali ke nampan y

9 ma

yang petikilan. Salah satu teman Shakti yang tahu bagaimana rupa si 'berandal gila' karena ibunya salah satu komite di sekolah

dari SMA Mutiara yang siap unt

enimpali dengan gayanya, menatap lekat ke arah dimana orang yang mereka maksud

ukan Keenan si berandal gila. Shakti, temannya ini memakai hoodie hitam yang dari cahaya gelap aja udah kel

yaa tapi kayanya ke

menit berlalu, tak ada satupun yang bersedia meminjamkan motornya disana, termasuk Anggara juga Bara. Mereka bungkam, seolah tak penting mereka menatap satu sama lain dengan

hbac

jaran aja tiap gue kesini" ucap Keenan yang membuka buku paket matematika. Shakti menyeringai, tiba

l

n dengan cepat larut di gelas es jeruk

ara si Shakti ini sering babak belur ya malemnya kagak bisa bobo, seme

jari Shakti pelajaran matematika. Belum dikatakan berhasil sih karen

an!!" Gerutu Keenan pelan, nam

uduknya ber

gubrisnya, entah terlalu cuek

an rumus yang lain yang mulai di

, sampai terdengar sa

gitu juga ka

g ditulisnya membentuk sebuah coretan. Kepalanya pun udah ka

itu!" Shakti deng

g, gue d

u

meja belajar. Diatas kertas yang sejak tadi dia

buka pakaian Keenan lalu memakainya dan berhasil lolos keluar rumah. Berharap penduduk mansion itu

elah menarik gasnya. Tinggallah Shak

annya sama sekali, seperti biasa. Cowo itu

nya sendiri. Padahal jika dipikirkan lagi, gak ada gunanya bal

penampilan kayak gembel jalanan, juga gak ada motor un

enyesap rokok, Shakti memesan ojek on

ketingga

kti. Udah lama kerja di mansion itu, tapi pelayannya itu

ni memanggilnya 'tu

agar wajahnya semakin tak terlihat

har

itelanjangin gini,

Shakti

n pagi

akti hendak melayangkan pukulan

pinjem baju lo bentar. Pelit amat

injem lo

gg

menyisakan sempak doang, dirinya

to

kl

angat. Keduanya terlihat biasa seakan tak ada kejadi

ang ketinggalan, jadi balik lagi" bukan Keenan yang jawab, tapi Shakti. Keenan melengos tak suka

ja. "Nanti sarapan dulu di bawah ya" ucap mami Venna pada Keenan lalu tatapannya beralih pada anak sematawayangnya "Shakt

rnya bekas semalam. "Iler lo ketinggalan disini, gue buang!" Beberapa lembar ke

ya tersungut-sungut, tetap

am kamar mandi ketika pintunya sudah ditutup rapat. "Rebahan dulu b

mandi, bersiul sambil mengacak-acak rambutnya yang

mun tidak dengan langkahnya. Cowo itu mendekat dengan tatapan tajamnya "Mendadak banyak bacot lo!" Tangan

at mukul "Baju gue mana?" Tanya Keenan heran, tadi masih ber

gue

ala

kasur, dimana disana sudah ada satu sete

pa di

el

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ALFARO | Berandal gilaku
ALFARO | Berandal gilaku
“Keenan Alfaro seorang anak yatim piatu yang hidup sendiri sejak usia 9 tahun. Bukan hal yang mudah untuknya bisa bertahan sampai usianya menginjak 18 tahun dan duduk dibangku SMA. "BERANI, LAWAN!! GAK BERANI, PULANG!! COWO JANGAN NANGIS!!" Kalimat satu-satunya yang terlontar dari mulut papanya yang membuatnya bertahan menghadapi kerasnya hidup. Tumbuh dengan tanpa pengawasan orang tua menjadikannya pribadi yang urakan dan playboy. Tak takut kepada siapapun dan tak takut menghadapi apapun. Tak pernah menangis hanya karena tubuhnya terluka dan berdarah. Pengecualian yang membuatnya menitikan air mata. Cewe! Mutiara namanya. Murid terpintar seangkatannya yang duduk dibangku kelas 11. Satu-satunya cewe yang meluluhkan hati Keenan diantara ribuan cewe yang ada di jagat raya ini. Keenan, murid beasiswa ini kembali harus duduk di kelas 12 karena satu hal dan menjadi saingan Mutia. --‐‐----------------------------------------------------------------- "Berat?" Tanya Keenan tepat di depan wajah Mutia saat tubuhnya menindih tubuh mungil cewenya ini. Nafasnya menguar mengeluarkan wangi mint yang khas. Mutia menggeleng "Yang berat itu jadi pacar kamu" Bagaimana tidak, seumur hidupnya tak pernah menyangka jika dirinya akan berakhir mendapatkan pembulian di kelas 12 setelah dirinya meminta Keenan untuk mempublikasikan statusnya. --------------------------------------------------------------------- Keenan Alfaro si kere ini memanfaatkan wajah tampannya juga kepintarannya untuk memeras para cewe-cewe kaya di sekolahnya. Rayuan gombalnya membuat mereka tak pernah merasa dimanfaatkan. Tak terima dengan pengakuan yang Keenan buat, para cewe itu mengamuk dan berakhir membuli Mutia. Bukan hanya dari kalangan para cewe, para cowo pun ikut membuli Mutia karena dari mereka banyak yang menjadi sasaran empuk kepalan tangan Keenan. Cowo itu tak terkalahkan dalam hal apapun termasuk adu jotos. Si BERANDAL GILA, itulah sebutannya. Mutia kini menjadi sasaran balas dendam mereka. Akankah Mutia bertahan? Atau malah menyerah??”
1 Bab 1 Mirip tapi tak sama2 Bab 2 Si berandal gila3 Bab 3 Tengil4 Bab 4 Gembel jalanan5 Bab 5 Anak kostan6 Bab 6 Liar7 Bab 7 Ucapan selamat8 Bab 8 Tawuran9 Bab 9 Umpatan Keenan10 Bab 10 Putus sekolah11 Bab 11 Hamil 12 Bab 12 Shakti si--13 Bab 13 Terlahir kembar14 Bab 14 Tanggung jawab15 Bab 15 Kangen16 Bab 16 Ruang BK17 Bab 17 Obsesi18 Bab 18 Keguguran19 Bab 19 Mengalah untuk menang20 Bab 20 Mengarah ke kr*min*l21 Bab 21 Pengganti Alfaro22 Bab 22 Katakan cinta23 Bab 23 Maaf karena terlambat24 Bab 24 Salah paham25 Bab 25 Kegilaan Keenan26 Bab 26 Ini gue27 Bab 27 Siapa yang bolehin putus