Izda SN
2 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Izda SN
Bucinnya Cowok Temprament
Romantis Bastian Theo Raymond seorang pemuda tampan yang mengalami kecelakaan bersama kekasihnya Liliana Mahendra. Kecelakaan tersebut menjadikan keduanya mengalami amnesia dan terpisah selama lima tahun.
Saat dipertemukan kembali, Theo kembali jatuh cinta pada Lili, seorang dokter cantik di rumah sakit MMC. Tanpa tahu bahwa wanita itu sosok yang sudah melekat di hatinya.
Karena sebuah kesepakatan yang dibuatnya dengan pemilik rumah sakit bernama dr. Mahendra sekaligus ayah kandung dari Lili , Theo berani melepaskan uang 10 milyar dan menukarnya demi menikahi Lili.
Sialnya, Lili malah membuat Theo hampir melepaskannya. Disaat itu pula, Lili menemukan penggalan kisah masa lalunya lewat mimpi dan beberapa ingatan yang melintas saat bersentuhan dengan Theo.
Bukannya senang ketika Theo hendak melepasnya, Lili malah berusaha untuk bertahan demi merangkai kisahnya dan menyebutnya Puzzle.
"Aku atur sandinya dulu. Sekarang sandinya hari pernikahan kita aja ya, biar kamu gak lupa" ucap Theo dengan lembut di depan pintu kamarnya, lalu membuka pintu tersebut.
Theo merangkul pinggang ramping Lili dan melangkah memasuki pintu. Namun tiba-tiba wanita cantik itu menepis tangan Theo dan reflek mendorongnya sampai terjatuh.
"Aww..w" pekik Theo kesakitan ketika badannya terhempas ke lantai. Dia pun segera bangkit perlahan dengan mendirikan tongkatnya terlebih dahulu.
"APA YANG KAMU LAKUKAN? KAMU DATANG KESINI UNTUK MEMPERPENDEK UMURKU, HAH?!!!
Begitulah hari pertama mereka menikah.
Awal mula kisah tentang sepasang kekasih yang sama- sama mengalami amnesia yang dipertemukan kembali dalam ikatan pernikahan. Pernikahan yang cukup rumit.
Namun Theo si cowok tempramen, dia menjadi bucin akut terhadap Lili. Apa yang sudah Lili lakukan sehingga Theo bisa bertekuk lutut kepadanya?? Anda mungkin suka
Satu Malam Bersama Bos Miliarderku
Paco Pizzi Selama tiga tahun, aku mengorbankan segalanya untuk mendukung karier pacarku, sementara aku rela hanya menjadi asisten junior yang tak terlihat.
Hingga suatu pagi setelah malam amal yang kacau, aku terbangun di atas seprai sutra di ranjang penthouse milik CEO perusahaanku yang dingin dan ditakuti, Ezra Wijaya.
Malam itu, pacarku, Indra, mengabaikan semua panggilanku dengan alasan ketiduran. Di saat aku dihantui rasa panik karena Ezra menjebak dan memaksaku menandatangani kontrak pernikahan demi menstabilkan sahamnya, sebuah kebenaran lain menamparku. Aku melacak lokasi ponsel Indra dan menemukan titik biru itu tidak berada di rumahnya, melainkan berhenti tepat di gedung sahabat baikku, Liana.
"Aku lembur malam ini, Sayang," pesannya dengan manis.
Padahal dia sedang tidur dengan sahabatku sendiri. Tiga tahun kesetiaanku dibalas dengan pengkhianatan paling menjijikkan oleh dua orang yang paling kupercayai. Hatiku hancur, berubah menjadi rasa dingin yang menusuk tulang.
Mengapa mereka tega mempermainkanku selama ini? Di saat aku merasa terekspos dan tidak punya siapa-siapa lagi, Ezra justru menyodorkan sebuah kesepakatan yang tak mungkin kutolak. Dia mengetahui rahasia terbesarku, dan dia menawarkan akses langsung ke Senator Pratama—pria berkuasa yang telah menghancurkan hidup ibuku dua puluh tahun lalu.
Aku membuang bunga pemberian Indra ke tempat sampah, lalu menatap pria paling berkuasa di New York itu.
"Aku ingin akses ke Keluarga Pratama. Itu syaratku."
Malam ini, berbalut gaun sutra zamrud dan menggenggam erat tangan Ezra di karpet merah, aku menatap wajah pucat pasi mantan pacar dan sahabatku yang terkejut melihatku. Pembalasan dendamku baru saja dimulai. Gairah Citra dan Kenikmatan
Juliana Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.
Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.
Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.