icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Dearest One

Bab 3 Chapter 02

Jumlah Kata:737    |    Dirilis Pada: 17/04/2024

__

kan mengkeret ketakutan dan memilih untuk berjalan di sisi jalan yang sejauh mungkin darinya. Rambut panjangnya yang berwarna kuni

hkan lebih tinggi dari matanya. Wanita itu jelas terlambat menyadari siapa orang yang berjalan berlawanan arah dengannya sehingga untuk mengelakpun rasanya sudah tak mungkin

a ia sudah terjerembab di bawah dan buku yang sedari tadi ia bawa tampak berserakan memenuhi koridor. Gadis itu jelas belum menyadari jika dirinya baru saja bertabrakan

ati. Mereka tahu benar jika gadis itu baru saja melakukan sebuah kesalahan besar. Tak perduli meski sebuah kecelak

rediksi bahwa hal ini akan terjadi. Namun sekali lagi, jiwa egoisnya membuat gadis itu enggan un

ajam langsung ke mata si gadis berkacamata, yang sepertinya kini telah menyadari kesalahannya yang paling fat

gan pandangan dingin. Seolah menunggu Nessa untuk meminta maaf atau setidaknya memba

sia-sia, karena meminta maaf, jelas sama sekali t

gadis itu kemudian menggapai-gapai, berusaha mengumpulkan buku-bukunya yang berserakan di lantai. Namun tiba-tiba saja Nessa melangkah den

s di depannya yang saat ini tengah mengepalkan tangan menahan emosi. Nessa cukup terkesan karena ini pertama kalinya ada

buh mereka. Nessa menatap wajah gadis itu lekat-lekat, kemudian tanpa kata me

gan pandangan mencela. "Kacamata macam apa ini? Membuat mata

engan itu, Nessa langsung menjatuhkan kacamata itu dan

anessa menepuk-nepuk kepala gadis berkacamata itu, seperti seora

il sambil menggaruk kepala hingga tatanan rambut yan

ambil menatap gadis tadi sebelum akhirnya melenggang dengan santai, tak lupa me

u bahkan menghampiri gadis itu untuk sekedar menanyakan keadaa

annya mengepal dengan erat. Sinar matanya menyiratkan sebuah tekad. Entah tekad apapun itu, hanya dia dan Tuhan yang tahu

a memang t

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Dearest One
My Dearest One
“Terbangun di tempat asing dan tanpa seorangpun yang kau kenal, bukanlah hal yang menyenangkan bagi Danessa. Berbagai pertanyaan seperti siapa, mengapa, di mana dan bagaimana? Terus saja berputar-putar di dalam benak gadis itu. Namun setiap kali Nessa berusaha untuk mengorek sedikit bayang masa lalunya, rasa berdentam yang begitu menyiksa seperti akan meremukkan kepalanya kapan saja. Ketika serpihan masa lalu perlahan membawa kembali ingatannya, akhirnya Nessa menyadari jika kenyataan tampaknya tak semanis apa yang ia bayangkan. Nessa yang dulu ternyata benar-benar berbanding terbalik dengan dirinya kini. Nessa yang dulu bukanlah gadis yang baik, gadis yang bahkan mungkin tak pantas untuk dicintai. Ketika kenyataan itu terungkap, akankah Nessa menjadi dirinya yang dulu? Atau tetap menjadi sosok seperti ini? Sosok yang lembut dan terlalu mudah untuk dicintai?”