icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pernikahan kontrak (cinta)

Bab 3 3

Jumlah Kata:1190    |    Dirilis Pada: 25/03/2024

Yang tertulis di kertas itu hanyalah menjadi istri di luar sana ketika Adam

a atau pun menyiapkan makanan. Itu tidak ada di surat perjanjian itu,

hinaan yang tidak pernah ia dengar selama ini dan sekarang ia merasakan

Dari mana ia mendapatkan uang sebesar itu. Apa lagi dia hanya seorang penja

n ke arah dapur, tapi di sana sangat sepi tidak ada pe

milih berjalan ke arah taman belakang siapa tah

bapak-bapak seusia pamannya s

n, ia seluruh perkerja sini tahu siapa Tamara kerena

apak-bapak itu mengkerut kan keningnya. " Saya tamara" Kata

gil saya Yanto." Kata bapak Ya

ata Tamara tak enak mendengar pak Yanto memanggilnya den

u sudah peraturan disini. Nanti kalau

ang berdua seperti ini, tapi kalau ada taun bapak bisa panggil

u gitu" kata p

ntu pak?" tanya tamara, melihat-

antu bapak mengumpulkan ini semua" Kata pak Yanto, Tamara mengambil

ya pekerjaan pak Yanto selesai. Tamara duduk ber

" Kata Tamara ketika

ang" Kata pak Yanto datang membawa mi

lah meminum air es itu " oiya pak, pekerja di sin

mana. Bapak kadang bingung, walaupun sudah lama berkerja disini tapi bapak sama sekali tidak pernah masuk ke dala

*

rinya hanya di sibukkan dengan perkejaan kantor,

k Adam, ia hanya liburan di hari minggu saja dan i

g pemasaran!!" Perintah Adam, terus seperti itu. Entah kapan d

kan dokumen kontrak

ik t

ah ini. " siapakah makan malam " Ucap Adam ketika tidak senga

Adam apa ya?" Tanya tamara pad

ganggukkan kepalanya. Kepala pelayanan yang mendengar

nya ingin makan malam, jadi jangan sepanik itu

" Jawab mereka..Tamara masih belum hapal betul tentang peratu

itu sudah siap untuk di nikmati, Tamara hanya bisa t

iapkan makanan?" tanya Adam melihat T

hidangannya sudah ada di atas

!!" perintah Adam dan langsung di kerjakan dengan cep

makan malam" kata Adam

tamara, ia tidak tahu apa yang di sukai

" mau tidak mau Tamara harus memasak, ia melihat di kulkas ada cumi s

saikan acara masak-memasak nya dan lan

" Kata Tamara, ia mengambil nasi putih dan menuan

i kontraknya ini. Satu lai kunyah dua kali kunyah teny

mi itu, ia seperti tidak pernah

n mu, jangan sampai telat!!" Ucap Adam lalu pergi meninggalkan meja

m merasakan cumi-cumi ini, tapi ia sudah me

ahap itu hanya bisa tercengang dan terpuka

ruh dimana?" Tanya Tamara pada pela

yonya " Jawab

ebetulan saya belum makan." kata tamara, semua pelayan itu terse

terdengar. Tamara menghabiskan waktu untuk berbinc

rang. Besok pagi harus menyiapkan sarapan pagi un

langsung menghubungi paman dan bibinya tapi tidak di angkat. " mungkin mereka sudah tidur, aku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pernikahan kontrak (cinta)
Pernikahan kontrak (cinta)
“Tamara Utami, gadis kampung yang tergiur atas tawaran menikahi kontrak dengan seorang pengusaha sukses, bukan karena tertarik pada laki-laki itu, melainkan tertarik dengan uang yang ia dapatkan. Adam Malik laki-laki yang selalu didesak untuk menikah, sampai ia mengambil jalan pintas agar dirinya tidak terus menerus didesak untuk menikah, dan ia lebih memilih menikah kontrak. Tapi siapa sangka keputusan yang ia ambil sangat menyiksa wanita yang ia nikahi. . . " Saya minta maaf atas perbuatannya mama saya kemarin" ucap Adam setelah menghabiskan makan siangnya. " Tidak perlu minta maaf tuan, itu bukan salah anda melainkan kesalahan saya sendiri." Ya, Tamara menyatakan ini kesalahannya seutuhnya, tidak seharusnya ia masuk ke dalam keluarga kaya seperti tuan Adam. " Kesalahan kamu sendiri? " Tanyanya, jelas-jelas adam melihat sendiri, yang memulai terlebih dahulu itu mamanya bukan istrinya. " Iya, dengan menyetujui pernikahan kontrak ini saja sudah salah tuan. Bisa kah kita mengakhiri ini semua tuan?" Kata Tamara serius, tapi entah apa yang di rasakan Adam ketikan mendengar kata 'mengakhiri'. " Yuda " teriak Adam tanpa mengalihkan tatapannya, tatapan suami istri kontrak ini terkunci, Tamara menatap dengan penuh penyesalan dan kebencian dan Sedangkan Adam menatap dengan tatapan sulit untuk di artikan. " Iya tuan" Yuda melihat kedua orang yang di depannya ini sedang tatapan. " Kenapa memanggil jika ingin memperlihatkan adegan seperti ini." Gumam Yuda kesal. " Ingatkan dia, berapa yang harus ia bayar jika ingin mengakhiri kontrak ini!" Kata Adam dingin, membuat Yuda merinding mendengar nya, tapi lain halnya dengan Tamara ia tersenyum miring mendengar ucapan suaminya.. " Tidak perlu menyuruh tuan Yuda untuk mengingatkan saya tuan. Saya ingat betul berapa jumlah nominal yang harus saya bayar." Ucap Tamara santai tidak memperdulikan tatapan tajam suaminya. " Ada sudah selesai makan bukan? Kalau sudah biar saya rapikan " ucap tanara lagi, dan merapikan bekas makanan Suaminya. " Muka seram anda ini tidak berlaku untuk saya tuan" kata Tamara ingin menyentuh wajah suaminya " oo maaf, saya lupa kalau anda tidak suka di sentuh oleh orang sembarangan, apa lagi oleh perempuan kampungan seperti saya" kata Tamara tersenyum manis, tapi mengejek. Sedangkan Adam sama sekali tidak mengubah posisinya sama sekali, ia terus menatap istrinya dengan tatapan yang sulit di artikan.. Yuda yang melihat istri tuanya yang sangat berani melakukan itu pada tuanya hanya bisa menahan napasnya, karena takut tuanya murka. " Selamat siang, dan semangat suaminya kontrak ku" ucap tamara tersenyum dan pergi meninggalkan kedua pria tersebut. Adam langsung melonggarkan dasinya karena merasa sesak mendengar kata istrinya. " Keluar " ucap Adam dingin. Mendengar itu, Yuda menelan ludahnya dengan susah payah. Bagaimana kelanjutannya, yok kepoin.”
1 Bab 1 12 Bab 2 23 Bab 3 34 Bab 4 45 Bab 5 56 Bab 6 67 Bab 7 78 Bab 8 89 Bab 9 910 Bab 10 1011 Bab 11 1112 Bab 12 1213 Bab 13 1314 Bab 14 1415 Bab 15 1516 Bab 16 1617 Bab 17 1718 Bab 18 1819 Bab 19 1920 Bab 20 20