icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dikejar Jodoh

Bab 2 Permintaan Bunda Elena

Jumlah Kata:1549    |    Dirilis Pada: 05/03/2024

nada suara yang berusaha ia buat senormal mungki

a gak boleh a

tiap akhir pekan?" Elena menghampiri wanita yang ia panggil dengan sebut

lagi ke Bandung." Elena menganggukkan kepalanya. Bunda memang beke

. Dari nada bicaranya, Elena tahu jika sang Bunda sedang marah kepadanya dan ketik

adi sarapan, makan siang jadi makan malam. Memang kamu sepertinya harus punya alarm hidup yang ingetin kamu supaya gak telat makan." E

udah gede, l

berdua sama aja. Mentang-mentang Bunda gak tinggal bareng kalian jadi suka s

ama seperti ibu-ibu lain yang akan terus berbicara untuk menutupi rasa khawatirnya. Yah, se-tua apapu

il piring yang sudah terisi nasi da

katakan walaupun mungkin ada nada protes yang mengisi kepala mereka, keduanya akan tetap mendengarkannya. Yah... walaupun jik

tuk menikah?" tanya Bunda

makanan yang ia telan kali ini terasa hambar. Dirinya bahkan denga

dah cukup matang, Len," tambah Bunda karena Elena mem

ena. Tangannya meraih gelas dan menenggak isinya untuk sejenak menetralk

a sempat terkekeh mendengar ucapan Bunda yang sarat akan k

a Bunda. Punya Elang. A

ud Bunda, Len." Bunda men

ahannya. Mencoba percaya jika akan ada saatnya Elena datang padanya mengenal

Elang. Yang Bunda maksud suami, Len. Kapan kamu

nang yang coba ia tunjukkan di saat hatinya sedang bingung untuk merespon pertany

a dengan nada lembut tanpa intimidasi. Tetapi pertanyaan yang Bunda lontarkan bukanla

ar?" tanya Felicia sembari menatap Elena dengan tatapan sendu. Ia sebenarnya tahu apa yang menyeb

an dari dirinya. Ia berada di posisi sulit. Jika ia jujur, Bunda pasti terluka. Teta

ni, tidak akan mau bicara sampai waktu yang tidak bisa ditentukan. Ele

nya membahas masa depan yang entah akan berakhir seperti apa. Layaknya menjalani suatu perjalanan dengan seseorang yang bahkan tidak kita tah

dengan kamu. Kamu berbeda dengan Bunda. Kamu gak akan bernasib

. Tidak menutup kemungkinan Elena trauma akan pernikahan jika ia melihat dengan mata dan kepalanya sendiri bagaimana seorang pria y

anya menuntut. Kamu tau itu kan?" tanya Bunda sambil

n, Len. Kamu harus bangun masa depanmu dengan keluargamu sendiri." Jujur, Felicia ta

Kali ini aja, Len. Tolong kamu penuhi keinginan Bun

saan sakit yang mereka pendam selama bertahun-tahun. Perih yang tidak bisa digambarkan dengan kata, hingga mereka memili

Damar kirimkan padanya jika pria itu ingin hubungan mereka masuk ke tahap yang

a sinyal itu dengan bahagia seperti wanita lain yang akan bahagia begitu kekasih yang lama ia pa

erharap melalui udara yang masuk ke dalam paru-p

e terima ajakan Da

*

Wanita itu bahkan menyempatkan diri membeli beberapa makanan untuk ia persiapkan di apartemen Damar. Karena selama ini Damarlah yang biasanya sibuk

untuk hubungan mereka yang akan melangkah ke jenjang yang lebih serius. Malam itu ia akan menjawab kesediaan

a yang telah menjadi kekasihnya itu. Jujur, ia tidak pernah datang sendirian ke

kan memantapkan hatinya untuk menerima permintaan Damar untuk menikah dengan pria itu.

intu yang terlihat berserakan, seakan si pemilik terburu-buru melepasnya. Sepatu berhak tinggi berwarna merah itu membuat Elena berpikir. Seingatnya, Damar tidak memili

masuki apartemen Damar. Menyimpan kue dan beberapa barang yang

h suara asing menyapa telinga Elena. Suara se

yang tidak biasa. Suara itu makin kencang terdengar ketika dirinya semakin mendekat ke arah kamar sang kekasih. Suara

mendorong pintu kamar Damar yang tidak tertutup sempurna. Mata Elena membola. Degup jantung Elena berdetak lebih kencang. Wanita itu merasak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dikejar Jodoh
Dikejar Jodoh
“Di usianya yang sudah matang, Elena mulai diteror oleh sang Bunda tentang pernikahan membuat wanita itu akhirnya memantapkan hati untuk menerima pinangan dari sang kekasih. Namun, di saat ia sudah memutuskan untuk menikah, ia justru menemukan perselingkuhan kekasihnya dengan wanita lain. Kejadian ini tentu saja membuat Elena trauma untuk jatuh cinta. Berniat untuk berhenti berurusan dengan cinta, Elena justru dipertemukan lagi dengan Rasky, pria yang sangat ia benci. Lebih parahnya lagi, kali ini Elena tidak bisa menghindar dari pria yang terus saja menempel dengannya dan menebarkan pesonanya untuk merebut hati Elena. Sikap Rasky yang terus maju tanpa kenal mundur akhirnya menimbulkan getaran di hati Elena. Pertahanan Elena mulai goyah dengan sikap manis pria itu dan keberadaannya di saat Elena berada dalam posisi terpuruk tentu saja membuat ia akhirnya menerima cinta pria itu. Rasky yang pada akhirnya berhasil mengambil hati Elena begitu bahagia, seakan lupa jika hubungan yang dimulai sebelum Elena selesai dengan dirinya sendiri tentu tidak akan berjalan mudah. Apalagi secara tiba-tiba Elena meminta mereka berpisah di saat ia sedang sayang-sayangnya. Kalau sudah begini, apakah Rasky akan menyerah? Terlebih ketika ia tahu ada rahasia besar yang selama ini Elena simpan rapat-rapat tentang dirinya dan masa lalu wanita itu. Jika sudah begini apakah Rasky akan mundur atau tetap mencintai Elena tanpa ampun? Dan bagaimana dengan Elena? Apakah ia akan tetap pada pendiriannya untuk tidak lagi mau jatuh cinta atau justru goyah karena Rasky ternyata lebih dari yang ia duga?”