icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dikejar Jodoh

Bab 3 Bertemu Kembali

Jumlah Kata:1006    |    Dirilis Pada: 05/03/2024

di depan matanya. Damar dan seorang wanita yang tidak Elena ken

nding terbalik dengan Damar dan wanita itu yang justru makin semangat bergerak, mengejar puncak tanpa men

Membuat kepala Elena pening tanpa bisa berpikir. Seakan

dar berteriak menyuarakan rasa sakitnya. Bagaimana bisa? Bagaimana bisa orang yang Elena pe

rasaan jijik. Suara asing keduanya

merasakan hantaman rasa nikmat yang bisa Elena dengar dengan sangat jelas ketika pria it

rutnya terdorong untuk segera keluar. El

ampu lagi men

ri. Dengan sekuat tenaga dia berlari keluar dari ruangan itu di tengah gempuran

l dan degup jantung yang berdetak dengan kencang. Wanita itu itu a

tuk menenangkan pikirannya yang kalut. Sebuah mobil melaju tepat di depan Elena tanpa wanita itu sadari. Bahkan bunyi klakson yang sang pengemudi buny

empat menginjak rem sehingga mobilnya tidak menabrak wanit

, mendatangi wanita yang terkapar tidak sadarkan diri di depan mobilnya. Tanpa membua

menolong wanita asing itu. Hingga beberapa menit kemudian ia tersadar. "Lah, ini gue harus ke mana yah? kalau ke rumah sakit nanti bakalan ada wartawan," gumam Rasky bingung.

gue gak tau alamatnya di mana," m

men gue hubungi dokter," putus Rasky yang langsun

emandangi wajah Elena yang terlihat pucat, ada rasa yang tidak bisa pria itu deskripsikan saat

nya, berniat untuk mengambil wewangi

adar dari pingsannya beberapa saat lalu. Dahi wanita itu

sar yang menampilkan sesosok pria yang Elena kenal tertempel di dinding. Astaga! Gue ada d

itu tengah berjalan mendekat ke arah Elena. Mata wanita itu membola begitu menemukan Rasky ada di ruangan itu. Degup jantungnya berdetak cepat begitu me

pa mau menjawab pertanyaan Rasky. Saat itu yang ada di p

kilat mengejar Elena. Ia khawatir akan terjadi sesuatu pada wanita itu, mengingat mungk

npa pikir panjang, Rasky mengikuti ke mana taksi itu pergi. Ia begitu serius mengik

mah itu. Rasky memperhatikan Elena yang kini menatap rumah di hadapannya dengan wajah mu

ung. Namun, pria itu merasa lega. Karena sudah

an dirinya saat ini. Tidak biasanya Rasky begitu peduli, terlebih pada orang asing. "Ini

ru saja ia tolong sudah sampai dengan selamat. Juga... debaran yang aneh di dadanya. "Kok, gue jadi deg-degan gini, yah? Gak mungkin kan gue

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dikejar Jodoh
Dikejar Jodoh
“Di usianya yang sudah matang, Elena mulai diteror oleh sang Bunda tentang pernikahan membuat wanita itu akhirnya memantapkan hati untuk menerima pinangan dari sang kekasih. Namun, di saat ia sudah memutuskan untuk menikah, ia justru menemukan perselingkuhan kekasihnya dengan wanita lain. Kejadian ini tentu saja membuat Elena trauma untuk jatuh cinta. Berniat untuk berhenti berurusan dengan cinta, Elena justru dipertemukan lagi dengan Rasky, pria yang sangat ia benci. Lebih parahnya lagi, kali ini Elena tidak bisa menghindar dari pria yang terus saja menempel dengannya dan menebarkan pesonanya untuk merebut hati Elena. Sikap Rasky yang terus maju tanpa kenal mundur akhirnya menimbulkan getaran di hati Elena. Pertahanan Elena mulai goyah dengan sikap manis pria itu dan keberadaannya di saat Elena berada dalam posisi terpuruk tentu saja membuat ia akhirnya menerima cinta pria itu. Rasky yang pada akhirnya berhasil mengambil hati Elena begitu bahagia, seakan lupa jika hubungan yang dimulai sebelum Elena selesai dengan dirinya sendiri tentu tidak akan berjalan mudah. Apalagi secara tiba-tiba Elena meminta mereka berpisah di saat ia sedang sayang-sayangnya. Kalau sudah begini, apakah Rasky akan menyerah? Terlebih ketika ia tahu ada rahasia besar yang selama ini Elena simpan rapat-rapat tentang dirinya dan masa lalu wanita itu. Jika sudah begini apakah Rasky akan mundur atau tetap mencintai Elena tanpa ampun? Dan bagaimana dengan Elena? Apakah ia akan tetap pada pendiriannya untuk tidak lagi mau jatuh cinta atau justru goyah karena Rasky ternyata lebih dari yang ia duga?”