icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Puncak Lelah Anak Tiri

Bab 3 Kehadiran Aldo

Jumlah Kata:1396    |    Dirilis Pada: 26/12/2023

ama itu juga Hanna tidak mengunjungi Hilda di rumah sakit. Bati

rpaksa libur. Itupun karena Rama yang meminta libur

Papa, tapi apa Papa akan terus membiayai Ibu setelah dia menikah lagi dengan wanita itu?" gumam Hanna yang

an yang engkau berikan." Hanna kembali berguma

a tidak tidur, lingkaran matanya sudah m

ng makan. Ketika Bi Minah mengantarkan makanannya, Hanna

" teriak Bi Minah dari luar d

k aja

mbuka kunci dari luar, lalu mas

Katanya ingin bertemu sama

izinkan?"

ar. Non Melly sama Non Sandra sudah berangkat

suruh mas

lalu segera keluar

k dan tersenyum manis ketika

a Aldo. Hanna meng

alu sibuk dan tidak sempat menemuimu," u

. Lagian aku baik-baik sa

natap lekat wanitanya, tangannya terulur mengelus pipi Hanna. Seny

ngkaran matamu juga menghitam bagaimana mungkin kamu ba

masih betah mengelus pipinya. Pandangan mereka beradu, m

hampir satu tahun lebih, tapi tetap saja Hann

. Makasih kamu udah mau nyempetin waktu untuk datang ke

-jalan?" t

amu bawa aku ke sana?" tanya Hann

nggu kamu di luar." Aldo tersenyum, men

dia tidak boleh menyia

i Aldo. Tapi, ketika Hanna sampai di tangga terakhir, Hanna melihat Aldo

anna yang tiba-tiba berada di belakang mer

ga, Melly ini dulunya teman sekolahku. Iya 'kan,

awabnya singkat tapi denga

la, lalu menggandeng ta

ng?" tanya Al

uk!" aj

mperdulikan Melly yang masih

*

uarga, Hanna langsung ber

at sang Ibu dalam keadaan tangan teri

edihkan, membuat Hanna tidak

amping Hanna berusaha

" ajak Aldo yang men

rut, ia se

Mbak berkunjung juga," ucap Dokte

tu?" tanya Hana sambil menatap ibunya dengan khawatir, b

beliau kerap kali mengamuk dan hampir melukai orang-orang disekitarnya. Contohnya barusan, beliau mengamuk dan hampir melukai suster yang akan member

ekali tidak pernah seperti ini. Bahkan beliau juga sering bisa diajak berbicara ketika Mbak Hanna dari sini, tapi semenjak Mbak Hanna

an air matanya ketika mende

ta yang sudah melahirkannya seperti ini? Memiliki gang

menikmati hari-hari bersama, tetapi setahun bela

embali seperti dulu lagi, Dok?" tanya Hana sa

saya hanya berharap mungkin kedepannya Mbak bisa lebih sering lagi ke

u terlihat mewah kini berbeda 180 derata. Kulitnya sangat k

lalai ini, Bu. Hanna berjanji setelah ini kita akan selalu terus bersama, H

galkan Hanna, Aldo dan Bu Hilda. Dokter memberikan kese

t p*nenang yang di s*ntikan oleh Dokter, tapi

Hilda membuka mat

Hanna ketika dirinya men

gkin dia mengingat-ingat wajah Hanna yan

Hilda, dia mencoba bangun tapi kesu

duk. "Iya, ini Hanna ... Hanna anak Ibu, dan

anak saya itu masih k

berusaha mengerti. Aldo juga mengusap pung

? Mau Hanna suap

pergi dari sini!" ucap Bu Hilda deng

di dan makan terlebih dahulu. Bagaim

ak akan b

asalkan Ibu mau menuruti setiap ucapan

k, membuat Hanna m

kamar mandi, dengan cekatan Ia

a tetap setia menemani Hanna, bahkan Aldo jug

urusin Ibu," ucap Hanna yang baru saja keluar dari

kasih, Sayang. Aku ikhlas k

Bu Hilda untuk duduk. Lalu Hanna segera m

kita akan keluar, jadi cepat hab

ilda mengangguk dan

na untuk mereka segera keluar, de

orang yang tidak jauh dari tempatnya. Orang yang tidak asing bag

ika dia semakin dekat den

ang begitu terkejut karena ke

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Puncak Lelah Anak Tiri
Puncak Lelah Anak Tiri
“Siapa yang mengira kehidupan seorang gadis saat menginjak dewasa akan sangat berat? Namanya Hanna, gadis yang baru saja dewasa harus menelan pil pahit saat mengetahui bahwa kakak tirinya hamil oleh laki-laki yang sangat ia cintai. Di saat ia sedang berjuang keras mencari biaya untuk pengobatan ibu kandungnya ia harus menerima penghiatan yang di lakukan oleh kekasihnya sendiri. Jelas itu semua membuat Hanna terpukul, dan ingin menyerah. Tapi Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang mengulurkan tangannya dengan dalih pertolongan dalam bentuk pernikahan. Akankah Hanna menerima tawaran itu?”
1 Bab 1 Penghianat sang Papa2 Bab 2 Kekecewaan Hanna3 Bab 3 Kehadiran Aldo4 Bab 4 Kejutan untuk Hanna5 Bab 5 Kebenaran6 Bab 6 Belum sepenuhnya ikhlas7 Bab 7 Bu Hilda kembali kambuh8 Bab 8 Ada yang salah 9 Bab 9 Penyesalan Aldo10 Bab 10 Keberanian Hanna11 Bab 11 Tawaran seseorang12 Bab 12 Latar belakang Hanna13 Bab 13 Menerima tawaran14 Bab 14 Keputusan Tomy