icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balada Cinta Cassanova Impoten

Bab 4 Aksi Bramono

Jumlah Kata:1131    |    Dirilis Pada: 28/10/2023

n menoleh ke arah sebelah tempat tidurnya, yang memang kosong. Bramono menghela nafas lega, tahu

kamar mandi, setelah selesai mandi, dia memakai pakaiannya, lalu

untuk segera berangkat. Sampai di kantor, seperti biasanya, Bramono bicara

yang kemarin!" Ucap Bram

n berkas-berkas, Bramono pun mengambil

kan pergi kemana mala

...

kan menjemput m

ambungan teleponnya, kemud

ulang, dia harus bersiap diri di apartemen, sebelum

ong," b

pa Sandra, dengan

dra kekasihnya, yang malam ini, t

h!" Ucap

andra. Sandra langsung mengalungkan kedua tangannya, di leher Br

ni, kita tak akan jadi

ra pun melepaskan diri dari Bramono,

a sambil mengalungkan tangan

ang," bal

uk menonton film. Bramono dan Sandra, kini sudah duduk manis

uangan seorang wanita buruk rupa, menjad

kata, wanita buruk rupa. Bramono seperti di ingatkan

ini?" tanya Bramono, me

menyandarkan kepalanya, di bahu Bramono. Bramono pun me

i sana?" bisik Bramono pe

nya Sandra mendeng

kit terkejut melihat artis wanita

jelek, nanti kamu malah jatuh cinta pada m

l itu, Bramono merasa akan hilang harga dirinya, de

terjadi sayang!"

i itu, kamu pasti tak

tu! kamu, tak mungkin je

a mendengar u

t filmnya lagi,"

kemarin tidur dengannya, ada di depan matanya. Bramono, jadi merasa tak nyama

erokok, aku keluar d

ya

udara segar, ketika melihat artis film itu, seperti melihat w

no pelan, ketika mata

iak Bramono lagi, pada wan

enal say

saat dia memperhati

amono, menyadar

diri sendiri, bisa-bisany

telah memberi pengaruh buruk

menjebak ku, akan ku cari dan ku huku

ramono belum kembali lagi ke tempat duduknya, dia pun

ia?" tany

ukan Bramono, yang ternyata sedang duduk s

esai, mero

ngun dan memeluk Sandra. Sandra tersenyum, melihat tingk

ang!" aja

amu atau aku?

u atau kamu sa

eluk Bramono sekali lagi, ia merasa kekasihnya itu

rtanya apa Bramono, mau mandi

k mandi dulu,"

gat," sandra langsung be

Sandra ke kamar mandi. Memperhatikan kekasihnya, yang sedang mempe

rah Sandra dan memeluk

sama-sama" b

gu, Sandra mengalungkan kedua tangan nya ke leher Bramono. Seketika itu juga mereka berdua langsung b

mandi yang besar. Tanpa melepaskan ciuman bibir mereka, Bramono

k wanita jelek itu, dari

ni mempercepat gerakan nya, hin

an sayang,

andra

buh Sandra dengan penuh hasrat, dalam sekejap Sandra kini sudah dalam keadaan polos tan

!" Jerit hati Bramono, sambil

t kerepotan melayani Bramono, namun dia sangat menikmati hal itu. Sandra b

luarkan akibat ulah Bramono, Bramono ben

anita jelek!" Umpat Bramono, dalam hatinya setel

i bak mandi itu, kemudian segera membasuh d

e arah Bramono, yang masih d

saja!" Batin Sandra, menatap lekat Bramo

Sandra yang sedang tergolek lemah, terkejut mendengar itu. Dia hanya bisa m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balada Cinta Cassanova Impoten
Balada Cinta Cassanova Impoten
“Bramono adalah seorang casanova yang tidak peduli terhadap perasaan wanita. Wajahnya yang tampan nan rupawan, membuat dia sangat gampang untuk menaklukkan wanita untuk diajak bermain ranjang. Tidak ada yang namanya tidur berulang kali untuk satu wanita bagi Bramono. Setiap kali dia bermain ranjang, sudah pasti bersama wanita yang selalu berbeda, dan itu pun bersama wanita berparas cantik dengan bodi yang aduhai. Bramono sangat selektif dalam memilih lawan ranjangnya. Dia tidak akan pernah mau bermain dengan wanita sederhana, walaupun wanita itu yang mengemis untuk ditiduri oleh Bramono. Namun pada suatu suatu ketika, Bramono dijebak oleh mantan kekasihnya yang memiliki segumpal dendam. Akibat jebakan itu, Bramono meniduri gadis bernama Mala. Dia sangat jauh dari standar wanita penghangat ranjang Bramono. Dalam pengaruh obat afrodisiak, Bramono merenggut sesuatu yang paling berharga pada diri Mala. Akan tetapi, di saat telah sadar dari pengaruh obat yang menguasainya, Bramono bukannya merasa bersalah, dia malah menghina dan mengancam gadis itu karena sangat menjijikkan di matanya. Mala yang begitu ketakutan, membawa lukanya pergi menjauhi Bramono. Entah karma yang telah datang pada Bramono, seorang casanova yang digilai banyak wanita cantik dan berkelas itu malah mengalami hal yang tidak terduga. Tombak pusaka sebagai sosis yang dia banggakan untuk menerjang wanita di atas kasur tiba-tiba tidak lagi mau berdiri untuk bertarung, bahkan selera Bramono terhadap wanita pun menghilang. Bramono sudah berobat kian-kemari, tetapi tidak membuahkan hasil. Akhirnya Bramono mendapat angin segar untuk obat yang bisa menyembuhkannya, yaitu dengan cara berhubungan kembali dengan Mala. Akankah Bramono kembali menemukan Mala yang telah dia hina dengan beribu ancaman? Dan kalaupun Mala dia temukan, akankah Mala mau kembali berhubungan dengannya? Atau info mengenai berhubungan dengan Mala bisa menyembuhkannya kembali adalah sebuah jebakan kedua kalinya untuk Bramono dari seseorang?”
1 Bab 1 Bramono Sudjatmiko2 Bab 2 Malam Naas Bramono3 Bab 3 Kemarahan Bramono4 Bab 4 Aksi Bramono5 Bab 5 Tangisan Mala6 Bab 6 Kesedihan yang Sempurna 7 Bab 7 Pergi Jauh8 Bab 8 Mengingat Malam Itu9 Bab 9 Perasaan Bramono10 Bab 10 Dia Mengambil segala Dariku11 Bab 11 Kembali ke Jakarta 12 Bab 12 Bramono dan Mala mencoba bangkit13 Bab 13 Bertemu lagi14 Bab 14 Menemukan mu lagi15 Bab 15 Guci yang pecah16 Bab 16 Tidurlah denganku17 Bab 17 Rasa yang aneh18 Bab 18 Melupakan gengsi19 Bab 19 Mengatakan yang sebenarnya 20 Bab 20 Sudah tidak tahan 21 Bab 21 Kamu menertawakan aku22 Bab 22 Teman lama23 Bab 23 Jangan terlalu lama24 Bab 24 Kencan ganda25 Bab 25 Tidak ikut campur26 Bab 26 Merusak mata dan hati27 Bab 27 Liburan28 Bab 28 Di patahkan oleh Mala29 Bab 29 Menemui Tamu30 Bab 30 Lutut yang lemas31 Bab 31 Pernyataan Cin32 Bab 32 Meluluh lantahkan semuanya 33 Bab 33 Menghindar34 Bab 34 Diamnya 35 Bab 35 Memaksa36 Bab 36 Pergi tanpa Pamit37 Bab 37 Menangis dalam Pelukan38 Bab 38 Naik motor39 Bab 39 Menyembunyikan Kecantikan 40 Bab 40 Rasa Rindu41 Bab 41 Mencairkan hati