icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balada Cinta Cassanova Impoten

Bab 6 Kesedihan yang Sempurna

Jumlah Kata:1046    |    Dirilis Pada: 28/10/2023

ang menyengat akibat ulah pria itu semalam. Entah berapa kali p

k hamil karena ul

pakaian nya sudah sobek, karena di tarik paksa oleh pria itu semalam. Mala terpa

aku terpaksa, setengah telanjang keluar dari

melihat keadaan ibunya. Begitu sampai di rumah sakit,

. Pikiran buruk mulai datang di pikiran Mala, airmata Mala mulai turun, baru saja d

tidak juga bergerak untuk memberi kabar. Mala berdiri, ketika melihat pin

a, untuk menanyakan bagaimana keadaan Ibunya, u

kami selamatkan, karena pendarahan di kepalanya tern

emas, tubuhnya seperti melayang, panda

aku! aku tak mau sendirian! ak

menuju kamar jenazah. Mala bahkan saat itu, tak sanggup menghentikan mere

sekarang sudah pergi untuk selamanya, Mala

di sana, jangan menangis terus, kita doakan s

sisi makam ibunya, tapi beberapa orang memaksan

u yang dia punya, sedangkan ayahnya sudah meninggal sejak d

ngung harus kem

*

sih mengurung diri di rumah, kadang-kadang ada

tanya pak Harun, ketika dia

Tanya Mala

baik kamu sibuk bekerja, tidak baik untuk

apa??" ta

ang butuh cleaning service, a

ing se

n dan apartemen itu sedang membutuhkan

sementara hatinya masih bersedih. Bukan hanya sedih karena kehilangan Ibunya, tapi

terjadi, kemana dia har

k, terimakasih," ucap

indah ke tempat ini, tapi para tetangga sangat perhatian

enjual kehormatan nya. Membuat Mala siang ini, ber

kahnya terhenti ketika melihat pria yang telah merenggu

mu Ratna!"

sambil berteriak lagi, ternyata pria itu

u panggil poli

luar dari rumahnya, tapi dia tidak sen

gerb

masuk tanpa menutupnya, Mala segera men

u menarik Ratna. Waja

g telah dia lakukan ya

perangsang, dan menjebak ku tidur d

tan aku ayah!" teriak balik

diri yang dengan sukarela me

a aku menc

g di cintai nya! kamu hanya terobsesi unt

di dalam, malu sama teta

ika benar dia yang menjebak ku!" Ucap pria

ya pria itu benar-benar tak punya perasaan. Mala yakin, jika dia m

bawa kasus in

awa. Tanpa buang waktu, Mala langsung pergi dari tempat

ke dalam kamar tidurnya, menyembunyikan diri dalam seli

ia, dia akan tetap berlaku kasar pada siapapun, Mala mengingat bagaimana pri

temukan aku dengan pr

nya, agar bayangan pria itu

an dia masuk dalam mimp

rpejam kembali terbuka, Mala segera menyibak selimut yang menut

iak Mala, sambil be

ung, saat melihat seorang pria

k dari ibu

ken

memanggil anda,

bingung, karena merasa ta

an ibu

langsung berdegup ke

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balada Cinta Cassanova Impoten
Balada Cinta Cassanova Impoten
“Bramono adalah seorang casanova yang tidak peduli terhadap perasaan wanita. Wajahnya yang tampan nan rupawan, membuat dia sangat gampang untuk menaklukkan wanita untuk diajak bermain ranjang. Tidak ada yang namanya tidur berulang kali untuk satu wanita bagi Bramono. Setiap kali dia bermain ranjang, sudah pasti bersama wanita yang selalu berbeda, dan itu pun bersama wanita berparas cantik dengan bodi yang aduhai. Bramono sangat selektif dalam memilih lawan ranjangnya. Dia tidak akan pernah mau bermain dengan wanita sederhana, walaupun wanita itu yang mengemis untuk ditiduri oleh Bramono. Namun pada suatu suatu ketika, Bramono dijebak oleh mantan kekasihnya yang memiliki segumpal dendam. Akibat jebakan itu, Bramono meniduri gadis bernama Mala. Dia sangat jauh dari standar wanita penghangat ranjang Bramono. Dalam pengaruh obat afrodisiak, Bramono merenggut sesuatu yang paling berharga pada diri Mala. Akan tetapi, di saat telah sadar dari pengaruh obat yang menguasainya, Bramono bukannya merasa bersalah, dia malah menghina dan mengancam gadis itu karena sangat menjijikkan di matanya. Mala yang begitu ketakutan, membawa lukanya pergi menjauhi Bramono. Entah karma yang telah datang pada Bramono, seorang casanova yang digilai banyak wanita cantik dan berkelas itu malah mengalami hal yang tidak terduga. Tombak pusaka sebagai sosis yang dia banggakan untuk menerjang wanita di atas kasur tiba-tiba tidak lagi mau berdiri untuk bertarung, bahkan selera Bramono terhadap wanita pun menghilang. Bramono sudah berobat kian-kemari, tetapi tidak membuahkan hasil. Akhirnya Bramono mendapat angin segar untuk obat yang bisa menyembuhkannya, yaitu dengan cara berhubungan kembali dengan Mala. Akankah Bramono kembali menemukan Mala yang telah dia hina dengan beribu ancaman? Dan kalaupun Mala dia temukan, akankah Mala mau kembali berhubungan dengannya? Atau info mengenai berhubungan dengan Mala bisa menyembuhkannya kembali adalah sebuah jebakan kedua kalinya untuk Bramono dari seseorang?”
1 Bab 1 Bramono Sudjatmiko2 Bab 2 Malam Naas Bramono3 Bab 3 Kemarahan Bramono4 Bab 4 Aksi Bramono5 Bab 5 Tangisan Mala6 Bab 6 Kesedihan yang Sempurna 7 Bab 7 Pergi Jauh8 Bab 8 Mengingat Malam Itu9 Bab 9 Perasaan Bramono10 Bab 10 Dia Mengambil segala Dariku11 Bab 11 Kembali ke Jakarta 12 Bab 12 Bramono dan Mala mencoba bangkit13 Bab 13 Bertemu lagi14 Bab 14 Menemukan mu lagi15 Bab 15 Guci yang pecah16 Bab 16 Tidurlah denganku17 Bab 17 Rasa yang aneh18 Bab 18 Melupakan gengsi19 Bab 19 Mengatakan yang sebenarnya 20 Bab 20 Sudah tidak tahan 21 Bab 21 Kamu menertawakan aku22 Bab 22 Teman lama23 Bab 23 Jangan terlalu lama24 Bab 24 Kencan ganda25 Bab 25 Tidak ikut campur26 Bab 26 Merusak mata dan hati27 Bab 27 Liburan28 Bab 28 Di patahkan oleh Mala29 Bab 29 Menemui Tamu30 Bab 30 Lutut yang lemas31 Bab 31 Pernyataan Cin32 Bab 32 Meluluh lantahkan semuanya 33 Bab 33 Menghindar34 Bab 34 Diamnya 35 Bab 35 Memaksa36 Bab 36 Pergi tanpa Pamit37 Bab 37 Menangis dalam Pelukan38 Bab 38 Naik motor39 Bab 39 Menyembunyikan Kecantikan 40 Bab 40 Rasa Rindu41 Bab 41 Mencairkan hati