icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Balada Cinta Cassanova Impoten

Bab 5 Tangisan Mala

Jumlah Kata:1060    |    Dirilis Pada: 28/10/2023

erpaksa harus kehilangan kehor

masuk ke sebuah kamar hotel, dan harus berakhir tidur b

*

a. Mala ke sana, untuk menemui majikan Ibu nya, tapi saat tiba di sana, Mala tidak bertemu me

a itu. Mala mengatakan, jika Ibu nya mengalami kecelakaan tadi pagi,

a, dengan bekerja di sana, menggantikan Ibunya yang sedang sakit itu. Setelah m

saya, ia harus segera di op

ke arah Mala, kemudian dia menyet

an uang itu, tapi denga

eumur hidup saya, dengan b

kan itu sy

putri dari ma

a akan saya lakukan demi

rang pria!" Ucap

aat itu terkejut d

bisa melakukan itu

an uang itu!" Jawab puteri majikan, s

Ibunya sedang menunggu uang darinya, untuk biaya operasi.

uangnya, bisa saya dapatkan

lalu mengangguk. Mala yang masih ragu, masih sedikit ber

i berhenti, membuat Mala tambah bingung. Dalam kebingungan, M

, saya bersed

kannya itu berhenti, lal

, aku akan meng

la langsung merasa senang, akhirnya dia bisa

nnya turun menemuinya lagi, lalu dia memb

sisanya jika kamu sudah m

uang itu den

uang ini dulu ke rumah sakit, sete

tri majikan itu, sambil memberikan secarik kertas yang

yar uang operasi untuk ibunya. Mala menangis, melihat Ibunya

i saudara di Jakarta. Mereka berdua, merantau dari desa untuk mencari keh

operasi. Kini Mala sudah tidak menangis, dia hanya bisa m

dan baik-baik saja, Mala keluar dari rumah sakit itu. Sekarang dia harus memenuhi janjinya, pada Putri maj

at yang sudah mereka janjikan, putri majikann

ar, aku pasti akan membuat ibu kamu te

, dia hanya menundukkan kepalanya dal

takut?" ta

an, melihat itu, Ra

Aku yakin, selama ini tak ada pria yang mau menyen

a pun mendengar Ratna tertawa sekali

saja yang wanita merasa jiji

tkan seperti itu sudah sering Mala d

g akan kamu tiduri adalah seorang pria

tu, walau pria itu tampan dan seorang

terindah tapi juga mantan paling brengse

ita dari putri majikan nya, ten

langsung masuk sa

ertas, Mala sedikit bergidik me

m di mana dia tahu, jika dia akan kehilangan sesuat

telah tahu siapa pria itu, Mala segera mengikuti orang itu

tu menatap nya tajam, dengan tatapan yang penuh dengan hasrat. Mala sesaat

ka tidak aku akan mati,"

ong dia ke tempat tidur, dan semuanya terjadi. Dari semua yang terjadi, yang menyakiti hati Mal

Namun Mala begitu takut, melihat dari gaya pria itu, Mala

jukkan wajah jelek kamu padaku! Men

la menangis sekencang-kencangnya, begitu tahu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Balada Cinta Cassanova Impoten
Balada Cinta Cassanova Impoten
“Bramono adalah seorang casanova yang tidak peduli terhadap perasaan wanita. Wajahnya yang tampan nan rupawan, membuat dia sangat gampang untuk menaklukkan wanita untuk diajak bermain ranjang. Tidak ada yang namanya tidur berulang kali untuk satu wanita bagi Bramono. Setiap kali dia bermain ranjang, sudah pasti bersama wanita yang selalu berbeda, dan itu pun bersama wanita berparas cantik dengan bodi yang aduhai. Bramono sangat selektif dalam memilih lawan ranjangnya. Dia tidak akan pernah mau bermain dengan wanita sederhana, walaupun wanita itu yang mengemis untuk ditiduri oleh Bramono. Namun pada suatu suatu ketika, Bramono dijebak oleh mantan kekasihnya yang memiliki segumpal dendam. Akibat jebakan itu, Bramono meniduri gadis bernama Mala. Dia sangat jauh dari standar wanita penghangat ranjang Bramono. Dalam pengaruh obat afrodisiak, Bramono merenggut sesuatu yang paling berharga pada diri Mala. Akan tetapi, di saat telah sadar dari pengaruh obat yang menguasainya, Bramono bukannya merasa bersalah, dia malah menghina dan mengancam gadis itu karena sangat menjijikkan di matanya. Mala yang begitu ketakutan, membawa lukanya pergi menjauhi Bramono. Entah karma yang telah datang pada Bramono, seorang casanova yang digilai banyak wanita cantik dan berkelas itu malah mengalami hal yang tidak terduga. Tombak pusaka sebagai sosis yang dia banggakan untuk menerjang wanita di atas kasur tiba-tiba tidak lagi mau berdiri untuk bertarung, bahkan selera Bramono terhadap wanita pun menghilang. Bramono sudah berobat kian-kemari, tetapi tidak membuahkan hasil. Akhirnya Bramono mendapat angin segar untuk obat yang bisa menyembuhkannya, yaitu dengan cara berhubungan kembali dengan Mala. Akankah Bramono kembali menemukan Mala yang telah dia hina dengan beribu ancaman? Dan kalaupun Mala dia temukan, akankah Mala mau kembali berhubungan dengannya? Atau info mengenai berhubungan dengan Mala bisa menyembuhkannya kembali adalah sebuah jebakan kedua kalinya untuk Bramono dari seseorang?”