icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

180 Hari Menuju Akad

Bab 4 Batin Menolak

Jumlah Kata:1048    |    Dirilis Pada: 20/09/2023

ata ini jatuh bersama hujan yang mengguyur bumi, seolah langit ikut menangis bersamaku. Sungguh, aku lemah dan tidak berdaya. Namun, aku percaya Tuhan

lillah,'

knya aku masih punya kesempatan selama 180 hari lagi untuk menjer

Kring ...

an dengan bergegas aku lan

ualaikum

ingkat terbaca di notif ponsel ku. Pesan dari seseorang yang tidak kuin

lelaki itu membuatku muak hingga emosi ku meningkat, aku bahkan ingin melemparkan ponsel k

Kring ...

dah sangat malas untuk melihatnya. Namun ponsel itu

apa mengganggu saja

setelah melihat layar ponsel, aku langsung bergegas men

mualaik

ngan nada

a kamu m

jadi-jadinya. Aku ingin mengadu dan mencurahkan semua beban yang tengah kutanggung kepadanya, aku ingin bersandar di bahunya dan aku ingin ia membantu ku keluar dar

napa kamu terisak

ketika aku menangis. Ya, dibalik tegar dan kuatnya diri ini dihadapan orang lain, di

rumahmu sa

yang tidak akan sanggup melihat setetes pun air mata jatuh menggenangi pipi

long jaw

, lelaki itu langsung melakukan panggilan video call kepadaku, namun kali ini aku

angan dan aku akan meni

aat ini lewat pesan singkat, karena aku belum sanggup

n? Dengan U

mm

tri orang, istri dari lelaki yang baik ilmu a

a kasi

kalian aka

bula

kita untuk liburan ke Yogyaka

nta waktumu 180 ha

Tok ...

i ingin bertemu denganmu sebelum pulang

apatkan jawaban dari Arya. Aku pura-pura menutup ma

n, Nia,

ati ini karena aku telah men

ia terlalu lelah karena seharian bekerja," ucapan yang ke

pi tolong berikan cincin ini dan pasangkanlah cincin ini di jari mani

mi, terima k

alon menantu kami," balas mama

sanak saudaraku telah pamit ke rumah masing-masing, dan sekaran

Tok ...

!" ucap mama Anita yang

u terdengar berat seolah sedang menah

u hal, kalau sekarang kamu telah menjadi tunangan seseorang, kamu harus mengenakan cincin ini di jari mani

m sekejap bahkan pertunanganan ini terjadi tanpa meminta

idak menyukai

au, semua telah terjadi dan i

dipaksakan

menatap mama Anita dengan mata melotot, penu

ak

gga sebelah tangan ini langsung refleks memega

ernah mendidik mu me

ngalir membasahi pipi beliau, wajah beli

npa status mu dengan Arya. Jauhi lelak

mewah itu terlihat sangat cantik, tapi sebagus apapun cincin itu tidak membuat

jahat!" ucap ku da

demi kebaik

ita sungguh membuat hatiku hancur. Apalagi mama Anita meninggalk

g kamu harapkan? Apakah kamu ingin melaw

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
180 Hari Menuju Akad
180 Hari Menuju Akad
“Kania Salsabila, gadis cantik berusia 27 tahun harus menerima kenyataan bahwa ia telah bertunangan dengan seorang ustadz tanpa persetujuan darinya. Kania tidak bisa menerima pertunanganan itu karena hatinya terpaut pada Aryaguna Wiratmaja, seorang sahabat yang menjadi malaikat dalam kehidupannya. Kedua orang tua Kania menginginkan ia menikah dengan lelaki yang baik agamanya bukan lelaki yang selalu memberinya harapan. Kania tidak bisa menolak keinginan orang tuanya, jadi ia meminta waktu 180 hari untuk dihabiskan bersama sahabatnya, hingga rasa nyaman itu membuat keduanya tidak ingin berpisah. Kepada siapakah pelabuhan cinta terakhir Kania akan berlabuh disaat hatinya sedang berkecamuk antara perjodohan dan persahabatan.”
1 Bab 1 Perjodohan 2 Bab 2 Perdebatan Hebat3 Bab 3 Tiba-Tiba Bertunangan4 Bab 4 Batin Menolak5 Bab 5 180 Hari Tersisa6 Bab 6 Apakah Kamu Ingin Mati 7 Bab 7 Rasa Yang Tidak Diakui8 Bab 8 Hidup Serasa Mati9 Bab 9 Tidak Berdaya10 Bab 10 Keraguan11 Bab 11 Lelaki Tidak Bernyali12 Bab 12 Rencana Kabur13 Bab 13 Hilang Arah14 Bab 14 Pergolakan Batin15 Bab 15 Menanyakan Isi Hati16 Bab 16 Memusuhi Orang Tua17 Bab 17 Memikirkan Arya18 Bab 18 Emosi Mendengar Nama Tunangan19 Bab 19 Ingin Jujur20 Bab 20 Harapan Mama21 Bab 21 Stres Berat22 Bab 22 Marah Besar23 Bab 23 Bekerja Bagai Kuda24 Bab 24 Jangan Keluar Rumah, Kania!25 Bab 25 Seperti Cinta Segitiga