icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Mertua

Bab 4 Berpelukan

Jumlah Kata:1104    |    Dirilis Pada: 15/08/2023

rdiri agak jauh di belakang Ratn

pada Sabrina. Bergegas Sabrina mengakhiri pembicara

angga lagi." Bisikan yang terdengar lembut tapi mamp

an Mamanya ke dokter spesialis lan

di?" tanya Erlang saat m

tidak sengaja Mama menabraknya dan kami se

apa?" Sabrina

Hanya

lit diartikan. Erlangga tahu jika Mamanya berbohong dan

a yang jernih. Dia memilih tidak bertanya lagi dan memasukkan t

ng merawatnya, Erlang beralasan untuk kelua

dengan pria muda yang tak lain adalah karyawannya–Ilham. Dia mengikut

ngg

Ratna membuatnya berhenti melangkah. Ratna berbal

?" ujar Erlang seraya b

Lalu wanita itu kembali berjal

saya tadi di dekat meja administra

saya? Bukankah lebih baik a

anya padamu. Apa

aya. Maaf saya buru–buru!" tekan

ntuk menguatkannya di saat putrinya terbaring berjuang melawan maut. Tapi... kenapa d

ru menangis seraya meninggalkann

menangis?" gerutu Erlang yang

inggalkan aku? Kenapa? Hah!" Ratna semakin histeris, dia

juga tidak mengizinkan aku untuk melihat jenazahmu waktu itu. Bodohnya, aku percaya dengan perkataannya dan mengira memang aku yang menyebabkan kamu mati. Lima tahun aku selalu dihantui rasa bersalah, Mas. Tapi ... sekara

dan membuat tubuhnya luruh ke lantai. T

berat aku melewatinya tanpamu? Aku merindukanmu, Mas. Sangat merindu

mendengar suara Ratna. Seaka

kok, kemudian memeluk Ratna dan menenangkannya. Tidak ada penol

aku akan berusaha membantumu." Suara Erlang begitu lembut t

Erlang yang memeluknya berbeda dengan Erlang yan

aya katakan tadi! Saya terbawa emosi," cic

ingung hingga se

ah aku memiliki hubungan

ponselnya berdering. Tentu saja panggilan dar

berguncang dan tangisnya bersuara sete

n ini? Apa salahku?" Ratna

segera kembali ke depan I

angku tunggu, seorang dokter

Dok?" tanya Ratna seraya men

atah tidak sampai amputasi. Sebulan dua bulan akan pulih. Tidak ada luka yang serius dari hasil rotg

pas lega. "Boleh

elah beberapa menit, Tari

erapa menit terlelap. Meskipun tidak parah, tapi k

ga tak sadar tertidur dengan kepala yang d

l Tari yang ba

yak. Sehingga Tari mengusap kepal

" Ratna bergegas mengusap mata dan w

a seorang anak kecil yang tingginya sama denganku, Ma."

kecil yang bersama Papa wajahnya sangat mirip de

t senyuman. Namun sorot mata yan

. Yang pasti dia ikut tersenyum dan

tu yang mampu kelua

nyak. Erlangga menenteng dua keranjang buah–buahnya yang dihias dan beberapa c

terkejut. Rat

tadi sewaktu bertemu aku tidak mengatakan apapun dan di

uatku penasaran," celetuk Erlang setelah supir nya keluar dan dua bocah perempuan itu mengobro

mengantar Mamaku pulang aku berencana menjenguk Tari bersama Bula

salah tadi di lorong...

ih penasaran apa al

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Mertua
Skandal Mertua
“Lima tahun hidup hanya dengan putrinya, Ratna dikejutkan dengan kehadiran sosok pria yang membuat enggan menikah lagi. Sosok pria yang dikabarkan meninggal akibat kecelakaan lima tahun silam, dan membuat ibu mertuanya membawa salah satu putri kembarnya. Ratna disalahkan atas kecelakaan Erlang dan meninggal dunia. Lalu, saat ini. Ratna kembali berhadapan dengan Erlangga Edward–suaminya. Namun, Erlang sama sekali tidak mengenalnya.”
1 Bab 1 1. Pertemuan 2 Bab 2 Mengantar Tari 3 Bab 3 Kunjungan Mantan Mertua 4 Bab 4 Berpelukan 5 Bab 5 Penawaran6 Bab 6 Dikira masih suami-istri 7 Bab 7 Ancaman Sabrina 8 Bab 8 Reuni mantan keluarga 9 Bab 9 Permintaan Si Kembar 10 Bab 10 Berebut Perhatian Sabrina 11 Bab 11 Rumah Kenangan 12 Bab 12 12. Bia, bukan Sharon 13 Bab 13 Saya Bersedia 14 Bab 14 Mama Baru 15 Bab 15 Menyadari Sesuatu Hilang16 Bab 16 Kita Kerja Sama17 Bab 17 Pria yang Terlambat 18 Bab 18 Flashback 19 Bab 19 Kotak Berisi Pena20 Bab 20 Penggalan masa lalu 21 Bab 21 Kembali bersatu 22 Bab 22 Tari salah paham23 Bab 23 24. Mau saya cium 24 Bab 24 24. Bisa diam nggak 25 Bab 25 25. Dendam masa lalu 26 Bab 26 26. Dalang kebakaran27 Bab 27 27. Memberi pelajaran 28 Bab 28 28. Dasar Pelakor! 29 Bab 29 29. Salah partner 30 Bab 30 30. Melepas kangen 31 Bab 31 31. 32 Bab 32 Pisau Minder33 Bab 33 33. Adik madu34 Bab 34 34. Jangan tinggalkan, Mama! 35 Bab 35 35. 36 Bab 36 36. 37 Bab 37 37. Lama tidak berjumpa38 Bab 38 Hampir ket39 Bab 39 Cemburu buta40 Bab 40 Perjodohan waktu kecil41 Bab 41 Diam-diam mempotret 42 Bab 42 Kejutan yang mengejutkan43 Bab 43 Rencana selanjutnya44 Bab 44 Maafkan Bunda, Sayang!