icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Skandal Mertua

Bab 3 Kunjungan Mantan Mertua

Jumlah Kata:1057    |    Dirilis Pada: 15/08/2023

orang di seberang teleponnya,

ri. "Iiihhh! Anak Mama sekarang sudah berani ny

gelak Tari berusah

tawa. Kebahagiaan itu menular pada kar

juga tas kecil menaut pada lengan kirinya menghampiri mereka.

" tanya Susi dengan senyum

ap Susi. Kesempatan Tari untuk melepas diri

ari yang berlari menuju pel

nya Susi pasrah karena Sabri

aku bicarakan!" ujar Susi yang m

ulu! Kamu sudah bisa 'kan?

ragakan hormat bendera. Kemudian ga

eraya berjalan ke kursi teras

sih usianya hanya bebe

i mobil ini mengambil foto Mbak Sabrina dan Tari. Aku nggak bisa lihat mukanya dengan

ngamati seraya berpikir keras. Tapi ingatannya n

na kalau orang itu mau menculik Tari?" tebak Su

Bikin takut aja." Omongan Sabrina dengan

ak, Mbak. Ya kali,

an. Meski begitu pikirannya tetap tertuju pada orang yang dibicaraka

t banget," lirih Susi dengan

t, lebay

memanggil Mamanya. Lalu Tari kelua

um ganti

k pinggang meny

" Gadis kecil itu cemberut karena men

ngga terangkat ke atas. "Kenapa n

ke kamar untuk berganti pakaian. Susi pu

di, sebelum pulang Tari diajak makan es k

ik di kota ini. Sabrina pernah mengajak Tari ke san

enakk banget. Itu yang dulu Mam

sangat mahal. "Itukan mahal, Tari. Lain kali, jangan mi

ga dapat es krim itu." Gadis kecil itu memanggil Erlangga dengan sebutan 'O

saat nada bicara Sabrina naik satu

i, Tari nggak boleh gitu ya?! Kalian kan baru kenal, nggak sopan

ergi. Tepat bersamaan dengan Sab

a sama sekali tidak dihira

jantungnya seakan berhenti berdetak saat melihat ada sebu

iii.

kkk

an mobil yang menabra

tetapi, langkahnya kalah cepat dengan mobil itu, seakan dia berlari seperti

ali. Dia langsung menggendong putr

menabrak Tari. Sabrina tidak peduli dan me

rina pada pegawainy

kenapa, Bu?" Pegawai pria itu pun terkejut saat Ta

t ke ruma

motornya. Kunci motor selalu berada di tas kecil yang diling

nti-hentinya, wanita itu meminta Ilham untuk menaikkan kecepatan m

Namun, Sabrina sama sekali tidak menghiraukan par

riak Sabrina saat me

awa brankar. Sabrina membaringkan Ta

brina masuk saat s

sentrasi. Sebaiknya, Ibu segera mengurus admin

utup, lutut Sabrina serasa seperti jeli. Dia memilih unt

kanlah putriku se

an menghela napas dalam–dalam berulang kali. Lalu dia perg

uuk

ol seorang wanita paruh baya

aat melihat orang

ah Ratna. Mantan mertuanya. "Saya peringatkan, jangan panggil

... Ny

dministrasi Tari juga selesai. Namun, Ratna mencekal tangannya ka

adi pagi. Pasti kamu bertanya–tanya ke

erkataannya. Akan tetapi mantan mertuanya it

anku dan kamu ti

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Skandal Mertua
Skandal Mertua
“Lima tahun hidup hanya dengan putrinya, Ratna dikejutkan dengan kehadiran sosok pria yang membuat enggan menikah lagi. Sosok pria yang dikabarkan meninggal akibat kecelakaan lima tahun silam, dan membuat ibu mertuanya membawa salah satu putri kembarnya. Ratna disalahkan atas kecelakaan Erlang dan meninggal dunia. Lalu, saat ini. Ratna kembali berhadapan dengan Erlangga Edward–suaminya. Namun, Erlang sama sekali tidak mengenalnya.”
1 Bab 1 1. Pertemuan 2 Bab 2 Mengantar Tari 3 Bab 3 Kunjungan Mantan Mertua 4 Bab 4 Berpelukan 5 Bab 5 Penawaran6 Bab 6 Dikira masih suami-istri 7 Bab 7 Ancaman Sabrina 8 Bab 8 Reuni mantan keluarga 9 Bab 9 Permintaan Si Kembar 10 Bab 10 Berebut Perhatian Sabrina 11 Bab 11 Rumah Kenangan 12 Bab 12 12. Bia, bukan Sharon 13 Bab 13 Saya Bersedia 14 Bab 14 Mama Baru 15 Bab 15 Menyadari Sesuatu Hilang16 Bab 16 Kita Kerja Sama17 Bab 17 Pria yang Terlambat 18 Bab 18 Flashback 19 Bab 19 Kotak Berisi Pena20 Bab 20 Penggalan masa lalu 21 Bab 21 Kembali bersatu 22 Bab 22 Tari salah paham23 Bab 23 24. Mau saya cium 24 Bab 24 24. Bisa diam nggak 25 Bab 25 25. Dendam masa lalu 26 Bab 26 26. Dalang kebakaran27 Bab 27 27. Memberi pelajaran 28 Bab 28 28. Dasar Pelakor! 29 Bab 29 29. Salah partner 30 Bab 30 30. Melepas kangen 31 Bab 31 31. 32 Bab 32 Pisau Minder33 Bab 33 33. Adik madu34 Bab 34 34. Jangan tinggalkan, Mama! 35 Bab 35 35. 36 Bab 36 36. 37 Bab 37 37. Lama tidak berjumpa38 Bab 38 Hampir ket39 Bab 39 Cemburu buta40 Bab 40 Perjodohan waktu kecil41 Bab 41 Diam-diam mempotret 42 Bab 42 Kejutan yang mengejutkan43 Bab 43 Rencana selanjutnya44 Bab 44 Maafkan Bunda, Sayang!