icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Pernikahan Impian

Bab 5 Kembali Ke Jakarta

Jumlah Kata:1209    |    Dirilis Pada: 14/08/2023

jilbab putihnya. Wanita yang mengenakan gamis putih bercorak floral itu masih belum bisa menerima kenyataan jika sekarang statusnya telah berubah menjadi seo

an sekadar menoleh ke pria yang berstatus suaminya pun en

erkata dengan datar, wajahnya menunjuk

tapi tetap sah di mata agama karena seluruh rukun nikah telah terpenuhi. Saya juga ingin seluruh warga yang menyaksikan

ori desa mereka. Pak RT dan seluruh warga pun telah memaafkan, tetapi mereka tetap menyayangkan perilaku keduanya. Mereka juga menyampaikan kepa

mpermalukan dirinya. Namun, dia sadar kemarahan itu tak akan membuahkan apa pun. Semarah apa pun dirinya tidak bisa meng

etapi lu harus bisa kontrol agar situasinya tida

kesel banget diper

ran yang ada. Oh iya malam ini kita harus balik

percayaannya yang selalu bisa diandalkan. Bahkan Natan datang tepat waktu ketika dia membutuhkan pertolongan. Ezar pun

aprawirya yang melihat Ezar h

ar menepuk pundak Natan bermaksud mengajak Natan meninggalkan t

n istrimu?" Nataprawi

atau tidak." Ezar menja

menjalin kasih dengan lelaki tak berhati itu. Nataprawirya ingin sekali melayangkan pukulan lagi, te

mimu." perintah Nata

ibu dan ayahnya. Dia akan sangat merindukan kedua orang tuanya. Ziya menatap ayahnya berharap ada belas kasihan di sana, tetapi Nataprawirya jusrtu mengalihkan tatapannya. Ziya merasa menjadi anak yang terhina sa

meninggalkan pemandangan menyedihkan

it meskipun tidak sesakit sebelum diurut. Ziya menarik napas dalam berusaha menerima semuanya. Dia meletakkan k

berusaha mencairkan suasana. Natan yang ramah pada semua orang berusaha mengenalkan

Natan memperkenalkan diri sambil melirik kaca yang tergantu

ya." Ziya menjawab de

lalu ditangkap warga untuk menikah?" Natan

itu. Ziya memilih untuk kembali fokus melihat gelapnya malam dari balik kaca mobil. Natan yang merasa t

Lu nanya

, enggak usa

, gue capek. Lu

l yang dikendarai Natan pun telah sampai di Jakarta. Dia melihat kedua penumpangnya yang tertidur nyenyak. Natan tak tega memban

" Natan menep

zar yang langsung kemb

nggak bisa ngantar sampai ruma

gue g

rumah gue terus lu nyetir lah sampai ruma

pusing karena liburannya berujung masalah, tetapi

gak amne

t sih, Bro." Keduany

as seakan beban masalah tidak ada. Sejak bertemu dengan Ezar sore tadi dirinya lebih sering m

malan hari dengan cahaya yang tidak terlalu terang membuat rumah itu seakan seram, berbeda ketika siang hari oran

n pun keluar dari mobil

buat

mbaikan tangan ke Ziya yang

a menoleh ke tempat Ziya duduk. Ziya tak sadar jika Ezar melihat ke arahnya kare

, Zi." Pertama kalinya

gar untuk pertama kalinya na

kamu." Ezar kemb

na apa yang terjadi dengan hidupnya. Ziya ingin sekali kembali ke rumahnya saja, tetapi itu tidak mungkin karena ayahnya p

agar dapat segera beristirahat. Namun, tiba-tiba ada pengendara motor yang

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Pernikahan Impian
Bukan Pernikahan Impian
“Kisah sepasang anak manusia yang harus menjalin hubungan pernikahan tanpa rasa cinta karena sebuah tragedi yang tidak disengaja. Zaura Mazna Maziya, gadis manis yang ceria harus bertemu dengan Ezar Shafar Dhiaurrahman, seorang pria yang gila kerja dan sangat tegas serta keras kepala. Bagaimanakah kisah pernikahan mereka? Mampukah cinta hadir di antara keduanya? atau perpisahan menjadi jalan terakhir? Ikuti terus kisah mereka!”
1 Bab 1 Rahasia yang Disembunyikan Ayah dan Ibu2 Bab 2 Pertemuan Tak Disengaja3 Bab 3 Terjebak Situasi4 Bab 4 Pernikahan Dadakan5 Bab 5 Kembali Ke Jakarta6 Bab 6 Satu Kamar7 Bab 7 Rumah Natan8 Bab 8 Perjanjian Pernikahan9 Bab 9 Kesepakatan Ziya dan Ezar10 Bab 10 Sambutan Hangat untuk Ziya11 Bab 11 Makan Malam Pertama12 Bab 12 Kedatangan Keluarga Ziya13 Bab 13 Kekacauan14 Bab 14 Kalimat menyakitkan yang diutarakan Ezar15 Bab 15 Berita yang Tersebar Luas16 Bab 16 Peringatan dari Natan17 Bab 17 Kedatangan Marini18 Bab 18 Keraguan Ziya19 Bab 19 Di Antara Pesona dan Ancaman20 Bab 20 Marini Beraksi21 Bab 21 Permintaan Nataprawirya 22 Bab 22 Pernikahan Kedua 23 Bab 23 Sebuah Kejujuran24 Bab 24 Langkah Pasti25 Bab 25 Memperbaiki Keadaan26 Bab 26 Pesona Mama Lani27 Bab 27 Menerima Takdir28 Bab 28 Konferensi Pers29 Bab 29 Rasa Nyaman yang Mulai Muncul30 Bab 30 Cemburu 31 Bab 31 Makan Malam Spesial32 Bab 32 Tersulut Emosi33 Bab 33 Jalan-Jalan34 Bab 34 Makan Malam Romantis35 Bab 35 Video Viral36 Bab 36 Berdiskusi dengan Natan37 Bab 37 Dalang di Balik Video Viral38 Bab 38 Menyusun Strategi39 Bab 39 Pengkhianatan dari Dalam40 Bab 40 40 Telepon dari Bu Devina