icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Bukan Cuma Rommate

Bukan Cuma Rommate

Penulis: Rucaramia
icon

Bab 1 My New Rommate

Jumlah Kata:1523    |    Dirilis Pada: 21/07/2023

uara menggelegar terdengar dari salah sat

ak seper

an cepat Gyda memotong perkataan kekasihnya dengan berteriak keras. Perempuan itu sekarang sungguh tidak peduli bila di cap sebagai orang gila yang kalap. Dia benar-benar tidak mau

muka bumi kenapa harus dengan laki-laki ha? Apa selam

alam melihat kekasihnya dan seorang pria berdua di tempat dimana mereka selalu menghabiskan wakt

Tangis dan luka membuat dia tidak sanggup lagi menatap mereka berdua. Mengamuk s

dapat meruntuhkan ego si gadis sehingga hubungan mereka bisa kembali terjalin baik dan Gyda bi

lalu membuat si gadis tersipu itu kini justru malah membuat Gyda berteriak makin kesetanan. Memikirka

dalam sana tanpa harus mempertimbangkan kerapihan. Emosi sudah terlalu banyak menumpuk. Tidak sudi lagi dia tin

embanting pintu apartment mereka dengan keras. Ya, itu adalah akhir dari sempurna untuk drama ini, sandiw

nta maaf seperti drama televisi. Ah, tidak! si bangsat itu bukan lagi kekasihnya sekarang. Tangisnya pecah seiring langkah yang dia ambil sepan

anya dan melirik kesana kemari. Dia harus bangkit, tidak ada gunanya bersedih dan menangisi laki-laki macam mantannya itu. Memang dasar Gyda si tolol,

mana aku

a itu juga tinggal bersama dengan pacarnya. Meskipun Livia akan menerimanya dengan tangan terbuka, tapi pacarnya pasti tidak akan setuju karena kehadiran Gyda akan menganggu aktivitas malam panas merek

eadaan dompetnya yang tidak mencukupi. Biaya menginap satu malam sama dengan biaya hidup satu minggu. Bukannya pelit, tapi Gyda tahu batas mana yang lebih penting dan harus di prior

kasi g

carinya. Jika dia melakukan itu Gyda mungkin akan pertimbangkan kembali untuk hubungan mereka. Namun naasnya, bukan itu yang dia temukan melainkan seb

*

yang dia tempati sejak satu pekan lalu. Selama itu pula Delmar merasa bahwa dia menjadi pria paling kesepian seantero alam semesta. Dia butuh se

pekerjaan rumah. Karena Delmar adalah tipe yang akan membiarkan apapun yang telah dia sentuh tidak akan

bsennya pemuda itu membuat dia harus berkeringat di hari minggu dan Delmar benci itu. Alhasil ide gila mampir ke

lamat. Akhirnya tanpa pikir panjang Delmar memberikan alamatnya tanpa perlu banyak drama. Set

terus menerus memaksa pria itu membuka

il yang perlu merenovasi ruangan untuk lebih nyaman. Karena itulah Delmar harus rela meninggalkan pembaringan tercinta untuk maju meng

sek saat tidur. Dia sama sekali tidak peduli pada penampilan. Lagipula ini rumahnya, dan tidak mungkin ada malaikat yang datang

menguap seraya berjal

berpikir tentang adanya malaikat datang ke rumahnya beberapa

asar dengan penampilannya. Rambut panjang yang diikat ponytail setinggi penyanyi kenamaan Ariana Grande,

dis mengenakan sebuah high heels yang Delmar perkirakan setinggi tiga setengah inchi, sialnya itu sangat c

mengulas senyuman cerah yang Delmar perkirakan adala

sona. Lebih tepatnya itu adalah upaya terbaik yang bisa dia lakukan untuk m

emuda itu langsung menyadari bahwa itu adalah room chat-nya dengan orang an

dengan sangat ringan tanpa beban. Delmar bersumpah bahwa suaranya lebih terdengar bak denting lonceng sur

dalannya sebelum berani menjaw

engan mudah apa akhirnya dia akan di tampar dan dianggap mesum? Delmar mempertimbangkan seluruh moralitas

suaranya terdengar sangat da

yum lagi bahkan lebih cerah dari sebelumnya sebelum mengujar pada Del

elahan lagi menghadapi realita ini. Memang betul bahwa saat ini dia sang

suka berurusan d

kau bilang hanya aku yang menghubungi setelah kau mempost

menuliskan : dicari teman sek

begini bagai

i teman sekamarmu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Cuma Rommate
Bukan Cuma Rommate
“Warning!!! 🔞🔞🔞+ Gyda itu hot babes, gadis pesta dan ekstrovert penuh energi. Lain halnya dengan Delmar si pemalas dan Introvert akut yang lebih suka mengisolasi diri. Gyda peduli terhadap penampilan dan memastikan harus selalu rapi sedangkan Delmar tidak mau repot untuk peduli. Gyda menyukai pemuda tampan, seksi, popular, dan selalu punya daftar tersendiri dalam mengurutkan para pria yang bisa dia kencani. Tapi Delmar? Jangankan membuat daftar, berhadapan dengan perempuan saja dia saja malas apalagi berinteraksi. Bagaiamana bila kedua orang yang berbeda kepribadian ini disatukan dalam satu ruangan yang sama. Menjadi roommate dan akan tetap begitu selamanya. Gyda percaya diri tidak akan jatuh cinta pada Delmar karena pemuda itu bukan tipenya. Tapi siapa sangka kalau Gyda justru terkena karma-nya perkataannya sendiri.”