icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pedang Naga Siluman

Bab 8 Kemarahan Pak Haryono

Jumlah Kata:1038    |    Dirilis Pada: 01/06/2023

luny

Haryono menyuruh Satya

duduk dengan men

il?!" tanya Pak Harsono ketika Satya su

wab Satya sambil men

an, satu lembar atas nama Galang dengan nilai 95 dan sat

ulangan ini terdapat penebalan dan coretan yang menunjukkan

i yang menjadi pertanyaannya benarkah nama y

tahun,,! aku tahu mana yang jujur dan m

enarkah ini hasil pekerjaanmu Galang

,,!" Galang tampak

a Pak," jawab Galang m

lagi Galang!" Seru

muu! " Tanya pak Haryono pen

bukan.... Bukan Pak!

an siapa Galang!"

lang sambil melirik ke arah Satya Wiguna yang

k Haryono yang kemudian mengarahkan

a Galang akan mengakui terus te

itu pekerjaan nya, Satya pun akan ikut menutupinya w

ak," jawab Sat

sudah bersekongkol ya

ol! Tapi Galang yang memaksam

membisu di bawah tatapa

lian! Bapak ingin bertemu deng

peringatan dari Pak Haryono dan diwajibkan

ergegas keluar dari kelas, ketika mendadak Ga

" seru salah seo

sekolah dimana di sana ada tanah lapang den

tu lumay

segera memerintahkan kawan-kawannya

no ya Satya!" Seru Galang yang

ang!" Sang

au kalau ini semua aku yang ngelakuin hah!" Bentak

k!".

Satya Wiguna, membuat pipi pem

a jujur!" Seru Galang yang kali ini melayangkan sebuah

ug

ug

ras perut Satya Wiguna hingga pem

uk tak karuan,ingin muntah

tan fisik dari Saty

inya benar-benar sangat menyakitkan ! Jika saja orang l

kuat juga kamu

aran pada pemuda miskin ini!"

o selalu mewanti wanti nya untuk selalu menyembunyikan kekuatannya ke

lalu berpesan untuk selalu rendah hati, dan tidak bersikap Adigang Adig

si semakin menunduk, jangan seperti Tong

lau dirinya masih mampu bertahan dar

rpura-pura kesakitan dan pingsan sehingga Galang dan Kawan-kawa

Satya Wiguna segera bangkit dan menepuk-nepuk beberapa ba

buhnya , tiba-tiba saja ada sebua

ya..

terkejutn

sudah tidak ada orang, tapi ternyata ada

Kirana!?" Desi

Dinda, adik sepupu ke

bersama-kawan kawannya dengan membaw

kak Galang kan!?" Tanya Dinda

, hanya salah paham sedi

dak mengalami cedera atau luka ka

erjadi apa-apa pada mu S

uda desa miskin yang ternyata tidak cengeng ini apalagi

alan beriringan meni

rana sempat menyatakan keinginann

lalu dan tidak dianggap terlalu p

ti kami bisa kena penyakit kalo ke rumahku

yang di sebabkan rumah jelek dan

iiiin!" Jawab S

mendengar jawaban kon

*

, dia segera mengajak Bambang dan

uri rel kereta api me

at yang teduh, di bawah sebuah pohon kelamp

ngan lembah dimana Satya bersama Mbah Guno s

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pedang Naga Siluman
Pedang Naga Siluman
“Satya Wiguna seorang pemuda yang sejak kecil hidup dalam kekurangan dan kesederhanaan, akan tetapi dia selalu memandang penuh semangat akan hidup. Dibawah bimbingan eyang buyudnya yang bernama Mbah Wiguna, diapun tumbuh menjadi seorang pemuda sederhana yang kuat dan rendah hati. Bersama beberapa sahabatnya dia kemudian telah menjelajah ke mas lampau untuk ikut berjuang menumpas kejahatan. Dan ketika kekuatan raga nya semakin mapan dan sempurna, dia telah di percaya para penghuni dunia Sukma sebagai sang Senopati perang menghadapi iblis kegelapan yang hendak menguasai dunia nyata. Dengan Pedang Naga Siluman, Satya Wiguna Harus berjuang mempertahankan alam moksa dari serangan Sang Raja Iblis kegelapan.”
1 Bab 1 Masa masa kecil yang penuh keceriaan2 Bab 2 Sang penguasa Kelamping3 Bab 3 Bertemu dengan Banaspati 4 Bab 4 Hancurnya Harga Diri Banaspati 5 Bab 5 Gadis Baik dan Gadis Judes6 Bab 6 Kecurangan Galang 7 Bab 7 Kedatangan Dinda di rumah Satya8 Bab 8 Kemarahan Pak Haryono9 Bab 9 Pencarian Harta Karun serdadu Jepang10 Bab 10 Pak Jamin dan Putrinya 11 Bab 11 Orang-orang tak di kenal 12 Bab 12 Perasaan anak muda13 Bab 13 Di ruang ICU 14 Bab 14 Penyesalan Galang 15 Bab 15 Kehidupan buruh tani16 Bab 16 Sahabat baru17 Bab 17 Ke sungai 18 Bab 18 Keseruan Di Sungai 19 Bab 19 Nikmatnya Kebersamaan 20 Bab 20 Jurus Pedang Naga Siluman21 Bab 21 Panembahan Raga Jambe22 Bab 22 Curug Sewu Ludiro 23 Bab 23 Hasil Mesu diri di Alam Sukma24 Bab 24 Anak elang yang belajar terbang25 Bab 25 Raja raja Jawa yang Moksa 26 Bab 26 Surat Ancaman27 Bab 27 Rencana Penculikan 28 Bab 28 Ulo kayu29 Bab 29 Penculikan 30 Bab 30 Penculikan Ratih 31 Bab 31 Padepokan di tengah hutan Jati 32 Bab 32 Aji Sosro Birowo33 Bab 33 Sedikit tentang Aryo Penangsang 34 Bab 34 Pertolongan Kakek Tua 35 Bab 35 Wong Samin 36 Bab 36 Sedikit Tentang Wong Samin37 Bab 37 Kenangan masa lalu38 Bab 38 Sepemggal Kisah Perang Kemerdekaan yang Terlupakan 39 Bab 39 Detik-detik penyerangan tangsi Belandla 40 Bab 40 Sejarah yang terlupakan 41 Bab 41 Keluar dari hutan42 Bab 42 Rencana Ki Ageng Wening Pati 43 Bab 43 Baju Zirah44 Bab 44 Kedatangan orang-orang padepokan Gagak Rimang 45 Bab 45 Penyanderaan keluarga Pak Wibisono