icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pedang Naga Siluman

Bab 7 Kedatangan Dinda di rumah Satya

Jumlah Kata:1199    |    Dirilis Pada: 01/06/2023

kunjung

ikan yang did

kembali, begitulah mereka ser

a tidak jauh dari rumahnya, Satya sedang sibuk belajar di ru

desa ini, akan tetapi keluarga Satya tidak ma

ri tetangga yang berbaik hati mau mengalirkan l

rjakan tugas sekolah, tiba-tiba terdenga

yang sekedar parkir

ir rel kereta api, walaupun sekarang ini kereta apinya sudah berhe

tok,

kan pelan di p

u malam malam gini

" Ada tamu..!" seru

!" jawa

a segera berdiri d

rak karena posisi nya sudah tidak benar dan b

ntu terbu

mbut panjang terurai telah berdiri di mu

!" seru Sa

ku,,,, !" jaw

!?" seru Ibu

ini, Bu!" jaw

?" tanya sang

rnya Satya pun menjawa

uruh masuk dong Sat

atya mempersilahkan Dinda masuk ked

dan kumuh, tidak seharusnya k

h kamu cukup bersih ko

ak biasanya ada teman Satya yang datang kemari kecuali temen-temen

" Sambut ibu ramah, be

a sekolah Satya Bu!" kata Di

ut Ibu Satya sambil mengulurkan tang

da," kata Ibu yang kemu

ung harus membuka

yang kemudian mem

n saja kerumahmu kok

ayak kamu! kaku banget!" lanjut Di

dan kejadian tadi siang! aku sudah melaporkan

g di tegurnya!"

ut mendengar ketera

ternyata sangat bai

h kau laporkan kejadian i

ah kesalah pahaman

i lakukan mas Galang pa

alang mendapat teguran dari Pak Dhe!" kata

n hangat, Dinda yang terbuka dan ceria serta

memilih, sehingga banyak dari teman-teman nya dan j

manis, Dinda ju

tak disangka malam ini sang gadis sudah berdiri di hada

inda," kata ibu, yang keluar sambil memba

pot-repot Bu!" j

ada temen Satya yang main kemari, ap

men Satya yang deket sini saja, seperti T

k semua, tidak a

t san

u?" bala

gadis secantik Mbak

n antara ibu nya dan Dinda saja. Te

a, Ibu mau kebelakang dulu," ibu segera mengakhiri

menitipkan ini padamu sebagai permintaan maaf nya ya padamu!" la

menerimanya d

uka ternyata isinya adalah lembaran uan

tas bertuliskan s

ang di tangannya ini, belum pernah seumur

alah pulang uang ini. Aku benar-benar tid

ya!?" tanya

suhiku, mungkin saja aku yang salah, mungkin aku suda

annya sebagai permintaan maaf Pak Dhe

u tidak sanggup menerimany

a mendapat penolak

agak gelap dan mat

Dinda ber

tetap menjadi sahabatmu

elan mendengar per

da pasti akan menimbulkan kehebohan di se

an itu?" Seperti hubungannya dengan Hartono?

irinya dan Dinda terl

ahlah,"

t, Dinda segera pamit k

n pandangan menerawang jauh dan kem

jadi pemuda yang gagah p

ranya ini sudah mulai tertarik pada gadis dan begitupun banyak gadis yang memandang p

da sang Ibu untuk pergi ke rumah Hartono, nama l

ya kemudian mengaj

urang lebih sepuluh kilometer dari desa Landoh menuju arah selat

ceritakan pada Tono dan

i temui sesosok orang Jepang de

i di sebelah batu padas yang menonjol berb

ng yang tampak sedang memerintah orang -orang dengan menggunakan alat berat menggali tanah berhektar-hektar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pedang Naga Siluman
Pedang Naga Siluman
“Satya Wiguna seorang pemuda yang sejak kecil hidup dalam kekurangan dan kesederhanaan, akan tetapi dia selalu memandang penuh semangat akan hidup. Dibawah bimbingan eyang buyudnya yang bernama Mbah Wiguna, diapun tumbuh menjadi seorang pemuda sederhana yang kuat dan rendah hati. Bersama beberapa sahabatnya dia kemudian telah menjelajah ke mas lampau untuk ikut berjuang menumpas kejahatan. Dan ketika kekuatan raga nya semakin mapan dan sempurna, dia telah di percaya para penghuni dunia Sukma sebagai sang Senopati perang menghadapi iblis kegelapan yang hendak menguasai dunia nyata. Dengan Pedang Naga Siluman, Satya Wiguna Harus berjuang mempertahankan alam moksa dari serangan Sang Raja Iblis kegelapan.”
1 Bab 1 Masa masa kecil yang penuh keceriaan2 Bab 2 Sang penguasa Kelamping3 Bab 3 Bertemu dengan Banaspati 4 Bab 4 Hancurnya Harga Diri Banaspati 5 Bab 5 Gadis Baik dan Gadis Judes6 Bab 6 Kecurangan Galang 7 Bab 7 Kedatangan Dinda di rumah Satya8 Bab 8 Kemarahan Pak Haryono9 Bab 9 Pencarian Harta Karun serdadu Jepang10 Bab 10 Pak Jamin dan Putrinya 11 Bab 11 Orang-orang tak di kenal 12 Bab 12 Perasaan anak muda13 Bab 13 Di ruang ICU 14 Bab 14 Penyesalan Galang 15 Bab 15 Kehidupan buruh tani16 Bab 16 Sahabat baru17 Bab 17 Ke sungai 18 Bab 18 Keseruan Di Sungai 19 Bab 19 Nikmatnya Kebersamaan 20 Bab 20 Jurus Pedang Naga Siluman21 Bab 21 Panembahan Raga Jambe22 Bab 22 Curug Sewu Ludiro 23 Bab 23 Hasil Mesu diri di Alam Sukma24 Bab 24 Anak elang yang belajar terbang25 Bab 25 Raja raja Jawa yang Moksa 26 Bab 26 Surat Ancaman27 Bab 27 Rencana Penculikan 28 Bab 28 Ulo kayu29 Bab 29 Penculikan 30 Bab 30 Penculikan Ratih 31 Bab 31 Padepokan di tengah hutan Jati 32 Bab 32 Aji Sosro Birowo33 Bab 33 Sedikit tentang Aryo Penangsang 34 Bab 34 Pertolongan Kakek Tua 35 Bab 35 Wong Samin 36 Bab 36 Sedikit Tentang Wong Samin37 Bab 37 Kenangan masa lalu38 Bab 38 Sepemggal Kisah Perang Kemerdekaan yang Terlupakan 39 Bab 39 Detik-detik penyerangan tangsi Belandla 40 Bab 40 Sejarah yang terlupakan 41 Bab 41 Keluar dari hutan42 Bab 42 Rencana Ki Ageng Wening Pati 43 Bab 43 Baju Zirah44 Bab 44 Kedatangan orang-orang padepokan Gagak Rimang 45 Bab 45 Penyanderaan keluarga Pak Wibisono