icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Oh My CEO

Bab 7 Sekte

Jumlah Kata:1570    |    Dirilis Pada: 25/05/2023

dengan beberapa direksi setelah rapat tadi. Haris tengah menyiapkan jadwal, ia mengetik di laptop miliknya lalu Re

kamu. Jadi kamu enggak usah

aku bisa ingat ini semua Mas. Kala

ampingnya. "Hmm, sebenarnya aku penasaran apa yang selalu k

memikirkan apa yang akan ia katakan pada haris. Sesungguhnya ia harus merahasiakan masalah ini. Kesehatan mental Saga bisa menjadi bahan untuk menggulin

ini atau enggak." Reres buka suara setelah mendapa

sebagai kode kalau ia percaya dengan apa ya

kan ada yang mendengarkan jawaban yang akan ia berikan. Atau bisa sa

harus melakukan ritual sebelum rapat

an alisnya, menatap dengan mata besar yang

am kebiasaan salah satu sekte

, buat Reres segera me

melepaskan tangannya dari mulut haris s

anya Haris menatap s

nggak percay

Pak-" Haris terhenti saat Reres meminta untuk d

akkan kedua tangannya agar terlihat lebih meyakinkan. Hanya saja Haris masih serius men

kamu ng

ingkat kemudian tersenyum lebar jelas sekali dip

harus di

aku cuma bawahan. Oiya, lanjut yuk

ma Reres selama ini menyenangkan gadis itu banyak membuatnya tersenyum. Bukan hanya itu, Reres juga begitu perhatian pada Haris meski dalam hal-hal k

r besok? M

k Saga minta kita ke Bali sama

r bagi dirinya. Tapi itu tak masalah, setiap ia ke bali

anggilan dari Nindi. reres segera

o, y

makan malam sama Pak Hartanto ya. Sebelum makan malam

u," jaw

erima

aat itu pintu ruangan Saga terbuka terlihat ia yang mengantar beberapa direksi pendukungnya seraya mengobrol dengan hangat.

aris aku minta tolong kalau sudah selesai, tol

. Saga kini duduk di kursinya dan menatap Rere dengan serius. ia hela napas beberapa kali

'kan?" ta

gguk. "Than

epat dan lo harus makan m

sal, "Nyokap gue

a. Gue enggak mau ke

g. Gue serius lo ma

dengan Saga. "Enggak mau apa-apa gue, lo bisa

membuka ponsel setelah mendapatkan notifikasi pesan. Ia menatap Saga, dengan

hat foto dirinya yang tertidur. Meski berbalut

oto lawan bobo gue ka

es. "Permintaan gu

Reres membekap mulut Sag

G

yang kita bo-" Reres yang masih berdiri di

n lo adalah menghapus foto. Jadi gue malam ini e

umpah ya Saga,

tapi en

h! Gue masih banyak kerjaan

oleh," la

Reres bert

h karena telah berhasil membuat sahabatnya kesal.

tu. Hanya saja ia tak ingin membuat dirinya kalah dengan terus-terusan marah. Saga senang mele

bertemu dengan keluarga Hartanto, Saga tetap harus menghadiri acara makan malam it

n pada Haris saat di kantor. Saga melirik merasa terganggu dengan tin

ih?" Saga be

al apa yang ia katakan tadi pada HAris. Tentu saja ia takut

mau pulang nih." saga menganca

dulu." Reres Menatap Saga tak kalah kesal

nggak bis

an pada Haris kalau Saga mengikuti sebuah sekte dari Hawai. Setelah berbisik

lo," kes

ripada gue kasih ta

at gadis itu berteriak kesakitan.

res lalu memuk

it R

kesal Reres yang tak suka ji

kan nama lo

l bahu saga beberapa kali. "Gue

tu. Sewaktu kecil Reres dipanggil dengan sebutan Restu. Hanya saja karena ada ODGJ dengan nama yan

Saga yang berjalan masuk tanpa Senyum. Moodnya kembali buruk ketika ia melangkahkan kakinya turun dari mobil. Kemudian berjalan masuk menuju

an Nindi dan Ayu, nenek Saga. Semua terlihat begitu akrab, hangat dan

apa, tanpa senyum dan dingin. Mengesankan ka

sesuai dengan siapa yang ia temui. Jika ia tak suka, maka hal ini ya

di sana. Lalu semakin jatuh hati saat sang CEO Candramawa itu mencium tangan sang mami dan kecupi pipi ibunya.

u segera berjalan meninggalkan ruangan untuk segera menuju kama

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Oh My CEO
Oh My CEO
“Tak percaya pada pernikahan tapi, Restu Kanaya Putri gadis bertubuh tambun itu ingin sekali memiliki anak. Bekerja sebagai penjaga bayi besar Alvian Saga Majendra sahabat yang juga atasannya. Buat ia memberanikan diri untuk meminta pria pucat itu menghamilinya. "Lo mau hamilin gue Ga?" Saga menoleh cepat, mendekatkan telinganya ke wajah Reres coba dengar kembali apa yang sahabatnya itu katakan. "Ulangin." "Hamilin gue Ga." Reres mengulangi dengan yakin buat Saga menatapnya. Permintaan gila tapi, itu yang ada dalam pikiran Reres. Tak ada laki-laki lain yang bisa ia mintai tolong selain Saga. Tujuh hari mereka habiskan di Bali menikmati malam bersama. Berhasilkah Saga menghamili sahabatnya itu? Bagaimana hubungan keduanya setelah menghabiskan malam di Bali?”
1 Bab 1 Permintaan Reres2 Bab 2 Kegiatan Malam 3 Bab 3 Proses Pembuatan Bayi 4 Bab 4 Aira Yuma Hartanto 5 Bab 5 Masih Aira6 Bab 6 Ritual7 Bab 7 Sekte 8 Bab 8 Makan Malam9 Bab 9 Haris vs Saga10 Bab 10 Kalau Kamu 11 Bab 11 Bersama Mas Haris12 Bab 12 Res Please13 Bab 13 Ibu Nindi14 Bab 14 Lauren Aira15 Bab 15 Perjanjian Rahasia 16 Bab 16 Kiss Me17 Bab 17 Santap Pagi 18 Bab 18 Reres-Haris Saga-Aira19 Bab 19 Berempat 20 Bab 20 Horor21 Bab 21 I want you 22 Bab 22 Saling kesal23 Bab 23 Posesif 24 Bab 24 Terkurung 25 Bab 25 Mau apa 26 Bab 26 Dua sisi Saga27 Bab 27 Haris cemas28 Bab 28 Berusaha mandiri29 Bab 29 Kacau30 Bab 30 Doa ibu31 Bab 31 Kencan jilid dua32 Bab 32 Pengakuan Haris33 Bab 33 Kemana34 Bab 34 Saga dan permohonannya35 Bab 35 Reres sakit36 Bab 36 Care about you37 Bab 37 Antipati pernikahan