icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)

Bab 9 Banyak pertanyaan

Jumlah Kata:1011    |    Dirilis Pada: 15/12/2022

at di kota ini, sang resepsionis harus menanggapi

apa adalah calon tunangan bapak yaitu Nona Binar, ciri ciri wanita y

mengangkat Vas bunga yang ada di meja resepsionis, mengangkatnya ke atas be

ngi tubuh itu aku mengenalinya!" gumam A

ini di tengah keramaian banyak sekali mata publik yang melihatn

kut mereka membuat berita yang tidak tidak, turunkan ya turun kan,"

perkataan Arief mampu me

ra dirinya dan Arief, bahkan di saat hari pertunangan m

wa Arief pergi dari hotel, me

kaki Rikki yang tak seng

ri ku," keluh k

ujar Airra sehabis keluar dari dapur setelah men

dua masih duduk di kursi meja makan dengan kursi yang d

atitt ..."

jar Vazri dengan memotong

asa malu, bagaimana bisa seorang pria tersandung kak

nghancurkan se

ja?" tanya Airra menatap

tidak apa apa kok mereka hanya berboho

agaimana bisa seoarang anak kec

fasnya, ia berjalan mendeka

ingin berjalan mundur sayangnya saat ia berjalan ibu jarinya

ingin terjatuh Airra mencoba menangkap Rikki, sayangnya tangannya

Rikki dan Airra terjatuh bersama, walau keadaan seperti ini pun

irra mencoba menyadarkan Rikki

ak apakan?" gumam Rikki

apa ucapan Rikki tadi, s

erit Airra sud

utnya itu yang hampir membua

ki dengan menggunakan tangannya dan tak sengaja tang

etahui tangannya menyentuh perit Rikki yan

ntuhan perut sang bujangan tua yang se

m ini fikirkan!" batin Airr

hat! salah mu yang malah berjalan mundur,

menekan perut ku! rasanya ingin mual tau!" sah

an tidak si!" hardik Airra membali

ng membuat perut Rikki terasa sakit

nya sedang memegang perut Rikki yang tampak p

eluruh otot otot yang ada di dada serta perutnya, tetapi semua

Airra tersadar dan langsung berdiri menj

n otot otot tentunya akan menimbulkan

buat ku merasa bersalah dasar!" gerut

snya untuk memperluas Airra mengoleskan minyak kayu putih di peritn

u Airra baru menyadari apa yang akan ia ban

unya Rikki harus membuka baju dan sementara Airra harus

Airra sentak menel

paham Airra menjunjung tinggi mertabatnya, Airra sosok

yu putih, tetapi dari pada melihat Airra melakukan dengan sengaja j

b!" batin Airra segera membuka tutup minyak kayu putih lal

pun dengan kaki juga bisa, kau lihat si kembar saja aku takut ia j

an Airra, dari dulu hanya Rikki sajalah yang menge

embar dulu," sahut Airra lekas menu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
“Airra Handira, wanita miskin yatim piatu menikah dengan pria kaya Arief Hadyanandira yang jelas sangat berbeda setatus serta derajat dengannya, pernikahannya hancur berserakkan ketika munculnya kesalahpahaman antar Airra dan Arief yang di duga karena Garna ayah Arief. Airra bersusah payah menjelaskan tentang kesalahpahaman itu namun, sayangnya Arief sama sekali tidak percaya akibat bisikkan wanita lain. Binar Leivera wanita bertubuh seksi yang dahulu pernah di beritakan mengalami malam bersama dengan Arief. Airra di usir dengan hubungan yang bagaikan mengambang di atas air, 3 tahun berlalu... Bagi Arief, Airra adalah istri yang telah ia lupakan, sampai tak sengaja ia bertemu dengan istri yang telah ia lupakan, sedang mencari makan sendiri dengan kondisi badannya yang lemah apa lagi menjadi seorang cleaning servis di sebuah hotel dan munculnya dua bayi kembar berusia 3 tahun. Kelama-lamaan sebuah kejadian membuat Airra memiliki sebuah dendam besar yang harus ia tuntaskan! tangga bagaikan sebuah pantai yang terlihat indah namun, memiliki pasang surut yang selalu datang kapan saja, akankah Mas Arief dan Airra mampu bertahan dari keombang-ambingan pernikahan mereka itu?”
1 Bab 1 Istri terlantar2 Bab 2 Mulai perhatian3 Bab 3 Menikah tanpa restu4 Bab 4 Ranjang hotel5 Bab 5 Tidak ada harapan6 Bab 6 Berita tak sedap7 Bab 7 Bukan janda atau perawan8 Bab 8 Mencari dirinya9 Bab 9 Banyak pertanyaan10 Bab 10 Masih ada muka11 Bab 11 Begitu ingin pergi12 Bab 12 Merasa kecewa13 Bab 13 Terkoyak-koyak14 Bab 14 Terpaksa15 Bab 15 Pria tampan16 Bab 16 Dengan tergesa-gesa17 Bab 17 Winter flower18 Bab 18 Menurunkan ego19 Bab 19 Debat di pinggir jalan20 Bab 20 Tidak terima21 Bab 21 Perundungan22 Bab 22 Ruangan CEO23 Bab 23 Ungkap24 Bab 24 Telah berubah25 Bab 25 Kekhawatirkan Rikki