icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)

Bab 5 Tidak ada harapan

Jumlah Kata:1012    |    Dirilis Pada: 15/12/2022

n mempengaruhi kondisi kesehatan istri mu nanti,"

ulikan kondisi istrinya yaitu Airra, satu pukulan mengar

na, seketika terhenti ketika Ai

udah cukup, huhuhu," tangis Air

i dan Nadira ada di sana, Rik

mati di tangan anak mu sendiri Pak tu

erika, dan Airra di kurung di dalam rumah kediaman

bu ingin makan? biar Airra ambilkan," u

ana bisa bersuami dengan Anaknya lalu memiliki hubungan d

kan hangat seketika berubah menjadi sedingin besi

mah, anehnya wanita yang bernama Bin

bagaikan burung peliharaan yang tak akan

an sesuatu pada mu ... b

f yang ketika kini sedang dud

lu menunjukkan sikap ceria serta lucu di hadapan A

ar bukanlah orang luar," s

ekeh ia sudah menahan mengatakan itu dari dua setengah bulan yang lalu,

h tak ingin mengakaui, lalu untuk

Arief bertanya pada Airra, tepat saat itu m

ada mereka berdua Airra tak mungkin mengemban rasa malu pada Binar yang j

enanyakan hal itu Mas? kau fik

yakitkan baginya mendengar perkataan ya

ngakuinya! walau kau benar-benar melakuka

gerakkan langsung berdiri sehabis duduk, membuat

i mu berbicara lanta

lengan gagah Arief, serta sedikit menempe

sal melihat wanita lai

ak memperdulikan perasa

enuduh ku dengan p

... hati ini rasanya enggan mempertahankan cinta

terdengar tersayat perkataan yan

berharap suaminya akan sadar namun,

kau pertahankan, pergi da

Arief pria yang rela mengorbankan apa saja demi

, sesak seakan rasanya sudah tidak

lan keluar dari ruangan yang mungkin saja menjadi pertemuan trakhir mere

tesan tangis Airra yang selalu jatuh memberi

sedikit pun, dan juga tidak menjelaskan

telah di usir ole

mulai membangun sebuah keluarga namun, saat ini ketika Airra berdiri di de

s-elus pelan, Airra menatap berkaca-kaca

ah kamu, semuanya sudah

mikirkan hubungannya dengan ma

alami Airra Handira, nama belakang Handira y

yangan seorang wanita sedang beryoga dengan terpapar s

embasahi leher jenjang putih yang tam

nakan celana dalam serta baju ketat bergambar jera

u ...

a kembar menggemaskan sedang menjulurkan dot beris

watir ibu kehausan ya? sayangnya Im

ak kembarnya yang ia lahirkan tiga t

i telunjuk kecilnya, anak laki-laki yang lahir lebih dulu dari adik

a mimi," sahut polos Ve

dengan memegang dot susu di

dang mengangkat telephone

b telephone dengan nada lembutnya

menelphone ku sampai 7 k

wat telephone dengan Airra, ia ad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
“Airra Handira, wanita miskin yatim piatu menikah dengan pria kaya Arief Hadyanandira yang jelas sangat berbeda setatus serta derajat dengannya, pernikahannya hancur berserakkan ketika munculnya kesalahpahaman antar Airra dan Arief yang di duga karena Garna ayah Arief. Airra bersusah payah menjelaskan tentang kesalahpahaman itu namun, sayangnya Arief sama sekali tidak percaya akibat bisikkan wanita lain. Binar Leivera wanita bertubuh seksi yang dahulu pernah di beritakan mengalami malam bersama dengan Arief. Airra di usir dengan hubungan yang bagaikan mengambang di atas air, 3 tahun berlalu... Bagi Arief, Airra adalah istri yang telah ia lupakan, sampai tak sengaja ia bertemu dengan istri yang telah ia lupakan, sedang mencari makan sendiri dengan kondisi badannya yang lemah apa lagi menjadi seorang cleaning servis di sebuah hotel dan munculnya dua bayi kembar berusia 3 tahun. Kelama-lamaan sebuah kejadian membuat Airra memiliki sebuah dendam besar yang harus ia tuntaskan! tangga bagaikan sebuah pantai yang terlihat indah namun, memiliki pasang surut yang selalu datang kapan saja, akankah Mas Arief dan Airra mampu bertahan dari keombang-ambingan pernikahan mereka itu?”
1 Bab 1 Istri terlantar2 Bab 2 Mulai perhatian3 Bab 3 Menikah tanpa restu4 Bab 4 Ranjang hotel5 Bab 5 Tidak ada harapan6 Bab 6 Berita tak sedap7 Bab 7 Bukan janda atau perawan8 Bab 8 Mencari dirinya9 Bab 9 Banyak pertanyaan10 Bab 10 Masih ada muka11 Bab 11 Begitu ingin pergi12 Bab 12 Merasa kecewa13 Bab 13 Terkoyak-koyak14 Bab 14 Terpaksa15 Bab 15 Pria tampan16 Bab 16 Dengan tergesa-gesa17 Bab 17 Winter flower18 Bab 18 Menurunkan ego19 Bab 19 Debat di pinggir jalan20 Bab 20 Tidak terima21 Bab 21 Perundungan22 Bab 22 Ruangan CEO23 Bab 23 Ungkap24 Bab 24 Telah berubah25 Bab 25 Kekhawatirkan Rikki