icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)

Bab 10 Masih ada muka

Jumlah Kata:1025    |    Dirilis Pada: 15/12/2022

at je arahnya sampai tatapannya berpaling ke lantai s

h serakah dan menjadi bodoh Rik!" tawa ringan Rik

bagaimana mungkin Rikki akan merasakan nyeri akibat menahan tubu

laan nafas si kembar yang terlihat tertidur pu

kakinya terbuka lebar lebar seakan hampir

kah ya, entah dari mana sifat sekarang kalian ini," gumam Airra men

ntuk duduk di lantai sisi ranjang, sembari menurunkan baju Vena yang

aan yang harus ibu tanyakan, tetapi ... kepada siapa?

akan membuat hati Ibu akan sangat membenci

lalu, tetapi orang itu kenapa muncul dengan se

hanya takut orang itu akan mengambil kalian, apa

ur lelap, itu lah yang selalu membuat Airra merasa lega dan bisa bertahan h

api Rikki tetap menunggu Airra di ruang

g awalnya mengantuk kembali semangat k

di tutup Airra, kini Airra berdiri di depan pin

kamu katakan?" seru Rikki semba

lupakannya dan memilih diam," sahut Airra mulai d

mulai menyembunyikan fikirannya dan diam? padahal selama ini kau b

ang tajam saat di campus karena ulah Rikki yang selalu tersenyum l

u bersikap baik pada Airra, dan karena itu lah Airra se

reka akan langsung melamar pria ini," g

agak mendengar gu

ari ini? maupun tahun tahun lalu? ku dengar berita itu s

menjadi gelisah, keringat Rikki akan

memang jaman akhir ya begitu tuh, aku tak menyangka lu suka denger berita

atapannya terus menatap ke arah lantai yang ber

"ucap terp

langsung Rikki ter

nyembunyikannya hmm?" sambung Airra langs

hanya berada Airra dan Rikki saja, keringat terus

untuk berkata jujur walau Airra sekarang

dan mengarah ke depan, raut wajahnya

u berhak setelah ini untuk marah kep

matanya, entah kenapa pria sebesar dan sekuat serta otot dimana mana seperti

membantu mengelap keringat Rikki y

ani ku di saat susah? si kembarkan juga membutuhkan m

luka akibat fakta jahat yang di buat oleh mereka orang orang

satu tangannya untuk memukul belakang punggung Rikki

ari tangan mungil Airra

karena memikirkan ini, menunggu mu yang tidak ingin memberitahu

i juga ikut dalam

h Rikki su

ga termasuk dalang d

elpon mu karena aku bertemu dengan ka

ati ini hah? sial bagaimana kau

dak akan mencurigai mu yang bahkan sangat baik kepada ku sela

lu melainkan menahan tangis yang kuat agar tidak

lemah dan harus menangisi dari ulah keluarganya

ikan berita yang tersebar tentang mencoreng n

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
“Airra Handira, wanita miskin yatim piatu menikah dengan pria kaya Arief Hadyanandira yang jelas sangat berbeda setatus serta derajat dengannya, pernikahannya hancur berserakkan ketika munculnya kesalahpahaman antar Airra dan Arief yang di duga karena Garna ayah Arief. Airra bersusah payah menjelaskan tentang kesalahpahaman itu namun, sayangnya Arief sama sekali tidak percaya akibat bisikkan wanita lain. Binar Leivera wanita bertubuh seksi yang dahulu pernah di beritakan mengalami malam bersama dengan Arief. Airra di usir dengan hubungan yang bagaikan mengambang di atas air, 3 tahun berlalu... Bagi Arief, Airra adalah istri yang telah ia lupakan, sampai tak sengaja ia bertemu dengan istri yang telah ia lupakan, sedang mencari makan sendiri dengan kondisi badannya yang lemah apa lagi menjadi seorang cleaning servis di sebuah hotel dan munculnya dua bayi kembar berusia 3 tahun. Kelama-lamaan sebuah kejadian membuat Airra memiliki sebuah dendam besar yang harus ia tuntaskan! tangga bagaikan sebuah pantai yang terlihat indah namun, memiliki pasang surut yang selalu datang kapan saja, akankah Mas Arief dan Airra mampu bertahan dari keombang-ambingan pernikahan mereka itu?”
1 Bab 1 Istri terlantar2 Bab 2 Mulai perhatian3 Bab 3 Menikah tanpa restu4 Bab 4 Ranjang hotel5 Bab 5 Tidak ada harapan6 Bab 6 Berita tak sedap7 Bab 7 Bukan janda atau perawan8 Bab 8 Mencari dirinya9 Bab 9 Banyak pertanyaan10 Bab 10 Masih ada muka11 Bab 11 Begitu ingin pergi12 Bab 12 Merasa kecewa13 Bab 13 Terkoyak-koyak14 Bab 14 Terpaksa15 Bab 15 Pria tampan16 Bab 16 Dengan tergesa-gesa17 Bab 17 Winter flower18 Bab 18 Menurunkan ego19 Bab 19 Debat di pinggir jalan20 Bab 20 Tidak terima21 Bab 21 Perundungan22 Bab 22 Ruangan CEO23 Bab 23 Ungkap24 Bab 24 Telah berubah25 Bab 25 Kekhawatirkan Rikki