Dipaksa Menikah

Dipaksa Menikah

Once W

5.0
Komentar
91.8K
Penayangan
56
Bab

"Dasar wanita pembawa sial! Kenapa dia menyetujui pernikahan ini? Oh, sekarang aku baru ingat, bisa saja dia memang benar-benar menyukaiku. Secara, aku kan, lebih tampan dari pria yang tak jadi menjadi tunangannya itu," rutuk Demian Dewantara, menyayangkan nasib yang menimpa dirinya. Pernikahan yang dibisnikan, itulah tanggapan Hana Anindya Prayoga. Dia juga tak sudi menerian Demian Dewantara menjadi suaminya. Akan tetapi, drama yang diciptakan oleh Guntoro Prayoga-ayahnya-sukses membuat Hana Anindya Prayoga terjebak ke sebuah hubungan tanpa adanya cinta. Namun, pada suatu kejadian, perasaan benci itu melebur. Seiring berjalannya waktu, semuanya berubah.

Dipaksa Menikah Bab 1 Semua Seperti Mimpi

Seorang gadis cantik bermata rubah dengan pupil hitam legam, bening seperti mata bayi, menatap nanar pada seorang pria yang kini tengah berdiri di hadapannya sedang memegang ponsel. Di layar ponsel tersebut terdapat sebuah video bedurasi dua menit. Di sana, dia tampak sedang digandeng oleh seseorang.

Hana Anindya Prayoga namanya. Dia anak dari Guntoro Prayoga-pemilik sebuah perusahaan bergerak di berbagai bidang. Dia adalah putri satu-satunya di keluarga kaya raya tersebut.

Malam itu, acara pertunangannya digelar dengan seorang pria yang berasal dari keluarga sederhana, namanya Raka Herlambang.

Akan tetapi, pria itu membatalkan pertunangan tersebut disebabkan oleh video tersebut. Apalagi mengingat calon mertuanya juga tidak pernah suka melihat dirinya berhubungan dengan Hana Anindya Prayoga.

"Apakah hanya karena itu kamu menyerah?" tanya Hana Anindya Prayoga sambil terisak-isak.

"Apa? Ini kamu bilang hanya? Belum menikah saja, kamu sudah menyepelekan sesuatu," ujar Raka Herlambang mencelos.

"Tapi ... tapi aku dalam keadaan mabuk. Jika sadar aku nggak mungkin digandeng oleh pria lain," ucap Hana Anindya Prayoga, membela diri.

Raka Herlambang menggeleng-gelengkan kepalanya, dia tetap tak mau menerima jika calon istrinya disentuh oleh orang lain.

"Kalau kamu memang tidak mau, ya, sudah. Silakan pergi," ucap Guntoro Prayoga dengan suara datar, tetapi menatap sinis pada pria berkaca mata itu.

"Baik. Ini, kan, yang memang Anda inginkan? Sekarang terkabul!" ucap Raka Herlambang membalas dengan sengit.

"Tidak, jangan pergi Raka. Aku mencintai kamu." Hana Nindya Prayoga memohon pada pria yang dicintainya.

Namun, keputusan pria itu sudah bulat. Dia sengaja menarik dasi kupu-kupu yang dihadiahkan oleh Hana Anindya Prayoga lalu melemparnya ke bawah panggung.

Gadis itu terpana melihat kejadian itu. Air matanya terus meleleh tak tertahankan. Semenjak duduk di bangku sekolah menengah mereka menjalin hubungan, akhirnya kandas juga.

***

Setelah kejadian malam yang menghancurkan hati Hana Anindya Prayoga, ayahnya pun menjodohkan dia dengan anak pemilik perusahaan yang bergerak di bidang mode dan pemilik salah satu channel televisi swasta.

Perjodohan yang mungkin sama-sama tidak bisa mereka hindari.

Karena Hana Anindya Prayoga adalah anak tunggal dan dipaksa oleh sang ayah untuk mengembangkan bisnis. Sebagai anak tunggal satu-satunya pewaris perusahaan kedua orang tuanya.

Sementara, Demian Dewantara calon suaminya, adalah anak dari pemilik perusahaan nomor tiga terbesar di Asia.

Bertahun-tahun kedua orang tua mereka menjalin kerja sama yang terlihat sangat klop. Sehingga Hana Anindya Prayoga dan Demian Dewantara menjadi target hibahan harta kekayaan yang melimpah ruah.

Dari itu, mereka melakukan perjanjian dan menjodohkan anak-anak mereka yang kebetulan sesama anak tunggal.

Mungkin mereka berdua takut, kalau suatu hari nanti, harta keyaannya jatuh ke tangan orang lain.

***

Pertanyaan dari pemimpin nikahan, justru membuat gendang telinga Hana Anindya Prayoga terasa pekak, dan hatinya terasa hancur berkeping-keping.

Bayangan wajah pria berkaca mata menari-nari di pelupuk mata, sehingga Hana Anindya Prayoga tak sadar sudah beberapa kali ditanyakan apakah dia bersedia menikah atau tidak. Begitu juga dengan Demian Dewantara yang sudah diketahui sejak lama oleh Hana Anindya Prayoga, juga sangat intim dengan kekasihnya yang bernama Jesica.

***

Hari pertama setelah pernikahan berlangsung.

Hana Anindya Prayoga dan Demian Dewantara hanya sama-sama terdiam di sudut kamar.

Sesekali terdengar hempasan napas karas dari mulut pria berparas tampan, tetapi arogan itu.

Dia terkesan sangat membenci sang istri, tatapan sinisnya mulai terlihat sejak hari pertama bertukar cincin.

Senentara Hana Anindya Prayoga santai saja, selama pria itu tak menyentuhnya, dia akan merasa baik-baik saja.

Namun dari hari ke hari pria berparas tampan memiliki tatapan teduh itu, membuat suasana rumah seperti di neraka.

Demian Dewantara tidak pernah mau menyentuh apa yang disentuh oleh Kim Nuri. Seperti sebelumnya, Hana Anindya Prayoga memegang gelas di atas meja, tapi sang suami langsung buru-buru menjatuhkan gelas itu.

Braakk!

Suara keras dari hempasan kursi meja makan seiring dengan jatuhnya gelas ke lantai.

Hana Anindya Prayoga yang tidak pernah menerima perlakuan itu di tengah-tengah keluarga besarnya, kini dia merasakan setelah hidup dengan pria yang tak pernah dia sukai sama sekali.

Sakit hatinta, sampai kelopak mata cantik itu menjadi terasa panas.

Ingin dia memaki dan membalas perlakuan Demian Dewantara terhadapnya, tetapi dia masih berpikir, akan malu jika terdengar oleh tetangga.

"Dasar wanita sialan! Kenapa juga dia menyetujui perjodohan ini? Apa dia memang suka padaku?" bisik Demian Dewantara dalam hati. "Secara aku, kan, lebih tampan dari pria yang tak jadi menikahi wanita itu," lanjutnya.

Demian Dewantara terus menggerutu dalam kamar mandi. Tak habis pikir dengan sikap istri bohongannya-Hana Anindya Prayoga selalu santai saat dia memperlakukan seperti babu.

"Apakah dia bodoh? Atau kah dia manusia yang terlalu polos? Aghh! Menyebalkan sekali."

Sejak menikah mereka sudah memutuskan untuk tidak sekamar, walaupun berada di bawah satu atap.

Rumah pemberian orang tua Demian Dewantara cukup besar kalau hanya dihuni oleh mereka berdua. Dan lingkungan begitu asri dan di samping kiri kanan juga dihuni oleh pasangan pengantin yang baru-baru menikah.

Sungguh takdir sedang bermain-main. Berkali-kali Hana Anindya Prayoga mencoba untuk tidak ambil pusing, tetapi Demian Dewantara malah semakin menjadi-jadi menyiksanya dengan mulut kasar.

"Apakah aku harus lapor ke ayah? Ah, tidak-tidak. Itu hanya akan membuat hubungan ayah dengan ayah pria angkuh itu akan bermasalah," ujarnya bermonolog.

Kriing!

Nada dering ponsel memaksanya keluar dari lamunan panjang.

"Selamat malam, Sayang. Apa kabar kamu?" terdengar suara Raka Herlambang yang begitu sangat khas di telinganya.

Hana Anindya Prayoga tercengang, kenapa pria itu tiba-tiba menghubunginya lagi?

Namun, ada rasa tidak enak hati ketika menjawab telpon dari mantan tunangannya itu.

"Aku, kan, sudah punya suami," batinnya menyela.

"Halo! Masih di sana, kan, Hana?"

Untuk yang kedua kalinya, Raka Herlambang kembali membuka obrolan.

"Aku ngantuk, Ka. Udah malam, ngobrolnya besok aja, ya?" tawar Hana Anindya Prayoga berbohong, padahal matanya masih ingin terbangun. Kegelisahan hati terhadap sikap sang suami, membuat matanya enggan terpejam.

Hana Anindya Prayoga takut jika kegilaan pria itu menjadi kumat, dia bisa-bisa menggorok lehernya. Itu lah yang ada di pikiran istri cantik yang masih perawan itu, hingga dia bergidik membayangkan hal yang mengada-ngada begitu.

Pukul tiga dini hari, matanya mulai terasa berat. Hana Anindya Prayoga mengunci pintu kamar, dan dia ingin tidur sampai siang. Karena kebetulan esoknya adalah hari Minggu.

***

Mentari masih terlihat malu-malu menampakkan wajahnya. Hana Anindya Prayoga masih terpaku di sudut kamar itu, memandang lekat dedaunan yang terkena bias embun yang ditinggalkan sang malam.

Hari Minggu biasanya ayah dan ibunya datang berkunjung, tetapi minggu ini mereka tidak akan datang. Karena masih berada di luar kota.

Berharap sekali dia mendapatkan pelukan hangat dari ibunya. Akan tetapi, untuk saat itu, dia akan melewati minggu tanpa mereka kedua orang tuanya.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Once W

Selebihnya

Buku serupa

Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya

Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya

Alvis Lane
5.0

Claudia dan Antonius telah saling mengenal selama dua belas tahun. Setelah tiga tahun berpacaran, tanggal pernikahan mereka telah ditetapkan. Berita tentang rencana pernikahan mereka mengguncang seluruh kota. Emosi memuncak ketika banyak wanita sangat iri padanya. Awalnya, Claudia tidak terlalu peduli dengan kebencian tersebut. Namun, ketika Antonius meninggalkannya di altar setelah menerima telepon, hatinya merasa hancur. "Dia pantas mendapatkannya!" Semua musuhnya menikmati kemalangan yang menimpanya. Berita itu menyebar dengan cepat. Suatu hari, Claudia memposting pembaruan di media sosialnya. Itu adalah foto dirinya dengan akta pernikahan yang diberi keterangan, "Panggil aku Nyonya Dreskin mulai sekarang." Di saat publik masih berusaha menyerap kejutan tersebut, Bennett-yang sudah bertahun-tahun tidak memposting di media sosial-mengunggah sebuah postingan dengan keterangan yang berbunyi, "Aku sudah menikah." Publik seketika heboh. Banyak orang menyebut Claudia sebagai wanita paling beruntung di abad ini karena berhasil menikahi Bennett. Semua orang tahu bahwa Antonius tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan rivalnya. Claudia menang pada akhirnya. Dia menikmati komentar terkejut dari musuh-musuhnya sambil tetap rendah hati. Orang-orang masih berpikir bahwa pernikahan mereka aneh. Mereka percaya bahwa itu hanyalah pernikahan formalitas. Suatu hari, seorang awak media dengan cukup berani meminta komentar Bennett tentang pernikahannya, yang dijawab pria itu dengan senyum lembut, "Menikahi Claudia adalah hal terbaik yang pernah terjadi padaku."

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gemoy
5.0

Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku. ''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur. ''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur. lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman. ''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku. jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi . Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri. ''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga. Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku. ''Jangan nak... ibu mohon.... Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat. Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............ Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat! Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar. Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar. Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Dipaksa Menikah Dipaksa Menikah Once W Romantis
“"Dasar wanita pembawa sial! Kenapa dia menyetujui pernikahan ini? Oh, sekarang aku baru ingat, bisa saja dia memang benar-benar menyukaiku. Secara, aku kan, lebih tampan dari pria yang tak jadi menjadi tunangannya itu," rutuk Demian Dewantara, menyayangkan nasib yang menimpa dirinya. Pernikahan yang dibisnikan, itulah tanggapan Hana Anindya Prayoga. Dia juga tak sudi menerian Demian Dewantara menjadi suaminya. Akan tetapi, drama yang diciptakan oleh Guntoro Prayoga-ayahnya-sukses membuat Hana Anindya Prayoga terjebak ke sebuah hubungan tanpa adanya cinta. Namun, pada suatu kejadian, perasaan benci itu melebur. Seiring berjalannya waktu, semuanya berubah.”
1

Bab 1 Semua Seperti Mimpi

20/03/2022

2

Bab 2 Raka Masih Menghubungi

20/03/2022

3

Bab 3 Bernostalgia

20/03/2022

4

Bab 4 Melunak

20/03/2022

5

Bab 5 Kedatangan Elang (sepupu Demian)

20/03/2022

6

Bab 6 Aku Berharap Pernikahan Ini Nyata

20/03/2022

7

Bab 7 Rencana Syifa

20/03/2022

8

Bab 8 Reuni

20/03/2022

9

Bab 9 Malam Reunian

22/03/2022

10

Bab 10 Rahasia Besar

22/03/2022

11

Bab 11 Ge-Er

23/03/2022

12

Bab 12 Ternyata....

23/03/2022

13

Bab 13 Di Sebuah Kamar Hotel

23/03/2022

14

Bab 14 Adegan Langsung

24/03/2022

15

Bab 15 Apa Rencana Kita Akan Berhasil

24/03/2022

16

Bab 16 Pergumulan Jesica dan Raka

24/03/2022

17

Bab 17 Belum Saatnya Kamu Tahu Saat Ini

24/03/2022

18

Bab 18 Demian Kecelakaan

25/03/2022

19

Bab 19 Hari ke-9

25/03/2022

20

Bab 20 Cemburu Pada Sekretaris

30/03/2022

21

Bab 21 Siuman

31/03/2022

22

Bab 22 Pulang ke Rumah

02/04/2022

23

Bab 23 Trauma Suara Petir

11/04/2022

24

Bab 24 Kedatangan Raka

17/04/2022

25

Bab 25 Hanna Melamar Kerja di Kantor Demian

18/04/2022

26

Bab 26 Hubungan Terlarang Antara Syifa dan Elang

18/04/2022

27

Bab 27 Menembus Batas Kesucian

19/04/2022

28

Bab 28 Kepo

21/04/2022

29

Bab 29 Hinaan Raka

23/04/2022

30

Bab 30 Hari Pertama Bekerja

24/04/2022

31

Bab 31 Outfit Yang Tak Sesuai

27/04/2022

32

Bab 32 Pusat Perhatian

29/04/2022

33

Bab 33 Was-was

29/04/2022

34

Bab 34 Cemas dong

02/05/2022

35

Bab 35 Mulai Lelah Lagi

05/05/2022

36

Bab 36 Diajak Mengobrol, Malah Melamun

05/05/2022

37

Bab 37 Kembali Ngantor

06/05/2022

38

Bab 38 Strategi Untuk Melumpuhkan

06/05/2022

39

Bab 39 Rencana Berjalan Lancar

07/05/2022

40

Bab 40 Ada Apa Dengan Demian

09/05/2022