Merenda Cinta

Merenda Cinta

Dhiya Riz

5.0
Komentar
111
Penayangan
12
Bab

Aileen merupakan putri bungsu keluarga Hadiwidjaya--salah satu pengusaha sukses bidang properti di negeri ini. Demi meraih impiannya sejak kecil untuk menjadi designer interior terkenal, ia rela pergi jauh ke San Fransisco untuk meneruskan kuliah di Stanford University. Namun, apa jadinya jika jalan menuju tangga kesuksesan untuk meraih cita-cita telah terbuka, tetapi papanya justru menjodohkannya dengan orang yang telah membuat kesal sejak awal pertemuannya. Hasby Al Azizy nama lengkapnya. Pemuda lulusan S2 Universitas Al Azhar, Mesir. Putra sahabat papa Aileen yang terkenal murah senyum tetapi irit bicara. Apakah Aileen akan tetap menerima perjodohan papanya? Bagimana cara Hasby menghadapi Aileen si gadis manja yang cerdas dan penuh pesona itu? Ikuti kisah perjalanan Aileen dan Hasby dalam menelisik setiap celah demi hadirnya cinta terindah dalam hidupnya.

Merenda Cinta Bab 1 Pertemuan di Bandara

"A-apa, Ma? Me-menikah?" Gadis yang baru saja pulang dari menyelesaikan studinya di Universitas Stanford, San Fransisco tadi siang itu mencari kepastian jawaban pada mamanya. "A-aku salah dengar, kan, Ma?"

"Enggak, Nduk. Kamu nggak salah dengar. Calon suaminya pun juga sudah ada." Papa menimpali.

"A-apa, Pa?"

Bagai ditimpa palu godam. Gadis itu sontak terdiam. Mulutnya tak bisa berkata-kata lagi. Tubuhnya terasa bak tak bertulang.

Ia menyandarkan punggungnya di kursi. Makan malam yang ia harapkan berlangsung dengan penuh cinta, berganti menjadi suasana yang memberinya rasa kecewa.

Gadis berambut lurus sebahu itu mendesah. Kedua tangannya sibuk memainkan makanan di piringnya. Suasana menjadi hening. Tak satu pun kata terdengar terucap. Hanya sesekali dentingan sendok dan garpu menghiasi suasana yang terasa kaku.

"Papa dan Mama nggak serius, kan?" Sekali lagi gadis berbulu mata lentik itu mengajukan tanya kepada kedua orang tuanya. Masih berharap bahwa mereka hanya bercanda saja.

"Tapi Aileen baru saja pulang, Pa, Ma. Masih ingin mengejar cita-cita yang sudah lama Ai impikan. Meniti karir menjadi seorang designer interior terkenal. Sebelum nanti bergabung dan bekerja di perusahaan Papa. Tapi, kok, malah ...." Kembali ia mensesah. Raut kecewa di wajahnya benar-benar tak bisa ia sembunyikan.

"Kalo gini, ngapain dulu Aileen kuliah jauh-jauh ke San Fransisco. Kalo akhirnya Cuma ingin segera dinikahkan." Ia menjeda kalimatnya sembari meneguk air putih dari gelas di depannya.

"Kenapa nggak Kak Tomy aja, sih." Protesnya yang langsung ditanggapi dengan pandangan memelotot dari sang kakak.

"Sudahlah, Aileen .... Papa dan Mama sudah memikirkan hal ini matang-matang." Laki-laki berumur 58 tahun itu menepuk bahu anak gadisnya sebelum beranjak meninggalkan tempat duduknya.

Usai makan malam, gadis berusia 23 tahun itu mengayunkan langkah menuju kamar tidurnya. Ia menghempaskan tubuh ke spring bed bersprei warna favoritnya, hijau. Ia memukulkan kepala berulangkali ke atas bantal yang berisi bulu angsa kesayangan. "Aku benci! Aku benci!" Tangannya juga tak mau kalah memukuli bantal empuknya.

Drrrt drrrt drrrt.

Bunyi getaran ponsel yang terletak di atas meja kecil samping tidurnya menyita perhatiannya. Gegas ia bangun dan mengambil benda pipih itu.

[Hai.] Sebuah sapaan dari seberang membuatnya terdiam sejenak. Namun, detik berikutnya kedua sudut bibirnya terangkat hingga membentuk lengkungan indah di bibir idealnya.

Namanya Aileen Hadiwidjaya. Anak bungsu dari salah satu pengusaha properti terkenal di negeri ini.

***

Suara ketukan sepatunya terdengar jelas di sepanjang koridor yang dilewati. Seorang gadis mengenakan kerudung pashmina dan masker medis warna biru muda terlihat berjalan dengan tergesa di antara penumpang yang baru saja tiba di terminal penjemputan bandara.

Tangan kanannya menarik koper besar berwarna hitam. Sedangkan tangan kirinya sibuk menekan beberapa tombol di ponsel warna emasnya. Fokus pandangannya terbagi antara pada benda pipih yang dipegangnya dan jalan yang dilaluinya.

Bruk!

Langkah gadis itu segera terhenti. Sejenak ia terlihat gelagapan. Karena melihat buku yang dipegang orang yang ditabraknya berjatuhan.

"Oh, I'm so sorry, Mister." Gegas ia berjongkok mengambil buku-buku tebal yang berceceran di bawah kakinya. Namun, kalah cepat dengan tangan laki-laki sang pemilik buku. Dari tiga buku, hanya satu yang berhasil diambil Aileen. Ia melirik sekilas judul apa yang tertera di atasnya. "Tulisannya arab," batinnya.

"Sorry." Gadis yang mengenakan celana jeans dan outer selutut itu menyerahkan buku yang dipegangnya kepada laki-laki berkaca mata hitam di depannya.

Sebuah senyum dan anggukan sebagai jawaban. Tangan kanannya menerima buku sekaligus menyerahkan ponsel milik gadis di depannya yang terlepas dari genggaman tanpa disadari pemiliknya.

"Owh. Thanks." Tanpa menjawab lagi, laki-laki itu berlalu dari hadapan gadis berparas cantik itu.

"Ck! Sontoloyo." Gadis itu mencebikkan bibir mengiringi langkah panjang laki-laki yang baru saja meninggalkannya. Tanpa disangka, ternyata pada waktu yang sama laki-laki itu berhenti dan menoleh ke arahnya.

Namun, Dewi Fortuna seolah berpihak kepada sang gadis. Orang yang sejak tadi ia nanti, tetiba menghampiri.

"Hai! Dah lama nunggu?" Seorang lelaki merentangkan kedua tangan memeluknya. Dari balik lengan si pemeluk, mata indah gadis ayu itu memandang ke arah laki-laki yang masih berdiri tak jauh darinya. Beberapa detik pandangan mereka saling bersirobok. Setelah itu laki-laki bertubuh tinggi itu membalikkan badan dan melanjutkan langkahnya sambil menarik sebuah koper besar dan tas punggung berwarna hitam.

"Mana Mama sama Papa, Kak?"

"Nggak ikut. Itu siapa?"

"Siapa?" Lelaki yang dipanggil kakak itu mengarahkan dagunya ke laki-laki yang semakin menjauh dari pandangannya.

"Tau! Orang sombong nggak penting. Nyebelin banget!"

"Nyebelin apa-"

"Apa, apa?" Mata gadis itu memelotot ke arah kakaknya. Lalu gegas melangkah lebar menuju pelataran parkiran. Ia meninggalkan koper besar yang dibawanya begitu saja.

***

Bersambung

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Harga Diriku 10 Juta Per Malam

Harga Diriku 10 Juta Per Malam

Ali Subhan
5.0

Arabella Alexandro adalah seorang mahasiswi yang dihadapkan pada kenyataan pahit. Demi membiayai kuliahnya, sewa kos, dan melunasi utang orang tuanya yang mencapai miliaran rupiah-sementara kedua orang tuanya telah tiada dan keluarga besar enggan membantu-Arabella terpaksa menjalani kehidupan ganda. Setiap malam, ia menjelma menjadi seorang wanita penghibur di sebuah diskotek, menemani "Om-om" hidung belang demi lembaran uang yang bisa menyelamatkan masa depannya dari jurang kehancuran. Hidup Arabella adalah pergulatan konstan antara ambisi pendidikan dan kerasnya tuntutan finansial. Setiap sen yang ia dapatkan dari pekerjaan malamnya adalah hasil dari pengorbanan dan kepedihan yang tersembunyi di balik senyum palsunya. Ia terus berjuang sendirian, tanpa ada sandaran, di tengah gemerlap dunia malam yang penuh tipuan. Suatu malam, takdir mempertemukannya dengan Arkan Stevanno Orlando, seorang CEO muda yang dikenal sebagai salah satu pengusaha terkaya di kota itu. Arkan, yang tertarik pada pesona Arabella, mem-booking-nya untuk satu malam. Pertemuan ini tidak hanya sekadar transaksi, tetapi menjadi awal dari sesuatu yang tak terduga. Di balik kemewahan dan reputasinya, Arkan mungkin melihat lebih dari sekadar wanita penghibur dalam diri Arabella. Lalu, bagaimana kelanjutan kisah Arabella dan Arkan? Akankah pertemuan ini membawa Arabella keluar dari belenggu kehidupannya yang gelap, atau justru menyeretnya ke dalam masalah yang lebih kompleks?

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra
4.8

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Merenda Cinta Merenda Cinta Dhiya Riz Romantis
“Aileen merupakan putri bungsu keluarga Hadiwidjaya--salah satu pengusaha sukses bidang properti di negeri ini. Demi meraih impiannya sejak kecil untuk menjadi designer interior terkenal, ia rela pergi jauh ke San Fransisco untuk meneruskan kuliah di Stanford University. Namun, apa jadinya jika jalan menuju tangga kesuksesan untuk meraih cita-cita telah terbuka, tetapi papanya justru menjodohkannya dengan orang yang telah membuat kesal sejak awal pertemuannya. Hasby Al Azizy nama lengkapnya. Pemuda lulusan S2 Universitas Al Azhar, Mesir. Putra sahabat papa Aileen yang terkenal murah senyum tetapi irit bicara. Apakah Aileen akan tetap menerima perjodohan papanya? Bagimana cara Hasby menghadapi Aileen si gadis manja yang cerdas dan penuh pesona itu? Ikuti kisah perjalanan Aileen dan Hasby dalam menelisik setiap celah demi hadirnya cinta terindah dalam hidupnya.”
1

Bab 1 Pertemuan di Bandara

24/02/2022

2

Bab 2 Bertemu Keluarga dan Sahabat

24/02/2022

3

Bab 3 Sahabat yang Berubah

24/02/2022

4

Bab 4 Malam Syukuran

24/02/2022

5

Bab 5 Kunjungan yang Batal

24/02/2022

6

Bab 6 Di Rumah Sakit

24/02/2022

7

Bab 7 Keresahan Hasby

24/02/2022

8

Bab 8 Tamu Misterius

03/03/2022

9

Bab 9 Perjalanan Hasby

03/03/2022

10

Bab 10 Kotak Beludru

03/03/2022

11

Bab 11 Datang Sinyal

05/03/2022

12

Bab 12 Permintaan Arya

05/03/2022