Duda Pilihan Papa

Duda Pilihan Papa

Joya Janis

5.0
Komentar
6.3K
Penayangan
46
Bab

Pak Anwar Mahendra terbelit hutang yang banyak di rentenir dan harta terakhir yang dia punya hanya Ashiqa putri tunggalnya yang baru beranjak dewasa. Ashiqa menjadi incaran rentenir untuk dijadikan istri simpanannya, tak ada orang tua yang rela menghancurkan masa depan anaknya sendiri. Pak Anwar menemui Rama, seorang duda beranak satu kaya raya dan meminta tolong untuk menyelamatkan Ashiqa dengan cara menikahinya. Rama yang dulu pernah berhutang budi pada pak Anwar menyanggupinya. Ashiqa terkejut dan akhirnya terpaksa menikah dengan duda pilihan papanya. Akankah cinta akan bersemi diantara mereka atau Rama harus merelakan Ashiqa kelak dengan pilihan hati Ashiqa.

Duda Pilihan Papa Bab 1 Malam Pertama Ambyar

Rama melangkah pelan menaiki tangga menuju kamar pengantinnya. Dia sedari tadi tersenyum-senyum sendiri tanda dia sangat bahagia dengan pernikahan ini.

Ketika seorang pamannya menunjukkan foto gadis yang sedang tersenyum manis itu sebulan yang lalu Rama langsung mengiyakan untuk menerima perjodohannya. Tanpa basa basi dan bermodal keyakinan gadis itu dibesarkan dengan baik Rama langsung melamarnya dan menggelar pesta pernikahan yang sangat meriah.

Lalu di sini lah pria itu berada, di depan kamar pengantinnya untuk menghabiskan malam pertamanya sebagai suami, malam pertama di mana tanggung jawab dan kewajibannya untuk melindungi, mengayomi serta menyayangi gadis itu berpindah ke tangannya.

Jantung Rama berdetak tidak karuan, dia pun merasa seperti seorang gadis yang sangat gugup entah harus berkata apa dan bersikap bagaimana. Meski usia Rama lewat tiga puluh tahun dan bukan pernikahan pertamanya dia tetap gugup. Dia hanya sibuk dengan karirnya dan tidak ingin menjalin hubungan dengan wanita lain. Hanya dengan Ashiqa ia melabuhkan hatinya pun tanpa proses pacaran.

Rama mengetuk pintu lalu membukanya perlahan. Dia membayangkan sosok gadis yang tengah menunggunya di ujung tempat tidur dengan senyum malu-malu pula. Bibir Rama masih melengkungkan senyum itu namun berubah seketika saat ia melihat Ashiqa istrinya berdiri di sudut kamar masih dengan gaun pengantinnya dan menangis sesegukan.

Rama menelan ludah sungguh ini di luar dari bayangannya. Dia bingung tetapi harus tetap menanyakan kepada istrinya apa yang terjadi.

"Ashiqa, kamu menangis?" tanya Rama dengan lembut. Bayangan malam pertama semanis madu dipenuhi senyum bahagia memudar di kepalanya.

"Apa aku terlihat sedang tertawa?" jawab Ashiqa dengan ketus sambil mengusap air matanya. Rama memandangi istrinya dia tersenyum geli bahkan dengan wajah merengut dan mata sembab seperti itu istrinya terlihat cantik, imut dan menggemaskan.

"Ouh maaf ... apa yang membuatmu menangis Sayang?" Rama mendekat dan ingin melihat wajah Ashiqa lebih dekat.

"Pertama, jangan panggil aku Sayang. kedua, kau adalah orang yang paling kejam di muka bumi ini, kamu gak ubahnya Datuk Maringgih yang menawan Siti Nurbaya Karena hutang ayahnya. Ketiga, jangan mimpi bisa menyentuhku meski kau adalah suamiku!"

Mata Rama membulat ia terkejut dengan apa yang di dengarnya barusan lalu dia tertawa dengan keras, Datuk maringgih terdengar sangat lucu di telinganya. Ashiqa menggeram sambil memelototi suaminya, Rama yang merasa tawanya justru menambah kemarahan gadis itu akhirnya memelankan tawanya dan berdehem agar geli di dalam hatinya terhenti.

"Ehheemm ... begini Ashiqa Putri Rumaisha, yang pertama kau adalah istriku wanita pertama yang mampu merebut hatiku dan sanggup membuatku mengakhiri masa duda dengan perasaan bahagia, sehingga aku menyayangimu dan memanggilmu Sayang. kedua, ayo lah coba lihat aku, tinggiku 185 centimeter, kulitku tidak putih tapi tidak gelap juga, umurku baru tiga puluh dua tahun, kata orang wajahku tampan menawan bahkan ada yang bilang aku mirip Evan Sanders sama sekali tidak mirip dengan Datuk Maringgih. Kesepakatan bisnis antara aku dan ayahmu itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan pernikahan kita. Aku menyukaimu dan orang tuamu merestui lamaranku. Yang ketiga, aku bukan tipe laki-laki pemaksa Ashiqa, aku menghormati dirimu dan percayalah aku adalah laki-laki yang sabar untuk bisa menunggu hatimu terbuka untukku."

Kini gantian Ashiqa yang menelan ludahnya ia terkejut dengan respon Rama suaminya, ia mengira Rama adalah pria yang dingin, angkuh dan keras. Bahkan Ashiqa dalam waktu sebulan ini bukan mempersiapkan mentalnya sebagai istri tapi ingin berperang melawan Rama yang dianggapnya telah memperdayai ayahnya hingga dia bisa dinikahi Rama.

"Ganti bajumu aku melihat kau sudah kepayahan berjam-jam memakai gaun yang berat itu. Oh yaa maaf aku gak bisa tidur di sofa aku gak suka jika bangun pagi badanku sakit semua. Jadi aku akan tetap tidur bersamamu di tempat tidur tapi jangan khawatir aku tidak akan melakukan itu padamu sekarang. " Rama tersenyum jahil ke arah Ashiqa yang masih tertegun dengan dandanan yang acak-acakan.

Matahari bersinar hangat ini adalah hari keenam bagi Rama dan Ashiqa yang tengah berbulan madu di sebuah resort mewah pinggir pantai. Belum banyak yang berubah dari sikap dingin Ashiqa, ketus dan judes kepada Rama.

Namun Rama tidak mengambil hati karena ia yakin jika sebenarnya Ashiqa itu perempuan yang lembut, penuh sopan santun dan penyayang. Itu terbukti ketika Rama mengenalkannya kepada kolega bisnisnya yang tak sengaja bertemu di resort itu, Ashiqa mampu membawa dirinya sebagai istri Ramadhan Al Farizi seorang pengusaha muda yang sukses membawa perusahaan peninggalan mendiang ayahnya ke tempat yang lebih tinggi. Ashiqa mampu bergaul dengan baik meski usianya terpaut jauh lebih muda dari Rama.

Ashiqa merasa sedang bosan dan memilih jalan-jalan tak jauh dari kolam renang resort, ia meninggalkan Rama yang sedang menerima telpon penting dari perusahaannya. Walau terlihat sibuk sebenarnya mata Rama tak lepas dari istrinya dan mengawasi Ashiqa agar tak jauh-jauh darinya. Ashiqa tersenyum kecil melihat beberapa anak kecil sedang bermain dan berlarian. Sebagai anak tunggal Ashiqa sering merasa kesepian tanpa saudara yang menemaninya bermain atau bertengkar.

"Awas Dek hati-hati ... mainannya jangan terlalu dekat kolam entar kecebur lhoo!" seru Ashiqa kepada anak-anak yang berusia enam dan tujuh tahun itu yang berlarian di pinggir kolam.

Ashiqa mendekati mereka dan benar salah seorang dari mereka hampir terjatuh Ashiqa segera menarik seorang anak perempuan yang hampir tercebur ke kolam renang dewasa. Namun malang bagi Ashiqa setelah anak itu aman justru ia tersenggol dengan anak lainnya yang masih berlarian di sekitar kolam, Ashiqa sama sekali tidak tahu berenang. Anak-anak kecil itu berteriak ketakutan dan minta tolong. Rama yang melihat kejadian itu berlari secepat kilat dan seketika terjun untuk menyelamatkan istrinya.

Ashiqa masih gemetar di pinggir kolam, orang tua dari anak-anak itu berdatangan dan meminta maaf kepada Ashiqa. Rama hanya mengangguk dan meminta agar anak-anak mereka tidak lepas dari pengawasan.

Staf dari resort pun datang untuk melihat apa Ashiqa harus dibawa ke klinik atau tidak. Ashiqa menggeleng ia tidak apa-apa tapi ia masih syok karena sebenarnya ia takut dengan kedalaman air . Rama akhirnya menggendong Ashiqa kembali ke kamar, dengan kikuk gadis itu melingkarkan lengannya di leher suaminya.

"Ashiqa, aku adalah pria yang sangat sehat, aku jarang sakit dan tidak punya riwayat sakit jantung. Tapi ku rasa hari ini jantungku bermasalah. Sejenak ia berhenti berdetak saat aku lihat kamu menggapai-gapai di dalam kolam renang. Aku takut sekali sesuatu terjadi padamu." Bisik Rama sewaktu mereka di dalam lift. Wajah Ashiqa bersemu merah, ia masih saja terkejut-kejut dengan sikap ekspresif suaminya. Rama mempererat gendongan ala bride style nya itu ketika Ashiqa meminta turun.

"Malu diliatin orang tau!" mata Ashiqa membulat dan masih saja protes tapi hal itu justru terlihat menggemaskan di mata Rama.

"Aku gak akan melepaskanmu Ashiqa, aku semakin menyukaimu."

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Joya Janis

Selebihnya

Buku serupa

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Duda Pilihan Papa Duda Pilihan Papa Joya Janis Romantis
“Pak Anwar Mahendra terbelit hutang yang banyak di rentenir dan harta terakhir yang dia punya hanya Ashiqa putri tunggalnya yang baru beranjak dewasa. Ashiqa menjadi incaran rentenir untuk dijadikan istri simpanannya, tak ada orang tua yang rela menghancurkan masa depan anaknya sendiri. Pak Anwar menemui Rama, seorang duda beranak satu kaya raya dan meminta tolong untuk menyelamatkan Ashiqa dengan cara menikahinya. Rama yang dulu pernah berhutang budi pada pak Anwar menyanggupinya. Ashiqa terkejut dan akhirnya terpaksa menikah dengan duda pilihan papanya. Akankah cinta akan bersemi diantara mereka atau Rama harus merelakan Ashiqa kelak dengan pilihan hati Ashiqa.”
1

Bab 1 Malam Pertama Ambyar

03/12/2021

2

Bab 2 Malam Pertama Lagi

03/12/2021

3

Bab 3 Ok Google Cara Romantis Untuk...

03/12/2021

4

Bab 4 Ide Wisnu

03/12/2021

5

Bab 5 Bendera Perang

03/12/2021

6

Bab 6 Kemarahan Rama

06/12/2021

7

Bab 7 Alasan Rama

07/12/2021

8

Bab 8 A kiss good bye

07/12/2021

9

Bab 9 Jebakan (1)

07/12/2021

10

Bab 10 Jebakan (2)

07/12/2021

11

Bab 11 Mantan duda

09/12/2021

12

Bab 12 I love you

09/12/2021

13

Bab 13 Bukan Om tapi suami

12/12/2021

14

Bab 14 Cemberut Itu bernama cemburu

14/12/2021

15

Bab 15 Cemburu tanda cinta

06/01/2022

16

Bab 16 Case closed

06/01/2022

17

Bab 17 Sugar baby (1)

06/01/2022

18

Bab 18 Sugar baby (2)

06/01/2022

19

Bab 19 Cerita tentang Arkhana

06/01/2022

20

Bab 20 Menghadang badai

06/01/2022

21

Bab 21 Ashiqa terluka

06/01/2022

22

Bab 22 Sepotong hati yang ikut terluka

06/01/2022

23

Bab 23 Gelombang Arkhana

06/01/2022

24

Bab 24 Bayangan mantan

06/01/2022

25

Bab 25 Teror untuk Ashiqa

06/01/2022

26

Bab 26 Rahwana

10/01/2022

27

Bab 27 Rencana Ashiqa

10/01/2022

28

Bab 28 Di balik kemenangan Farizi Corps

10/01/2022

29

Bab 29 Dua nyawa

10/01/2022

30

Bab 30 Ayah Baby

10/01/2022

31

Bab 31 Pertukaran

15/01/2022

32

Bab 32 Kau aman sekarang

15/01/2022

33

Bab 33 Restart

15/01/2022

34

Bab 34 Menunggu keajaiban

15/01/2022

35

Bab 35 Badai telah berlalu

15/01/2022

36

Bab 36 Rama pening

15/01/2022

37

Bab 37 Ujian lagi

15/01/2022

38

Bab 38 Melangitkan doa

18/01/2022

39

Bab 39 Bidadari surga ayah

18/01/2022

40

Bab 40 Bayi yang salah kamar

18/01/2022