back
Unduh aplikasi
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Second Chance

Second Chance

Destinlove69

4.9
Ulasan
91K
Penayangan
62
Bab

Adult content !!! Sarah hanya wanita sederhana karena kejadian di masa lalu membuat wanita itu menutup diri. Tetapi ketika masa lalu itu kembali hadir dan berusaha untuk masuk ke dalam kehidupan Sarah kembali . Apakah wanita itu harus membuka kembali pintu hatinya yang telah tertutup rapat . Sanggup kah Sarah merasakan kembali rasa sakit akibat mencintai.

Bab 1
Second Chance
Awal

Pagi yg cerah . Tampak di sebuah rumah sederhana seorang wanita baru saja selesai bersiap-siap karena ini merupakan hari pertamanya bekerja. Perasaan antara senang dan bersemangat di rasakan wanita itu yg bernama Sarah Andini.

Setelah selesai bersiap-siap wanita yg bertubuh mungil itu segera keluar dari kamarnya dan menghampiri seorang wanita separuh baya yg sangat dia sayangi.

"Pagi Ma..,"

"Pagi anak mama yg cantik. Sudah siap untuk hari pertama Bekerja ?" Tanya wanita separuh baya yg bernama Tuti merupakan Mama Sarah

"Siap Ma , mudah-mudahan Sarah bisa ya Ma ," sahut wanita itu.

"Kamu pasti bisa nak. Duduk lah Mama sudah masakin kamu nasi goreng,"

Sarah akhir duduk di meja makan dan mulai menyantap sarapan pagi nya. Wanita itu melihat Mama nya yg sedang sibuk dengan pesanan kue yg akan di antar ke warung-warung langganan .

Mama Sarah Seorang pengusaha katering dan juga membuat kue untuk di titipkan ke warung-warung. Dengan inilah mereka berdua hidup. Sarah hanya tinggal berdua dengan mamanya sedangkan Papa sudah lama meninggal.

Selama ini sebenarnya Sarah lah yg membantu Mama, di bantu dengan dua karyawan yg bekerja dengan Mama nya. Tetapi mama nya bersikeras agar Sarah bekerja saja daripada hanya membantu dirinya di rumah. Hingga akhirnya wanita itu memutuskan untuk melamar kerja dan ternyata di terima.

Tuti mama nya Sarah menginginkan anak gadisnya lebih sering keluar rumah. Entah kenapa setelah lulus SMA anak gadisnya itu seolah mengurungkan diri di rumah. Untung saja dia bisa membujuk anak gadisnya itu agar kursus sekretaris. Tetapi setelah kursus sekretaris selesai , Sarah kembali mengurung diri di rumah dan sibuk membantu nya . Makanya di paksa nya anaknya Sarah untuk mencari kerja dan akhirnya Sarah di terima kerja dan ini hari pertama Sarah bekerja.

Tuti hanya berharap anaknya bisa bergaul dan mempunyai teman bukan hanya bergelut dengan makanan dan kue saja. Wanita itu berharap anak nya bisa mendapatkan jodoh di usia Sarah yg ke 25 ini , karena usia nya semakin tua dan dirinya takut meninggalkan Sarah seorang diri tanpa ada yg menemani anaknya itu.

Setelah selesai sarapan Sarah segera pamit bergegas pergi ke kantor. Demi menghemat ongkos wanita itu sengaja mengendarai motor untuk pergi ke kantor.

Sarah merupakan wanita cantik dengan tubuh mungil tetapi Sarah seakan tidak menyadari kecantikan dan kemolekan tubuh nya. Sehari-hari bahkan Sarah tidak pernah mengunakan make up.

Di usia yg 25 , Sarah malah kelihatan masih seperti remaja berusia 18 tahun daripada wanita dewasa berusia 25 tahun. Makanya terkadang ada orang yg salah mengira wanita itu masih seorang pelajar SMU daripada wanita dewasa.

**************************

Sarah telah sampai di kantor. Dia melamar menjadi sekretaris sesuai dengan kursus yg wanita itu ambil. Dengan menggunakan pakaian sederhana , kemeja putih dan celana kain warna hitam. Rambut wanita itu di ikat ekor kuda dengan make up yg tipis tetapi sarah penuh percaya diri masuk ke kantor baru nya dan menemui HRD.

"Maaf mbak, saya mau bertemu dengan ibu Ratna bagian HRD," ucap Sarah di depan resepsionis.

"Oh, Ibu Ratna lantai 3 ," sahut resepsionis dengan ramah.

"Terimakasih," ucap Sarah sebelum melangkah menuju ke HRD di beritahukan oleh resepsionis.

Sesampainya di lantai 3 , Sarah yg bertemu dengan Ibu Ratna yg ternyata seorang wanita separuh baya dengan wajah keibuan yg terlihat ramah.

"Pagi Bu, saya Sarah,".

"Oh, iya ini hari pertama buat Sarah untuk bekerja ya. Anda akan di tempat untuk membantu pak Anton sebagai sekretaris nya," ucap Ratna menjelaskan tugasnya di perusahaan ini.

Perusahaan tempat Sarah bekerja merupakan perusahaan besar . Sarah sangat beruntung di terima di perusahaan sebesar ini padahal wanita itu belum pengalaman dalam bekerja.

"Mari saya antar menuju ke ruangan pak Anton di lantai 5," ucap Ratna mengajak Sarah keruangan bos baru nya.

"Sekretaris Pak Anton hamil jadinya mau resign karena mau melahirkan ," ucap Ratna lagi.

Rupanya Ratna merupakan wanita tipe yg suka ngobrol. Jadinya sepanjang jalan menuju ruangan pak Anton. Sarah sudah hampir mengetahui apa saja tentang perusahaan tempatnya bekerja.

"Pak Anton orangnya baik dan tidak cerewet jadi kamu tenang saja pasti betah kerja di sini,".

"Iya Bu mudah-mudahan saja," sahut Sarah pelan.

Mereka sudah berada di lantai tempat ruangan pak Anton. Di depan ruang kerja bos baru nya. Ada seorang wanita yg sedang hamil besar sibuk di depan komputer.

"Hai , Nad. Aku bawa sekretaris yg mau gantiin kamu kalau nanti cuti melahirkan," ucap Ratna langsung ketika sudah sampai di depan meja kerja Nadia sekretaris Anton bos baru Sarah.

Nadia berdiri dan bersalaman dengan Sarah. "Untunglah sudah ada kamu mengantikan posisi aku jadi aku bisa segera cuti ," ucap Nadia lega.

"Iya , tapi kamu masih harus ajarin Sarah dulu tugas-tugas kamu sebelum ambil cuti," jelas Ratna.

"Iya tentu saja,".

"Tolong bantuan nya ya Mbak," kata Sarah.

"Waduh, jangan panggil Mbak. Panggil Nadia saja,".

"Ya sudah kalau begitu saya tinggal ya Sar," ucap Ratna.

"Iya Bu , terimakasih,".

Akhirnya Sarah memulai kerjaan barunya . Hari ini di habiskan nya dengan mempelajari tugas-tugas nya sebagai sekretaris. Sarah belum bisa bertemu dengan bos baru nya karena pak Anton masih meeting dengan CEO di luar kota dan besok baru balik ke kantor. Tetapi paling tidak hari ini wanita itu sudah mulai memahami tugas-tugasnya di kantor. Dan untungnya Nadia banyak memberitahu apa saja yg harus di lakukan olehnya.

Tidak terasa waktu yg terlewatkan oleh nya di hari pertamanya bekerja berlalu dengan cepat. Sarah cukup senang merasakan hari pertama bekerja. Wanita itu jadi bisa bertemu dengan teman baru. Bahkan ketika tadi makan di kantin , Sarah bisa merasakan enjoy dan menikmati suasana kumpul dengan rekan kerjanya yg baru. Walaupun belum mengetahui bagaimana bos baru nya tetapi Nadia menyakini bahwa pak Anton orang yg baik dan buka bos yg otoriter.

Sarah cuma berharap apa yg di katakan oleh Nadia adalah benar karena rasanya pasti tidak nyaman bekerja dengan orang yg otoriter.

Wanita itu jadi penasaran dengan bos baru nya dari cerita Nadia yg bilang kalau Pak Anton orang nya kebapakan karena usia nya yg juga sudah di atas 50 tahun. Bahkan kabarnya cuma sekitar 2 tahun lagi Pak Anton bekerja karena beliau sudah akan pensiun.

Buku serupa
Unduh Buku