Terpaksa Menjadi Selingkuhan

Terpaksa Menjadi Selingkuhan

Pecinta Pena

5.0
Komentar
6K
Penayangan
50
Bab

Gina Gunawan, seorang seles property yang kebetulan bertemu dengan seorang pria beristri berusia empat puluh tahun yang kesepian. Akibat tuntunan pekerjaan dan juga ekonomi, Gina terpaksa menuruti perkataan bosnya untuk menggoda Erik Erlangga yang menjadi customernya. Lalu bagaimana dengan kisah mereka? Apakah Gina akan berhasil menaklukkan Erik? **Dipenuhi adegan dewasa dan mungkin kekerasan, bijaklah dalam memilih bacaan** Author by: Pecinta Pena

Terpaksa Menjadi Selingkuhan Bab 1 Perselingkuhan

Seorang wanita tampak bergoyang dengan liar di atas tubuh seorang pria. Tubuh keduanya polos tanpa sehelai benang yang yang menutupi.

"Lebih cepat sayang! Lebih cepat! Aku sudah ingin keluar!!."

Seru sang pria sambil terus menepuk bagian paha wanita itu yang tidak terbungkus apapun.

"Oh!! Aku juga sudah ingin keluar! Ayo cepat bersamaan!!."

Pekik si wanita sambil menambah ritme goyangannya dengan cepat. Dan pria itu pun ikut bergerak seirama dengan tubuhnya. Tubuh keduanya sudah dibanjiri oleh peluh, tidak terhitung Sudah berapa jam mereka melakukan hal tersebut.

Mengejar kenikmatan dunia sesaat, dalam hubungan terlarang. Karena Wanita itu berstatus istri orang. Sementara pria tersebut adalah seorang pria yang masih berusia muda. Namun sudah menjadi selingkuhan seorang wanita bersuami.

Aaarrggghh!!!

Keduanya akhirnya mengerang hebat saat pelepasan dahsyat itu datang. Wanita itu pun roboh di dada si pria dengan nafas kembang kempis.

"Kamu begitu liar dan hebat! Apa kamu juga melakukannya kepada suamimu?."

Tanya pria itu dengan nada menyelidik.

"Tentu saja tidak! Aku sudah tidak bernafsu padanya."

Jawab wanita itu tanpa memisahkan tubuh mereka yang masih terus melengket di bawah sana.

"Kamu sudah tidak bernafsu. Lalu kenapa kamu tidak menceraikannya saja?."

Pria itu kembali bertanya sembari menatap wajah wanita yang berada di atasnya.

"Karena aku masih membutuhkan dia sayang! Aku membutuhkan uang dan statusnya. Dia adalah pria terhormat yang disegani banyak orang. Aku menginginkan nama dan juga kartu atm-nya. Jika tidak seperti itu, bagaimana kau bisa hidup? Aku tidak akan bisa memberikan uang padamu Jika sampai aku bercerai darinya."

Pria itu terlihat menghela napas panjang. Sejujurnya dia juga tidak memiliki perasaan kepada wanita itu. Hubungan mereka tidak lebih dari simbiosis mutualisme. Karena Wanita itu sangat royal menggelontorkan uang dalam jumlah banyak jika terpuaskan.

"Aku masih mau! Ayo kita main lagi."

Ucap wanita itu sembari meraba rahang pria muda tersebut.

"Sesuai dengan keinginanmu sayang! Kali ini aku yang di atas!."

Pria muda yang bernama Charles itu segera membalik posisi mereka sehingga posisinya kini berada di atas.

"Ayo tunjukkan keperkasaan dan kejantananmu sayang."

Ucap Sonia, demikian nama wanita itu. Dan Charles pun kini memulai kembali aksinya. Dia meraba seluruh bagian tubuh Sonia membuat wanita itu menggelinjang kenikmatan

**

"Sudah enam bulan kamu bekerja di sini, tapi kamu bahkan belum mendapatkan customer satu pun yang mau membeli properti kita."

Seorang wanita tampak tertunduk di hadapan bosnya saat mendapatkan amarah. Beberapa karyawan rekan kerjanya tampak berbisik-bisik melihatnya, ada yang merasa iba, Ada pula yang menatapnya dengan pandangan mengejek.

"Maafkan saya pak, Saya berjanji akan bekerja lebih keras lagi "

Jawab wanita itu sembari tertunduk.

"Selalu seperti itu jawaban kamu! Tapi sama sekali tidak ada hasil yang kau tunjukkan."

Wanita itu terlihat memasang wajah sendu saat mendapatkan makian dari bosnya.

"Saya akan memberikan kamu satu kali kesempatan lagi! Jika sampai kamu melewatkan kesempatan ini dan tidak mendapatkan seorang customer satu pun. Maka kamu akan saya pecat."

Mendengar ucapan bosnya, wanita itu pun terlihat panik.

"Jangan pak!! Saya mohon!."

Seru wanita itu hendak meraih tangan bosnya, namun dengan cepat pria tersebut menepisnya.

"Kamu lihat dia!." Pria itu menunjuk seorang wanita yang tengah bercakap-cakap dengan yang lain.

"Dia bahkan baru tiga bulan bekerja di sini, tapi dia sudah mendapatkan customer yang banyak. Bahkan sudah menjual puluhan unit rumah. Dia adalah seles terbaik di perusahaan ini."

Wanita itu pun segera menatap Nanar rekan sejawatnya yang terlihat Tengah berbincang dengan rekan-rekannya.

"Maaf saya datang telat pak!."

Wanita yang dibicarakan oleh bosnya itu tiba-tiba mendekat.

"Ya sudah! Lanjutkan pekerjaan kamu!."

Gina menatap datar wajah rekannya itu yang bahkan tidak mendapatkan omelan sama seperti dirinya.

"Padahal dia juga datang terlambat! Tapi dia tidak pernah mendapatkan omelan seperti saya!."

"Kamu tidak akan bisa dibandingkan dengannya. Jadi kamu harus sadar diri."

Bosnya terlihat benar-benar menatap remeh wajah Gina.

"Iya pak! Saya mengerti."

Jawab Gina menelan ludah getirnya, padahal sejujurnya dia juga sudah berusaha keras untuk mendapatkan customer. Namun tidak ada satupun yang nyantol membeli unit rumah yang ditawarkannya.

"Makanya kamu harus memiliki strategi untuk menarik pelanggan. Sama seperti yang dia lakukan!."

Bisikan Bosnya itu membuat Gina menatap tidak mengerti padanya.

"Lihatlah wanita yang disana, suaminya itu dulunya adalah costumer disini, dan dia adalah sales yang menanganinya, pria itu adalah pengusaha kaya raya. Tapi dia berhasil menggodanya, dan sekarang mereka telah menikah."

Gina kembali menelan ludah saat mendengar ucapan bosnya, kemudian beralih menatap seorang pria dan wanita yang tampak tengah berdiri sembari melihat miniatur bangunan rumah yang mereka miliki.

"Menjadi seorang sales properti! Kamu harus sedikit genit agar bisa menarik pelanggan. Kalau tidak seperti itu, mana mungkin ada pelanggan yang akan kamu dapatkan."

Gina benar-benar terlihat berpikir saat mendengar bisikan Bosnya itu.

"Lihatlah sepatunya, harga sepatunya bahkan cukup untuk menggaji dirimu selama tiga tahun. Sedangkan dirimu, hanya memakai sepatu buluk."

Gina segera menunduk menatap sepatunya, dan ternyata ujung sepatu itu telah rusak dan masih dipakainya juga.

"Sebenarnya kamu itu memiliki body yang cukup memadai, tubuhnya bagus dan langsing. Aku rasa itu cukup untuk dirimu memiliki modal agar mendapatkan seorang customer. Kamu hanya perlu Memanfaatkan kesempatan, dengan menggunakan tubuh indahmu itu."

Pria itu terlihat memindai Gina dari atas hingga bawah. Perawakan Gina yang tinggi langsing serta memiliki kulit putih bersih memang menjadi nilai plus baginya. Apalagi di tunjang dengan wajah menawan, hidung mancung serta bibir tipis merah alami yang menggoda.

"Kamu juga masih muda. Masih memiliki kesempatan besar untuk berkembang.

Body bagus serta usia muda, adalah modal utama bagi seorang wanita."

Pria yang bernama pak Danu Itu tampak kembali memindai tubuh Gina dengan pandangannya yang aneh.

Gina pun mendadak salah tingkah dibuatnya.

"Jika kamu ingin mendapatkan uang banyak! Kamu harus berani mengambil resiko!."

Seru pak Danu kembali sembari melempar sebuah map berwarna merah kepada Gina yang segera ditangkap oleh wanita itu.

"Klien ini adalah peluang terakhirmu!."

Gina segera membuka map itu dan membaca identitas seorang pria berwajah tampan yang usianya kira-kira sekitar tiga puluh delapan tahun.

"Dia adalah seorang CEO dari perusahaan besar, dan memiliki penghasilan miliaran per bulan. Menurut rumor yang beredar, hubungannya dengan istrinya sedang tidak baik-baik saja. Aku rasa kamu akan bisa memanfaatkan kesempatan untuk mendekatinya."

Gluk!!

Gina menelan ludah dengan susah payah saat mendengar ucapan pak Danu. Haruskah dia melakukan hal seperti itu hanya untuk mempertahankan pekerjaan yang saat ini dirintisnya?.

"Namun jika kamu tidak bisa menaklukkan dia kali ini, Aku tidak akan bisa lagi mempertahankan mu."

Gina benar-benar terlihat berpikir keras dengan ucapan Bosnya itu.

"Memilih jalan hidup beserta pria yang baik, adalah kesempatan berharga dalam hidup seorang wanita. Jadi aku rasa kamu harus memanfaatkan waktu dan kesempatan sebaik-baiknya. Tapi semua itu tergantung kemampuanmu."

Pak Danu menepuk kedua bahu Gina sebelum akhirnya meninggalkan wanita itu dengan pikirannya.

"Haruskah aku memilih jalan seperti yang dikatakan oleh pak Danu? Tapi ini satu-satunya kesempatan yang tersisa untukku! Atau aku akan kehilangan segalanya!."

*..*

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Pecinta Pena

Selebihnya

Buku serupa

Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder

Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder

Cris Pollalis
5.0

Raina terlibat dengan seorang tokoh besar ketika dia mabuk suatu malam. Dia membutuhkan bantuan Felix sementara pria itu tertarik pada kecantikan mudanya. Dengan demikian, apa yang seharusnya menjadi hubungan satu malam berkembang menjadi sesuatu yang serius. Semuanya baik-baik saja sampai Raina menemukan bahwa hati Felix adalah milik wanita lain. Ketika cinta pertama Felix kembali, pria itu berhenti pulang, meninggalkan Raina sendirian selama beberapa malam. Dia bertahan dengan itu sampai dia menerima cek dan catatan perpisahan suatu hari. Bertentangan dengan bagaimana Felix mengharapkan dia bereaksi, Raina memiliki senyum di wajahnya saat dia mengucapkan selamat tinggal padanya. "Hubungan kita menyenangkan selama berlangsung, Felix. Semoga kita tidak pernah bertemu lagi. Semoga hidupmu menyenangkan." Namun, seperti sudah ditakdirkan, mereka bertemu lagi. Kali ini, Raina memiliki pria lain di sisinya. Mata Felix terbakar cemburu. Dia berkata, "Bagaimana kamu bisa melanjutkan? Kukira kamu hanya mencintaiku!" "Kata kunci, kukira!" Rena mengibaskan rambut ke belakang dan membalas, "Ada banyak pria di dunia ini, Felix. Selain itu, kamulah yang meminta putus. Sekarang, jika kamu ingin berkencan denganku, kamu harus mengantri." Keesokan harinya, Raina menerima peringatan dana masuk dalam jumlah yang besar dan sebuah cincin berlian. Felix muncul lagi, berlutut dengan satu kaki, dan berkata, "Bolehkah aku memotong antrean, Raina? Aku masih menginginkanmu."

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Terpaksa Menjadi Selingkuhan Terpaksa Menjadi Selingkuhan Pecinta Pena Romantis
ā€œGina Gunawan, seorang seles property yang kebetulan bertemu dengan seorang pria beristri berusia empat puluh tahun yang kesepian. Akibat tuntunan pekerjaan dan juga ekonomi, Gina terpaksa menuruti perkataan bosnya untuk menggoda Erik Erlangga yang menjadi customernya. Lalu bagaimana dengan kisah mereka? Apakah Gina akan berhasil menaklukkan Erik? **Dipenuhi adegan dewasa dan mungkin kekerasan, bijaklah dalam memilih bacaan** Author by: Pecinta Penaā€
1

Bab 1 Perselingkuhan

15/05/2025

2

Bab 2 Bertemu

16/05/2025

3

Bab 3 Tak Dihargai

20/05/2025

4

Bab 4 Mendatanginya

23/05/2025

5

Bab 5 Selingkuh itu Nikmat

25/05/2025

6

Bab 6 Kamu Milikku Gina

26/05/2025

7

Bab 7 Indahnya Bercinta Dengan Perawan

27/05/2025

8

Bab 8 Merindukannya Lagi

31/05/2025

9

Bab 9 Rasa Indah Yang Terulang

09/06/2025

10

Bab 10 Keegoisan

15/06/2025

11

Bab 11 Berbeda!

16/06/2025

12

Bab 12 Dua belas

19/06/2025

13

Bab 13 Tiga Belas

20/06/2025

14

Bab 14 Empat Belas

21/06/2025

15

Bab 15 Lima Belas

25/06/2025

16

Bab 16 Enam Belas

27/06/2025

17

Bab 17 Tujuh Belas

30/06/2025

18

Bab 18 Delapan Belas

03/07/2025

19

Bab 19 Sembilan Belas

26/07/2025

20

Bab 20 Dua puluh

09/08/2025

21

Bab 21 Dua puluh Satu

10/08/2025

22

Bab 22 Dua Puluh Dua

11/08/2025

23

Bab 23 Dua Puluh Dua

12/08/2025

24

Bab 24 Dua puluh tiga

13/08/2025

25

Bab 25 Dua Puluh Empat

14/08/2025

26

Bab 26 Dua Puluh Lima

16/08/2025

27

Bab 27 Dua Puluh Enam

17/08/2025

28

Bab 28 Dua Puluh Tujuh

18/08/2025

29

Bab 29 Dua Puluh Delapan

19/08/2025

30

Bab 30 Dua Puluh Sembilan

20/08/2025

31

Bab 31 Tiga Puluh

21/08/2025

32

Bab 32 Tiga Puluh Satu

22/08/2025

33

Bab 33 Tiga Puluh Dua

23/08/2025

34

Bab 34 Tiga Puluh Empat

25/08/2025

35

Bab 35 Tiga Puluh Lima

26/08/2025

36

Bab 36 Tiga Puluh Enam

27/08/2025

37

Bab 37 Tiga Puluh Tujuh

30/08/2025

38

Bab 38 Tiga Puluh Delapan

31/08/2025

39

Bab 39 Tiga Puluh Sembilan

01/09/2025

40

Bab 40 Empat Puluh

03/09/2025