Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya

Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya

Ayu Lestari

5.0
Komentar
302
Penayangan
30
Bab

Zaireen dan Elvano telah menikah selama dua tahun. Elvano, tanpa banyak pertimbangan, membawa seluruh keluarganya tinggal di rumah milik Zaireen-rumah megah peninggalan ayahnya, seorang pengusaha laundry sukses yang kini telah tiada. Awalnya, keluarga Elvano bersikap manis. Mereka memperlakukan Zaireen seolah-olah dia adalah permata yang pantas dijaga. Tapi semua itu hanya bertahan di awal. Seiring waktu, senyum manis berubah menjadi sindiran halus, perhatian berganti menjadi tuntutan, dan perlahan Zaireen tak lagi merasa memiliki tempat di rumahnya sendiri. Yang paling menghancurkan, adalah saat Zaireen mengetahui kebenaran yang selama ini ia tolak untuk percaya: Elvano berselingkuh. Dan lebih menyakitkan lagi, keluarganya tahu-dan mereka mendukungnya. Mereka menyalahkan Zaireen, meremehkannya, seolah pengkhianatan itu bisa dibenarkan. Kini, Zaireen berdiri di ambang dua pilihan: Apakah ia akan tetap bertahan, menelan semua luka demi cinta yang sudah usang? Ataukah ia akan membalas dengan cara paling elegan-dengan diam, ketegasan, dan kehancuran yang pelan tapi pasti? Karena kali ini, Zaireen tidak akan menangis lagi.

Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya Bab 1 kini terasa seperti sebuah penjara

Zaireen menatap kosong ke luar jendela kamar tidur yang luas, matanya tertuju pada cahaya lembut matahari yang masuk lewat celah tirai. Rumah yang dulunya terasa hangat, penuh tawa dan cinta, kini terasa seperti sebuah penjara mewah yang menyembunyikan kebohongan di balik setiap sudutnya.

Dua tahun yang lalu, saat ia mengucapkan janji setia di altar bersama Elvano, ia tak pernah membayangkan akan berada di sini. Pada saat itu, semua terasa sempurna. Keluarga Elvano, meskipun lebih besar dan lebih kaya daripada keluarganya sendiri, bersikap baik dan penuh perhatian. Mereka selalu memujinya, seolah-olah Zaireen adalah berkat yang jatuh dari langit, membawa kebahagiaan bagi keluarga mereka. Ia merasa dihargai, merasa diterima.

Namun, semakin lama ia hidup bersama mereka, semakin jelas bahwa semuanya hanyalah ilusi. Kebaikan yang tampak pada awalnya, berubah menjadi tuntutan, menjadi harapan yang tak pernah bisa ia penuhi. Terutama setelah keluarga Elvano pindah ke rumah besar miliknya. Semua itu terjadi begitu cepat, seolah-olah mereka menunggu kesempatan untuk menguasai hidupnya. Bahkan Elvano, suaminya, yang dulu tampak begitu penuh cinta, mulai berubah.

Zaireen menghela napas panjang, merasakan dada yang sesak. Apa yang salah dengan hidupnya? Apa yang salah dengan pernikahannya? Kenapa cinta yang dulu mengikatnya pada Elvano kini terasa seperti belenggu yang semakin menyakiti?

Hari-hari mereka yang dulu penuh dengan kebahagiaan kini terisi dengan keheningan yang mengganggu. Tidak ada lagi tawa bahagia yang mewarnai percakapan mereka. Zaireen sering kali menemukan dirinya duduk dalam kesunyian, memandangi Elvano yang sibuk dengan pekerjaan dan keluarganya. Ada jarak yang tak bisa dijelaskan di antara mereka. Sepertinya ia sudah tidak lagi mengenal pria yang dulu pernah ia cintai dengan sepenuh hati.

Saat Zaireen melangkah ke ruang makan, ia menemukan keluarga Elvano duduk mengelilingi meja besar, berbicara dengan nada yang jauh lebih tinggi dari yang biasa ia dengar. Pandangan mereka seolah-olah mengabaikan keberadaannya. Dulu, ia merasa bangga bisa memiliki rumah yang besar ini, bisa menyediakan tempat yang nyaman bagi keluarga suaminya. Tetapi sekarang, rumah ini hanya mengingatkannya pada ketidakbahagiaan yang terpendam.

"Zaireen, kenapa kamu terlihat murung?" tanya Ibunda Elvano, dengan senyum manis yang sudah tidak bisa menutupi ketidakpedulian yang jelas terlihat di matanya. "Sudah lama kamu tidak bergabung dengan kami, sepertinya kamu mulai menjauh."

Zaireen menahan diri untuk tidak menjawab dengan nada yang penuh kepahitan. Tidak mudah untuk menyampaikan perasaannya kepada wanita yang selalu memandang rendah dirinya, yang selalu membandingkannya dengan saudara-saudara Elvano yang lebih sempurna menurut pandangan mereka.

Ia tersenyum tipis, berusaha menyembunyikan kepedihan yang sedang menggerogoti hatinya. "Aku baik-baik saja, Bu," jawabnya datar. "Hanya sedikit lelah."

Ia tidak tahu kapan tepatnya hubungan mereka berubah. Dulu, saat ia masih tinggal bersama orang tuanya, segala sesuatunya terasa lebih sederhana. Cinta mereka terasa murni, tidak tercemar oleh intrik atau harapan yang tidak realistis. Tetapi sekarang, setiap langkah yang ia ambil terasa seperti menari di atas tali yang tipis, dengan bahaya di bawahnya menunggu untuk menariknya ke dalam jurang.

Setiap kali Zaireen mencoba berbicara dengan Elvano, selalu ada sesuatu yang menghalanginya. Pekerjaan, keluarga, atau hanya kebisuan yang mengalir begitu deras di antara mereka. Bahkan malam-malam yang seharusnya dipenuhi kehangatan kini terasa kosong. Zaireen mulai merasa seperti bayangan dalam hidup Elvano, bukan lagi sebagai wanita yang dulu ia cintai, melainkan hanya sebagai bagian dari rutinitas yang harus dipenuhi.

Puncaknya datang beberapa hari yang lalu. Zaireen secara tidak sengaja menemukan pesan-pesan yang sangat tidak pantas di ponsel Elvano. Tertulis dengan jelas, kata-kata mesra antara Elvano dan seorang wanita yang bukan dirinya. Ia merasa dunia ini seakan runtuh di bawah kakinya. Tidak mungkin, pikirnya. Tidak mungkin suaminya-pria yang ia nikahi dengan penuh harapan-akan berbuat seperti ini padanya.

Bahkan yang lebih menyakitkan adalah kenyataan bahwa keluarganya tahu. Mereka semua tahu tentang perselingkuhan ini dan bukannya mendukungnya, mereka malah membela Elvano. Mereka berkata bahwa itu hanya sebuah kesalahan kecil, sebuah godaan yang bisa dimaklumi. Seolah-olah pengkhianatan itu bisa dimaafkan begitu saja.

Zaireen merasa dikhianati oleh orang-orang yang seharusnya menjadi pelindungnya. Keluarga Elvano yang dulu memujinya, yang dulu menganggapnya sebagai anggota keluarga yang berharga, kini menatapnya dengan pandangan yang penuh kekhawatiran. Mereka khawatir tentang reputasi keluarga mereka, bukan tentang perasaannya. Mereka lebih peduli bagaimana menjaga citra mereka, bukan bagaimana memperbaiki hubungan yang rusak.

"Zaireen, kenapa kamu tidak mengatakan apa-apa?" suara Elvano tiba-tiba terdengar di belakangnya, menginterupsi lamunannya. Zaireen menoleh, melihat suaminya berdiri di ambang pintu, tatapan penuh kekhawatiran.

"Ada apa dengan kamu? Aku merasa seperti kamu semakin menjauh."

Zaireen menghela napas, merasa seperti ada sesuatu yang mengikatnya di tempat ini. Ia ingin berteriak, ingin meluapkan semua perasaannya yang tertahan, tetapi ia hanya bisa terdiam. Ia tahu jawabannya, tapi kata-kata itu begitu sulit untuk diucapkan.

"Saya hanya lelah, Elvano," jawabnya perlahan, suaranya hampir tak terdengar. "Lelah dengan semuanya."

Elvano mendekat, mencoba meraih tangannya. "Jangan seperti ini. Kita bisa menyelesaikannya bersama-sama."

Zaireen menatap tangan Elvano yang kini berada di hadapannya, namun tidak merasakannya. Tangan itu yang dulu terasa penuh kasih, kini hanya terasa dingin dan penuh kebohongan.

"Saya sudah tidak tahu lagi apa yang harus kita selesaikan, Elvano," jawab Zaireen dengan suara yang lebih tegas, meskipun hatinya terasa hancur. "Semua ini sudah terlalu jauh."

Elvano terdiam, wajahnya berubah menjadi penuh kekhawatiran. "Apa maksudmu?"

Zaireen menatap suaminya dengan mata yang penuh kepedihan, dan untuk pertama kalinya, ia merasa tidak ada yang tersisa dari pria yang dulu ia cintai. "Aku tahu tentang semuanya, Elvano. Tentang wanita itu."

Elvano terkejut, matanya membulat. "Zaireen, aku-"

"Jangan!" Zaireen memotong kata-kata Elvano. "Jangan coba alibi lagi. Keluargamu tahu tentang ini, kan? Semua orang tahu dan kalian malah berpihak padanya. Jadi, jangan coba berpura-pura seperti ini lagi. Aku sudah cukup terluka."

Ia berbalik dan berjalan menuju pintu, namun sebelum melangkah keluar, ia sempat menolehkan kepala. "Aku tidak tahu bagaimana kita bisa kembali ke titik yang benar, Elvano. Tapi aku tahu satu hal-semua yang kita miliki kini, sudah hilang."

Dengan langkah yang mantap, Zaireen meninggalkan ruangan itu, dan untuk pertama kalinya, ia merasa sedikit lebih bebas, meskipun hati itu masih penuh dengan pertanyaan yang tak terjawab.

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Ayu Lestari

Selebihnya
Kau Hancurkan Persahabatan Kita

Kau Hancurkan Persahabatan Kita

Romantis

5.0

Karena Ketidaksengajaan, Mereka Harus Menikah Karena satu malam penuh emosi dan kelalaian, dua sahabat masa kecil dipaksa masuk dalam pernikahan yang tak pernah mereka inginkan. Lysandro Evander Wicaksana, pria muda tampan pewaris kerajaan bisnis teknologi, tanpa sengaja meninggalkan benih di rahim sahabatnya sendiri, Callista Rayendra-gadis cerdas, kuat, dan selalu menjadi tempat pulang paling nyaman bagi Lysandro sejak mereka kecil. Persahabatan yang mereka rawat selama bertahun-tahun kini terancam hancur oleh satu kesalahan fatal. Saat mendengar Callista mengandung anaknya, Lysandro tidak langsung menawarkan tanggung jawab. Sebaliknya, dengan hati penuh kekacauan dan otak yang dikuasai panik, dia justru memintanya untuk menggugurkan kandungan itu. Bagi Callista, permintaan itu adalah tamparan paling menyakitkan dalam hidupnya. Dia menolak. Dia memilih pergi. Dia memilih mempertahankan kehidupan kecil yang tumbuh dalam dirinya, meski harus kehilangan satu-satunya sahabat yang ia percaya seumur hidupnya. Namun, dunia tak semudah itu melepaskan mereka. Lysandro kembali-dengan syarat. Ia bersedia menikahi Callista, tapi pernikahan mereka harus menjadi rahasia, terutama dari Elowen, kekasih yang sudah bertahun-tahun bersamanya. Elowen, perempuan ambisius yang menjadi simbol kesempurnaan dalam dunia Lysandro, tak boleh tahu bahwa pria yang dicintainya kini sudah menjadi suami sah dari perempuan lain. Kini, mereka hidup dalam bayang-bayang rahasia dan masa lalu yang berantakan. Apakah Lysandro benar-benar akan bertanggung jawab? Atau apakah Callista hanya akan menjadi bayangan dalam kehidupan ganda pria yang dulu ia sebut sahabat? Dan ketika Elowen akhirnya mengetahui segalanya, siapa yang akan kehilangan... dan siapa yang akan terluka paling dalam?

Buku serupa

Bosku Kenikmatanku

Bosku Kenikmatanku

Juliana
5.0

Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan "Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih.. " Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang " Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya... " Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya... " Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku " Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu " Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya " Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu " Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku " Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku " Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed. Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu " Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya Menantu Yang Diusir Keluarga Suaminya Ayu Lestari Romantis
“Zaireen dan Elvano telah menikah selama dua tahun. Elvano, tanpa banyak pertimbangan, membawa seluruh keluarganya tinggal di rumah milik Zaireen-rumah megah peninggalan ayahnya, seorang pengusaha laundry sukses yang kini telah tiada. Awalnya, keluarga Elvano bersikap manis. Mereka memperlakukan Zaireen seolah-olah dia adalah permata yang pantas dijaga. Tapi semua itu hanya bertahan di awal. Seiring waktu, senyum manis berubah menjadi sindiran halus, perhatian berganti menjadi tuntutan, dan perlahan Zaireen tak lagi merasa memiliki tempat di rumahnya sendiri. Yang paling menghancurkan, adalah saat Zaireen mengetahui kebenaran yang selama ini ia tolak untuk percaya: Elvano berselingkuh. Dan lebih menyakitkan lagi, keluarganya tahu-dan mereka mendukungnya. Mereka menyalahkan Zaireen, meremehkannya, seolah pengkhianatan itu bisa dibenarkan. Kini, Zaireen berdiri di ambang dua pilihan: Apakah ia akan tetap bertahan, menelan semua luka demi cinta yang sudah usang? Ataukah ia akan membalas dengan cara paling elegan-dengan diam, ketegasan, dan kehancuran yang pelan tapi pasti? Karena kali ini, Zaireen tidak akan menangis lagi.”
1

Bab 1 kini terasa seperti sebuah penjara

09/04/2025

2

Bab 2 mengunci dirinya

09/04/2025

3

Bab 3 hidupnya akan kembali bangkit

09/04/2025

4

Bab 4 menjadi tempat pelarian

09/04/2025

5

Bab 5 membuatnya merasa nyaman

09/04/2025

6

Bab 6 Beritahu aku apa yang sebenarnya terjadi

09/04/2025

7

Bab 7 harapan kini terlihat lebih keras

09/04/2025

8

Bab 8 tak bisa ia lepaskan

09/04/2025

9

Bab 9 pertemuannya

09/04/2025

10

Bab 10 setiap informasi yang digali

09/04/2025

11

Bab 11 Rasa cemas

09/04/2025

12

Bab 12 Mengguncang Dunia

09/04/2025

13

Bab 13 sepenuhnya sadar akan konsekuensi

09/04/2025

14

Bab 14 penuh dengan kejutan

09/04/2025

15

Bab 15 tak terbayangkan

09/04/2025

16

Bab 16 Bukan sebagai mantan istri siapa pun

09/04/2025

17

Bab 17 lampu menyilaukan

09/04/2025

18

Bab 18 dengan bukti kejahatannya

09/04/2025

19

Bab 19 Warisan Luka

09/04/2025

20

Bab 20 Pengakuan yang Terlambat

09/04/2025

21

Bab 21 telah ditinggalkan

09/04/2025

22

Bab 22 sebuah rahasia

09/04/2025

23

Bab 23 Surat dari Rafka

09/04/2025

24

Bab 24 Cermin Kedua

09/04/2025

25

Bab 25 tak mampu menandingi

09/04/2025

26

Bab 26 Hari pengukuhan

09/04/2025

27

Bab 27 seseorang yang tahu persis

09/04/2025

28

Bab 28 Belum Selesai

09/04/2025

29

Bab 29 mengaku sebagai ibu kandungnya

09/04/2025

30

Bab 30 Dia tak akan kembali

09/04/2025