Perjodohan Tidak Diinginkan

Perjodohan Tidak Diinginkan

Lukman

5.0
Komentar
614
Penayangan
36
Bab

Dijodohkan dengan pria yang berstatus sebagai suami orang? Bagaimana rasanya? Pasti campuran antara terkejut, bingung, dan tidak percaya. Itulah yang dialami oleh Nadira, seorang gadis berusia 22 tahun, ketika keluarganya memaksanya menikah dengan seorang pria bernama Adrian. Adrian, pria tampan dan berkarisma yang dikenal sebagai pengusaha sukses di kota, ternyata sudah menikah dengan seorang wanita bernama Rania. Namun, perjodohan ini bukan tanpa alasan. Kakek Adrian percaya bahwa hanya Nadira yang bisa menyelamatkan keluarga mereka dari kehancuran akibat rahasia besar yang disembunyikan Rania. Mampukah Nadira menjalani kehidupan pernikahan yang rumit ini? Bagaimana reaksi Rania saat mengetahui keberadaan istri kedua? Akankah Adrian mencintai Nadira atau justru tetap setia pada Rania?

Perjodohan Tidak Diinginkan Bab 1 Konflik dengan Rania

Nadira duduk di ruang keluarga dengan gelisah. Kalimat yang baru saja keluar dari mulut ayahnya membuat kepalanya pening. Dia menatap kedua orang tuanya dengan ekspresi campuran antara marah dan tidak percaya.

"Ayah, tolong katakan ini lelucon," ucap Nadira dengan suara bergetar.

Ayahnya, seorang pria berusia lima puluhan dengan wajah penuh kerutan karena kerja keras, menghela napas panjang. "Nadira, ini keputusan terbaik untukmu. Keluarga Adrian memiliki pengaruh besar, dan Kakeknya meminta perjodohan ini secara langsung."

"Tapi dia sudah menikah, Yah! Bagaimana mungkin aku harus menikah dengan pria yang sudah punya istri?"

Ibunya, yang sejak tadi diam, mencoba menenangkan. "Nak, ini bukan pernikahan seperti yang kau bayangkan. Istri pertama Adrian, Rania, tidak bisa memberikan keturunan. Keluarga mereka membutuhkan seseorang yang bisa menjadi ibu dari anak-anak Adrian. Itulah kenapa mereka memilihmu."

Nadira merasa dikhianati. "Jadi aku hanya dianggap alat? Aku bukan manusia yang punya mimpi, perasaan?"

"Nadira!" Ayahnya menatapnya tajam. "Kakek Adrian sudah menyelamatkan usaha kita dari kebangkrutan. Kalau bukan karena dia, kau mungkin tidak akan punya tempat tinggal sekarang. Ini waktunya kita membalas budi."

Nadira berdiri, tangannya mengepal di sisi tubuhnya. "Tapi, Ayah, ini bukan caranya. Aku tidak ingin hidup dalam bayang-bayang wanita lain, menjadi istri kedua tanpa cinta."

"Kadang hidup tidak berjalan sesuai keinginan kita, Nak," jawab ibunya lembut, matanya penuh harap. "Tolong pikirkan ini baik-baik. Ini demi keluarga kita."

Nadira tidak menjawab. Dia berlari ke kamarnya, air mata mengalir deras di pipinya.

Hari pertemuan dengan Adrian tiba lebih cepat dari yang Nadira harapkan. Dia dipaksa mengenakan gaun formal dan dibawa ke sebuah restoran mewah tempat keluarga Adrian menunggu.

Ketika dia masuk, tatapan dingin seorang wanita cantik dengan pakaian elegan menyambutnya. Itu Rania, istri pertama Adrian. Di sebelahnya, seorang pria dengan wajah tegas dan postur tinggi berdiri. Itulah Adrian.

"Ini Nadira?" tanya Rania dengan nada sarkastik, matanya menelusuri Nadira dari ujung kepala hingga kaki. "Dia terlihat seperti anak-anak. Kau yakin dia cukup matang untuk peran ini, Kakek?"

"Kau jangan bicara begitu, Rania," Kakek Adrian menyela dengan nada tegas. "Aku tahu apa yang kulakukan. Nadira adalah pilihan yang tepat."

Adrian, yang sejak tadi diam, akhirnya berbicara. Suaranya berat dan penuh otoritas. "Kalau ini keinginan Kakek, aku akan melakukannya. Tapi jangan harap aku akan mencintaimu," katanya, tatapan matanya langsung menusuk ke arah Nadira.

Nadira menelan ludah, mencoba mengendalikan emosinya. "Percayalah, aku tidak ingin berada di sini lebih dari kau menginginkanku di sini."

Rania tertawa kecil, suaranya penuh sindiran. "Bagus. Setidaknya gadis ini tahu tempatnya."

Pernikahan dilangsungkan secara sederhana namun tetap megah sesuai standar keluarga Adrian. Nadira merasa seperti boneka, dipermainkan oleh situasi yang tidak pernah dia minta.

Di hari pertama setelah pernikahan, Nadira mencoba menghindari Adrian. Namun, malam itu, dia mendengar suara langkah kaki mendekat. Adrian berdiri di ambang pintu kamar mereka, wajahnya dingin seperti biasanya.

"Kau bisa tinggal di sini, tapi jangan harap aku akan memperlakukanmu lebih dari seorang tamu," ucap Adrian tajam.

Nadira, yang sedang duduk di tepi ranjang, menatapnya penuh luka. "Aku tidak ingin apa pun darimu, Adrian. Aku hanya menjalankan kewajibanku."

Adrian mendengus, lalu berjalan keluar tanpa sepatah kata lagi.

Hari-hari pertama pernikahan Nadira penuh ketegangan. Rania sering mengawasinya dengan tatapan tajam, seolah mencari celah untuk menyalahkannya.

Suatu hari, Nadira sedang duduk di taman belakang rumah besar mereka ketika Rania mendekatinya.

"Apa yang kau lakukan di sini? Berharap Adrian akan menemanimu?" Rania bertanya, nada suaranya penuh ejekan.

Nadira berdiri, mencoba menjaga ketenangannya. "Aku hanya butuh udara segar."

"Kau pikir aku tidak tahu apa rencanamu?" Rania mendekat, matanya menyala penuh amarah. "Kau ingin merebut Adrian dariku. Tapi dengar ini baik-baik, Nadira. Aku adalah istri pertama, dan aku yang memiliki semua cintanya. Kau tidak lebih dari alat untuk memberikan anak padanya."

Nadira menggeleng, mencoba membela diri. "Aku tidak punya niat seperti itu. Aku tidak pernah ingin berada di sini."

"Bagus. Kalau begitu, tetaplah di tempatmu, jauh dari suamiku!" Rania berkata sebelum pergi, meninggalkan Nadira yang berdiri kaku dengan perasaan hancur.

Konflik baru mulai. Nadira terjebak di antara kewajibannya sebagai istri kedua dan serangan dari Rania yang penuh kecemburuan. Sementara itu, Adrian tetap dingin, mengabaikan keberadaan Nadira meskipun perlahan-lahan mulai melihat ketulusan dalam dirinya. Bagaimana Nadira bertahan? Akankah cinta muncul di tengah kebencian?

Lanjutkan Membaca

Buku lain oleh Lukman

Selebihnya

Buku serupa

Gairah Liar Ayah Mertua

Gairah Liar Ayah Mertua

Gemoy

Aku melihat di selangkangan ayah mertuaku ada yang mulai bergerak dan mengeras. Ayahku sedang mengenakan sarung saat itu. Maka sangat mudah sekali untuk terlihat jelas. Sepertinya ayahku sedang ngaceng. Entah kenapa tiba-tiba aku jadi deg-degan. Aku juga bingung apa yang harus aku lakukan. Untuk menenangkan perasaanku, maka aku mengambil air yang ada di meja. Kulihat ayah tiba-tiba langsung menaruh piringnya. Dia sadar kalo aku tahu apa yang terjadi di selangkangannya. Secara mengejutkan, sesuatu yang tak pernah aku bayangkan terjadi. Ayah langsung bangkit dan memilih duduk di pinggiran kasur. Tangannya juga tiba-tiba meraih tanganku dan membawa ke selangkangannya. Aku benar-benar tidak percaya ayah senekat dan seberani ini. Dia memberi isyarat padaku untuk menggenggam sesuatu yang ada di selangkangannya. Mungkin karena kaget atau aku juga menyimpan hasrat seksual pada ayah, tidak ada penolakan dariku terhadap kelakuan ayahku itu. Aku hanya diam saja sambil menuruti kemauan ayah. Kini aku bisa merasakan bagaimana sesungguhnya ukuran tongkol ayah. Ternyata ukurannya memang seperti yang aku bayangkan. Jauh berbeda dengan milik suamiku. tongkol ayah benar-benar berukuran besar. Baru kali ini aku memegang tongkol sebesar itu. Mungkin ukurannya seperti orang-orang bule. Mungkin karena tak ada penolakan dariku, ayah semakin memberanikan diri. Ia menyingkap sarungnya dan menyuruhku masuk ke dalam sarung itu. Astaga. Ayah semakin berani saja. Kini aku menyentuh langsung tongkol yang sering ada di fantasiku itu. Ukurannya benar-benar membuatku makin bergairah. Aku hanya melihat ke arah ayah dengan pandangan bertanya-tanya: kenapa ayah melakukan ini padaku?

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Perjodohan Tidak Diinginkan Perjodohan Tidak Diinginkan Lukman Romantis
“Dijodohkan dengan pria yang berstatus sebagai suami orang? Bagaimana rasanya? Pasti campuran antara terkejut, bingung, dan tidak percaya. Itulah yang dialami oleh Nadira, seorang gadis berusia 22 tahun, ketika keluarganya memaksanya menikah dengan seorang pria bernama Adrian. Adrian, pria tampan dan berkarisma yang dikenal sebagai pengusaha sukses di kota, ternyata sudah menikah dengan seorang wanita bernama Rania. Namun, perjodohan ini bukan tanpa alasan. Kakek Adrian percaya bahwa hanya Nadira yang bisa menyelamatkan keluarga mereka dari kehancuran akibat rahasia besar yang disembunyikan Rania. Mampukah Nadira menjalani kehidupan pernikahan yang rumit ini? Bagaimana reaksi Rania saat mengetahui keberadaan istri kedua? Akankah Adrian mencintai Nadira atau justru tetap setia pada Rania?”
1

Bab 1 Konflik dengan Rania

04/12/2024

2

Bab 2 Hari-hari setelah pernikahan

04/12/2024

3

Bab 3 matahari bersinar cerah

04/12/2024

4

Bab 4 Tekanan Keluarga

04/12/2024

5

Bab 5 Ketegangan yang Semakin Memuncak

04/12/2024

6

Bab 6 Rania Membalas Dendam

04/12/2024

7

Bab 7 merenung sejenak sambil memandang keluar jendela

04/12/2024

8

Bab 8 Setelah kejadian tadi malam

04/12/2024

9

Bab 9 Perjalanan yang Mempertemukan Takdir

04/12/2024

10

Bab 10 Seperti dua dunia yang bertabrakan

04/12/2024

11

Bab 11 Dilema yang Menghimpit

04/12/2024

12

Bab 12 Teringat bagaimana Rania hadir dalam hidupnya

04/12/2024

13

Bab 13 Hening malam semakin terasa menekan

04/12/2024

14

Bab 14 Sebuah Kehidupan Baru

04/12/2024

15

Bab 15 Adrian memutuskan untuk memberi tahu kakeknya

04/12/2024

16

Bab 16 Keterbukaan yang Membebani

04/12/2024

17

Bab 17 Nadira adalah istri keduanya

04/12/2024

18

Bab 18 mulai merasa kehilangan arah

04/12/2024

19

Bab 19 Nadira Ngidam

04/12/2024

20

Bab 20 menikmati makan malam yang telah disiapkan

04/12/2024

21

Bab 21 Pergulatan dalam Hati

04/12/2024

22

Bab 22 Ujian Berat yang Tak Terhindarkan

04/12/2024

23

Bab 23 Harapan yang Perlahan Tumbuh

04/12/2024

24

Bab 24 Di Tengah Pertaruhan Hati

04/12/2024

25

Bab 25 wajahnya tampak tenang meski ada bayangan kesedihan

04/12/2024

26

Bab 26 Kehamilan Nadira menjadi pusat perhatian

04/12/2024

27

Bab 27 sesuatu yang bahkan belum pernah terlintas

04/12/2024

28

Bab 28 Adrian mencoba menjalankan perannya

04/12/2024

29

Bab 29 Menyatukan Hati yang Terluka

04/12/2024

30

Bab 30 Menguatkan Ikatan dalam Kebersamaan

04/12/2024

31

Bab 31 Keajaiban yang Mulai Menyatukan

04/12/2024

32

Bab 32 Kebahagiaan di Tengah Kerumitan

04/12/2024

33

Bab 33 Kehidupan yang Mulai Seimbang

04/12/2024

34

Bab 34 Nadira menunjukkan perbaikan

04/12/2024

35

Bab 35 Nadira bangun dengan rasa mual yang hebat

04/12/2024

36

Bab 36 membuat keputusan yang sulit

04/12/2024