icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Mantan Suamiku

Mantan Suamiku

Tidak ada yang lebih sulit dari pada jatuh cinta kepada orang yang pernah bersumpah di hadapan Tuhan akan saling mencintai selamanya, tapi Aurora harus menjalani kenyataan pahit. Dia yang disebut sebagai 'mantan suami' menceraikannya dua tahun lalu dan sekarang mereka kembali bertemu.  'Mantan suami' memiliki rencana lain untuk Aurora. Ya, dia ingin kembali memiliki wanita itu seutuhnya dengan berbagai cara licik agar bisa menaklukan hati sang Kekasih. "Aku mencintaimu, Aurora."  Suara Henry terdengar berat, seiring gerakan tubuhnya yang masuk kian dalam. Menelusup jauh membagi kehangatan sekaligus dengan tamak mereguk kenikmatan bercinta. Mereka berdua berpeluh keringat disertai debur ombak yang bergulung-gulung. Perlahan meniti satu persatu anak tangga kenikmatan yang mereka ciptakan bersama. Berbagi cinta dalam helaan napas, mendesah dalam setiap tetes keringat yang berbaur, menyerap dengan tamak intisari tubuh satu sama lain. Erangan Aurora begitu nyata, senyata perasaan melayang Henry mendapati dahsyatnya gelombang gairah yang menerpa dirinya. Menyulut setiap jengkal sel di sebagian tubuh lelaki itu dengan api kenikmatan yang berkobar, menyebar hingga ke seluruh tubuh.  Darah dalam dirinya seakan menggelegak oleh kobaran gairah yang menyala-nyala, setiap sel dalam tubuhnya menjerit kegirangan merasakan penyatuan dua kutub manusia yang berbeda dan ketika puncak itu akan diraih, tanpa sadar keduanya bergerak semakin cepat.   
Beautiful ESCAPE

Beautiful ESCAPE

||Follow sebelum baca|| Melihat pembunuhan dengan mata kepalanya sendiri, Louisa Gonzales menyesali rasa penasarannya. Ia membuka kamar yang tidak seharusnya ia buka dan melihat kegiatan pembunuhan yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Wanita 24 tahun itu harus berurusan dengan gangster asal Italia yang menginap di hotel tempatnya bekerja. Ia juga harus menggali jati dirinya yang sudah lama ia kubur. Louisa harus menjadi pengikut setia Dominic Theodoretti, Pimpinan mafia yang semakin memanfaatkan dirinya karena ia mengetahui kalau Louisa mantan hacker. Hingga pertengkaran hebat antara Louisa dan Dominic membawa mereka terjebak di Sisilia yang membuat Louisa berurusan dengan mafia yang lebih kejam daripada Dominic. ----- "Sekarang coba pikirkan tentang kita," ucap Louisa. "Kita?" tanya Dominic. Pria itu tersenyum miring. "Aku terjebak di sini karena kau mengejarku!" desis Louisa. "Aku terjebak di sini juga karena kau berlari ke sini," jelas Dominic. "Sialan! Berhenti berdebat dan pikirkan sesuatu! Aku ingin keluar dari sini!" seru Louisa. "Apa kau tahu sebesar apa aku ingin membunuhmu?" Pria itu mulai kesal. "Aku tahu! Kau membunuh semuanya. Hanya aku yang tersisa sekarang!" teriak Louisa. Wanita itu mulai frustrasi. "Your baby breathe inside me, Dominic." Louisa menahan napasnya. "Kalau kau membunuhku, kau juga membunuh darah dagingmu sendiri." Dominic terdiam. Pria itu masih tidak bisa mengerti apa yang dikatakan Louisa. "Aku tidak suka cara bercandamu Louisa." Dominic menatap Louisa tajam. "Bercanda? Kau pikir aku ini wanita macam apa yang tega bercanda dengan kebenaran anaknya?" Louisa menarik tangan Dominic dan mengarahkannya ke perutnya. "Hidup dan matiku bersamanya Dominic. Sisahnya terserah padamu." Louisa melemparkan pistol yang ada ditangannya. Dia menyerah. Ini semua diluar kemampuannya. "Misi kejahatanmu mengalahkan aku Dominic. Aku selesai sampai di sini," terang Louisa. "Kita jalankan misimu. Beautiful Escape."
Meninggalkan Pengkhianatan Maut, Merangkul Kehidupan Baru

Meninggalkan Pengkhianatan Maut, Merangkul Kehidupan Baru

Tunanganku, Bramanta, dan aku sudah bersama selama sepuluh tahun. Aku berdiri di altar kapel yang kurancang sendiri, menunggu untuk menikahi pria yang telah menjadi duniaku sejak SMA. Tapi ketika wedding planner kami, Hana, yang juga menjadi penghulu, menatapnya dan bertanya, "Bramanta Wijoyo, maukah kau menikah denganku?" dia tidak tertawa. Dia menatap Hana dengan tatapan cinta yang sudah bertahun-tahun tidak kulihat, lalu berkata, "Aku bersedia." Dia meninggalkanku sendirian di altar. Alasannya? Hana, wanita selingkuhannya itu, konon sedang sekarat karena tumor otak. Dia kemudian memaksaku mendonorkan darah langkaku untuk menyelamatkannya, menyuruh orang menyuntik mati kucing kesayanganku untuk menuruti kemauan kejamnya, dan bahkan membiarkanku tenggelam, berenang melewatiku begitu saja untuk menarik Hana dari air lebih dulu. Terakhir kali dia membiarkanku mati adalah saat aku tercekik di lantai dapur, mengalami syok anafilaksis karena kacang yang sengaja Hana masukkan ke dalam makananku. Dia lebih memilih membawa Hana ke rumah sakit karena kejang palsu daripada menyelamatkan nyawaku. Aku akhirnya mengerti. Dia tidak hanya mengkhianatiku; dia rela membunuhku demi wanita itu. Saat aku terbaring sendirian di rumah sakit, ayahku menelepon dengan usulan gila: pernikahan kontrak dengan Arga Hadinata, seorang CEO teknologi yang tertutup dan sangat berkuasa. Hatiku sudah mati, hampa. Cinta hanyalah kebohongan. Jadi ketika ayah bertanya apakah penggantian pengantin pria diperlukan, aku mendengar diriku berkata, "Ya. Aku akan menikah dengannya."