icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Brave Heart

Brave Heart

Seruni Arkadewi merasa dunianya runtuh satu persatu, saat sebuah kecelakaan merenggut kesempurnaan indrawinya. Kedua kakinya yang sebelumnya kuat dan lincah, kini menjadi timpang. Dan ternyata kemalangannya bukan hanya itu saja. Dimulai dari penghianatan kekasih dan sahabatnya yang menjalin hubungan di belakangnya, hingga desakan ayah tirinya yang ingin menikahkannya dengan seorang bandot tua karena harta. Muak dengan stigma bahwa takdir seorang wanita adalah di dapur, di sumur dan di kasur, Seruni minggat dari desanya. Ia ingin membuktikan bahwa seorang wanita dengan segala keterbatasan fisiknya, mampu berdiri di atas kakinya sendiri jikalau mau berusaha. Sementara itu, Antonio Brata Kesuma--sang anak sultan klan Brata Kesuma, paling tidak bisa mentolerir segala bentuk ketidaksempurnaan. Baginya semua yang cacat, tidak akan masuk hitungan. Baik itu berupa barang, ataupun orang. "Saya tidak minta dikasihani. Yang saya pinta hanya satu. Jangan menjadikan ketidaksempurnaan saya sebagai alasan untuk menjegal semua impian-impian saya. Saya memang cacat, tapi saya tidak bodoh. Saya mohon, izinkan saya berjuang." -Seruni Arkadewi- "Kamu itu selemah-lemahnya manusia. Sudah cacat, perempuan lagi. Sudahlah, terima takdirmu dan diam saja di rumah. Jangan mempersulit diri sendiri. Dunia ini keras. Ketahuilah, tekad tanpa amunisi, itu artinya bunuh diri. -Antonio Brata Kesuma-
Mantan Suamiku

Mantan Suamiku

Tidak ada yang lebih sulit dari pada jatuh cinta kepada orang yang pernah bersumpah di hadapan Tuhan akan saling mencintai selamanya, tapi Aurora harus menjalani kenyataan pahit. Dia yang disebut sebagai 'mantan suami' menceraikannya dua tahun lalu dan sekarang mereka kembali bertemu.  'Mantan suami' memiliki rencana lain untuk Aurora. Ya, dia ingin kembali memiliki wanita itu seutuhnya dengan berbagai cara licik agar bisa menaklukan hati sang Kekasih. "Aku mencintaimu, Aurora."  Suara Henry terdengar berat, seiring gerakan tubuhnya yang masuk kian dalam. Menelusup jauh membagi kehangatan sekaligus dengan tamak mereguk kenikmatan bercinta. Mereka berdua berpeluh keringat disertai debur ombak yang bergulung-gulung. Perlahan meniti satu persatu anak tangga kenikmatan yang mereka ciptakan bersama. Berbagi cinta dalam helaan napas, mendesah dalam setiap tetes keringat yang berbaur, menyerap dengan tamak intisari tubuh satu sama lain. Erangan Aurora begitu nyata, senyata perasaan melayang Henry mendapati dahsyatnya gelombang gairah yang menerpa dirinya. Menyulut setiap jengkal sel di sebagian tubuh lelaki itu dengan api kenikmatan yang berkobar, menyebar hingga ke seluruh tubuh.  Darah dalam dirinya seakan menggelegak oleh kobaran gairah yang menyala-nyala, setiap sel dalam tubuhnya menjerit kegirangan merasakan penyatuan dua kutub manusia yang berbeda dan ketika puncak itu akan diraih, tanpa sadar keduanya bergerak semakin cepat.   
Beautiful ESCAPE

Beautiful ESCAPE

||Follow sebelum baca|| Melihat pembunuhan dengan mata kepalanya sendiri, Louisa Gonzales menyesali rasa penasarannya. Ia membuka kamar yang tidak seharusnya ia buka dan melihat kegiatan pembunuhan yang seharusnya tidak pernah ia lihat. Wanita 24 tahun itu harus berurusan dengan gangster asal Italia yang menginap di hotel tempatnya bekerja. Ia juga harus menggali jati dirinya yang sudah lama ia kubur. Louisa harus menjadi pengikut setia Dominic Theodoretti, Pimpinan mafia yang semakin memanfaatkan dirinya karena ia mengetahui kalau Louisa mantan hacker. Hingga pertengkaran hebat antara Louisa dan Dominic membawa mereka terjebak di Sisilia yang membuat Louisa berurusan dengan mafia yang lebih kejam daripada Dominic. ----- "Sekarang coba pikirkan tentang kita," ucap Louisa. "Kita?" tanya Dominic. Pria itu tersenyum miring. "Aku terjebak di sini karena kau mengejarku!" desis Louisa. "Aku terjebak di sini juga karena kau berlari ke sini," jelas Dominic. "Sialan! Berhenti berdebat dan pikirkan sesuatu! Aku ingin keluar dari sini!" seru Louisa. "Apa kau tahu sebesar apa aku ingin membunuhmu?" Pria itu mulai kesal. "Aku tahu! Kau membunuh semuanya. Hanya aku yang tersisa sekarang!" teriak Louisa. Wanita itu mulai frustrasi. "Your baby breathe inside me, Dominic." Louisa menahan napasnya. "Kalau kau membunuhku, kau juga membunuh darah dagingmu sendiri." Dominic terdiam. Pria itu masih tidak bisa mengerti apa yang dikatakan Louisa. "Aku tidak suka cara bercandamu Louisa." Dominic menatap Louisa tajam. "Bercanda? Kau pikir aku ini wanita macam apa yang tega bercanda dengan kebenaran anaknya?" Louisa menarik tangan Dominic dan mengarahkannya ke perutnya. "Hidup dan matiku bersamanya Dominic. Sisahnya terserah padamu." Louisa melemparkan pistol yang ada ditangannya. Dia menyerah. Ini semua diluar kemampuannya. "Misi kejahatanmu mengalahkan aku Dominic. Aku selesai sampai di sini," terang Louisa. "Kita jalankan misimu. Beautiful Escape."