icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Benci dan Cinta Tak Bisa Dipisahkan

Benci dan Cinta Tak Bisa Dipisahkan

Hidupnya selalu penuh kejutan, dan dia hanyalah seorang anak angkat yang tak pernah benar-benar merasa punya tempat. Setelah diputuskan oleh kekasihnya, lalu perjodohan kakaknya ditolak oleh Komandan Rayan Elvard, pria berdarah bangsawan yang terkenal dingin dan tak berperasaan, kini Liora Avanira harus menggantikan posisi itu. Dia tidak menginginkannya, tapi Rayan sendiri yang memilihnya. Bukan karena cinta-melainkan karena sebuah misi rahasia. Namun, semakin lama, rasa penasaran Komandan itu berubah menjadi ketertarikan yang tak bisa dikendalikan. Dia buas. Dia berbahaya. Ketika sebuah perintah dari Laksamana Tertinggi memaksa Rayan untuk menikahi Liora demi menjaga kehormatan keluarga bangsawan, pernikahan tanpa cinta itu berubah menjadi obsesi. Rayan tidak mencintai Liora, tapi dia terobsesi padanya-pada sikap dinginnya, pada tatapan tajamnya yang menolak tunduk, pada bibirnya yang tak pernah tersenyum untuknya. Semakin Liora menjauh, semakin Rayan kehilangan kendali. Bagi Liora, pernikahan itu adalah penjara yang mencekik. Bagi Rayan, itu adalah surga yang memabukkan. Keduanya hidup dalam benturan yang tak berujung-antara misi, kebencian, dan rasa yang tak mau diakui. Namun saat Liora mulai menemukan jejak masa lalunya yang kelam, dia menyadari bahwa nyawanya sedang diincar oleh seseorang yang pernah menghancurkan keluarganya. Dan hanya satu orang yang mampu melindunginya-pria yang juga menjadi sumber penderitaannya sendiri. Bagaimana akhir dari pernikahan yang dipenuhi obsesi, luka, dan rahasia gelap ini?
ARFESO

ARFESO

Seorang perempuan yang jauh dari kasih sayang orang tua secara lengkap bertemu dengan lelaki yang awalnya dia kira akan mewarnai lembaran kelabu ternyata semakin memberi warna kelabu. Memiliki paras lugu dan polos dengan mata teduh setiap memandang yang mampu membuat orang terpesona dalam sesaat. Waktu silih berganti tanpa henti. Kejadian demi kejadian baik manis maupun pahit telah biasa hadir dalam hidup. Tak selamanya bisa bebas bagaikan burung yang terbang di angkasa terkadang harus ada batas untuk sisi hitam dan putih. "Selamat nona hamil 3 bulan saya harap anda tidak seperti wanita belia lainnya yang memilih jalur lain tanpa pikir panjang akan segala risiko." ucap Sang dokter seraya menuliskan resep. Satu tamparan dari wanita usia senja melayang mulus di pipi wanita belia yang kini sedang berbadan dua dari , "Dasar wanita murahan jadi karena haus kasih sayang kamu jadi kupu - kupu malam?! " " Saya tidak ingat apapun saya hanya ingat mimpi itu saya mohon percayalah." elak sang wanita belia menutupi kenyataan. "Nona dimana calon ayahnya? Apakah sudah bertunangan atau pacaran?" ucap sang suster seraya membantu wanita berbadan dua turun setelah USG. "Gue hamil darah daging loe Ka." ucap sang gadis memberikan lembar 2d hasil batas yang mereka hancurkan. Sang laki tak percaya bahwa batas itu benar dia hancurkan walaupun berawal dari uji coba, "Nggak mungkin itu bukan anak gue. Loe pasti jebak gue jijik sama loe parah." Sang wanita menatap bayi mungil seraya mengelus jemari mungil dihadapannya, "Mata kamu selalu mengingatkan sama dia. Saya ragu untuk menutupi dan melindungimu atau mengungkap dengan segala kemungkinan resiko yang lebih parah." Usai sudah 9 bulan dengan penuh irama dalam dada yang tak menentu. Irama yang setiap langkah sebagai temannya. Hal lebih mengejutkan masih menunggu untuk tahap berikutnya.