icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
closeIcon

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka

Buku Romantis untuk Wanita

Paling laku Berlangsung Tamat
Sakit Ini Lebih Dari yang Kau Pahami

Sakit Ini Lebih Dari yang Kau Pahami

Pada akhirnya, cinta mampu menundukkan bahkan hati yang paling beku sekalipun. Arden Valez-seorang pria yang dikenal tak punya belas kasih, keras, dan penuh luka masa lalu-tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah karena kehadiran seorang perempuan yang dulu ia remehkan. Semua bermula dari kepura-puraan. Dari kebencian yang ia rawat, dari amarah yang ia pelihara, dan dari dendam yang semula ia anggap sebagai pelindung dari rasa sakit. Namun takdir punya cara aneh dalam mengajar manusia. Penyesalan Arden atas dosa-dosa di masa lalunya kini menjadi bayang-bayang yang tak pernah berhenti menghantuinya. Setiap malam, setiap hembus napasnya, selalu dipenuhi ketakutan akan kehilangan satu-satunya hal yang pernah membuatnya merasa hidup- Seren Ayandra. Sejauh apa pun Seren mencoba melarikan diri, sejauh apa pun langkahnya menjauh dari pria yang dulu menghancurkan hidupnya, hatinya selalu kembali ke tempat yang sama: ke pria yang membuatnya mati rasa. Karena entah bagaimana, luka itu justru menjadi jembatan yang mengikat jiwa mereka. Arden-dengan segala kesalahan, keangkuhan, dan amarahnya-adalah badai yang dulu membuat hidup Seren porak-poranda. Namun badai yang sama pula yang kini memberinya arah untuk kembali pulang. Bahkan ketika raganya mungkin telah hancur, bahkan ketika dunia tak lagi berpihak pada mereka, jiwa Seren akan selalu menemukan jalannya kembali menuju pria itu. Ke dalam dada yang dulu membakarnya habis-habisan, tapi kini menjadi satu-satunya tempat di mana ia merasa aman. Dua jiwa yang bertolak belakang, dipertemukan semesta bukan untuk saling melengkapi-melainkan untuk saling menyembuhkan. Arden yang menolak takdir, dan Seren yang pasrah pada kepedihan hidupnya, dipaksa waktu untuk menua bersama dalam keterikatan yang tak dapat dijelaskan. Cinta mereka lahir dari kehancuran, tumbuh dari luka, dan bertahan di antara rasa bersalah serta pengampunan. Namun pada akhirnya, mungkin itulah bentuk cinta yang paling murni- Cinta yang tidak sempurna, tapi nyata.
Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Tubuh Ara gemetar sangat hebat saat kata talak keluar begitu saja dari mulut Revan, suaminya. Mata laki-laki itu memerah sempurna saat ini. Menandakan amarahnya belum kunjung reda. Pertengkaran mereka dipicu kesalahpahaman dan Revan tidak mau mendengar penjelasan Ara terlebih dahulu. "Kamu! Meskipun kaya dan cantik, aku tidak akan sudi menyentuh wanita hina sepertimu. Talak adalah cara terbaik agar aku dijauhkan dari manusia jahat sepertimu! Kamu pasti iri dengan kehamilan Mayang 'kan? Kamu juga iri karena aku belum pernah menyentuhmu sama sekali selama kita menikah!" Revan sangat marah saat ini. "Ma-mas ... itu tidak seperti yang kamu pikirkan. Dengarkanlah penjelasan aku. Aku sama sekali tidak tahu tentang obat itu!" Ara menjerit penuh kesakitan saat mengatakan pada Revan. Semua terjadi begitu saja. Mayang kini terbaring di rumah sakit karena pendarahan hebat. Ara sama sekali tidak tahu dengan obat yang ditemukan di kamar miliknya oleh Revan. Ia bahkan sama sekali belum pernah melihatnya. Botol obat itu sangat asing baginya. "Aku akan mengurus perceraian ini. Aku tidak lagi peduli jika keluargamu mengambil saham dan menarik semua kerja sama itu. Yang pasti kamu akan berurusan dengan polisi dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Rasa iri dan dengki kamu membuat kamu lupa diri. Aku semakin tidak bisa menerima kehadiranmu saat ini. Kamu tahu, Mayang lebih baik dari kamu. Dia yang selalu8 memintaku untuk bersama kamu. Aku jijik saat bersamamu, hanya demi melihat senyum di wajahnya aku terpaksa setuju. Jangan dulu besar kepala saat aku berusaha bersama denganmu!" Revan menyakiti hati Ara dengan kejam. Ara terhuyung ke belakang. Tubuhnya hampir saja roboh jika Bik Ijah tidak membantunya berdiri. Air mata itu terus mengalir deras pada pipi mulusnya. Sungguh, ia tidak pernah menyangka jika Revan mengatakan hal sangat menyakiti hatinya saat ini. Pengorbanannya hanyalah sia-sia saat ini. Lalu, siapakah dalang dibalik keguguran yang dialami oleh Mayang? Akankah Ara kembali memaafkan Revan setelah tahu fakta yang sebenarnya terjadi? Bagaimanakah kehidupan rumah tangga mereka bertiga setelah fakta dan kebenaran itu mendadak muncul?