icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ranjang Panas Hot Daddy

Bab 7 Kekhawatiran Aslan

Jumlah Kata:1192    |    Dirilis Pada: 19/12/2022

terputus. Jalanan kota Jakarta di jam-jam sekarang sangat padat sehin

i karena tidak bisa jalan. Aslan menarik napas panjang seray

mbuat hatinya dibalut rasa rindu akan kehadiran wanita itu. Bahkan suara merdu

slan menyewa kamar hotel itu selama dua hari. Yang awalnya satu hari, A

hanya melakukannya beberapa bulan sekali saat hasrat gairahnya menggebu-gebu

, Aslan hendak menolak. Karena biasanya ia hanya membayar tidak lebih dari lima

Sungguh, ini adalah kali pertamanya menghubungi seseorang yang pernah berhubungan intim den

Ada sedikit rasa cemas seolah takut terjadi sesuatu pa

dak mengangkat telep

*

ahe. Ia merasa sedikit tidak enak badan. Minu

g mengenalnya. Hingga akhirnya saat sampai di warung pun, pemilik wa

anya ibu pemilik warung saa

ramah. "Bu, pesan tempe mendoan satu porsi s

ibu pemilik warung sambil tertawa kecil. "Dud

a duduk di salah satu kursi bersama pelangg

an pamit pulang. Rania hanya jalan kaki karena warung tersebut berada di

ntikan oleh suara seseorang yang memanggil. Sontak Rania menoleh ke belakang. Dirinya terd

a memastikan karena R

itu. "Mas Putra?" panggil Rania menyebutkan nam

ikan mesin motornya tanpa ada keinginan untuk turun. Putra hanya tidak ingin menimbulk

Lama ya nggak p

uk. "Iya, Mas. Kabar aku baik

Sudah lama dirinya tidak melihat wanita itu, kini Rania t

an masuk ke dalam. Takut ada fitnah n

n kepala sejenak. Kedua tangannya bertaut mengingat keadaannya sekara

arangkali kamu mau," tawar Putra lalu menunjukkan pl

nan," tolak Rania halus seraya ikut menunjukka

um. "Ngomong-ngomong, gimana k

nggal dan aku merantau ke Jakar

kamu lanjutin

aku ikutnya full time kerja di restoran. Kalau part time

kamu kerja d

Perancis yang ada

ama Intan sudah nunggu nasi gorengnya. Lanj

, Ma

on kamu nggak?" pinta Pu

tra. Lalu menerimanya. "Boleh, Mas," gu

ya," uc

sama-

galkan halaman rumahnya. Setelah bayangan Putra tidak dapat d

n tempe mendoan dan minuman jahe ke tempatnya masing-masing. Rania pergi ke

kamar. Volume dering yang pelan tidak membuat Rania m

*

nelpon Rania. Entah sudah berapa kali ia menghubungi Rania dan tidak menda

ang terpasang di kedua telinganya. Kakinya mulai mengin

Pantai Mutiara. Aslan menghentikan mobilnya di teras rumah yang menghadap langsung k

ap

n kedua tangannya seolah hendak menyambut kepulangan sang papa dengan pelukan hangat. Aslan

ergi ke restoran

p-siap?" Pandangan Aslan men

udah siap-siap. Aku sudah menunggu

ila. "Baiklah. Kamu tunggu di sini, ya.

la seraya mengan

*

istirahat. Tidak lupa ia mengunci pintu lalu mematikan lampu d

paskan ponsel dari kabel charger. K

lebih dari sepuluh panggilan tidak terjawab. Rania menekan notifikasi tersebut. Ia melihat

masih di

kamu baik-baik saja? Tolong hubung

a tidak ingin membalas pesan itu. Rania tida

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ranjang Panas Hot Daddy
Ranjang Panas Hot Daddy
“Kehidupan Rania hancur dalam satu malam. Ia terpaksa harus menjual keperawanannya demi mendapatkan uang untuk biaya operasi tunangannya-David. Bisnis keluarga David di ambang kehancuran sedangkan David mengalami kecelakaan. Namun, siapa sangka pria yang hendak menikmati keperawanan Rania justru seorang duda anak satu. Hubungan Aslan dengan Rania pun semakin dekat hingga tanpa disadari masing-masing telah memiliki perasaan satu sama lain. Siapa yang akan dipilih oleh Rania di saat rahasia perselingkuhan David pun mulai terungkap? Apakah Rania akan memilih Aslan sedangkan wanita masa lalu Aslan pun ikut kembali?”
1 Bab 1 Kecelakaan2 Bab 2 Jalan Keluar Dari Teman3 Bab 3 Keputusan Yang Harus Dipilih4 Bab 4 Pertemuan Pertama5 Bab 5 Malam Pertama6 Bab 6 Usai Malam Pertama7 Bab 7 Kekhawatiran Aslan8 Bab 8 Keputusan Rania Yang Menyakitkan9 Bab 9 Nama Yang Disebut David10 Bab 10 Rahasia David11 Bab 11 Berita Duka12 Bab 12 Ajakan Menginap13 Bab 13 Rasa Yang Sama14 Bab 14 Hubungan Yang Rumit15 Bab 15 Fakta Yang Mengejutkan16 Bab 16 Perselingkuhan Yang Terbongkar17 Bab 17 Kacau18 Bab 18 Apa Yang Sebenarnya Terjadi Pada Rania 19 Bab 19 Mengambil Kembali20 Bab 20 Sudah Berakhir21 Bab 21 Jawaban Yang Rahasia22 Bab 22 Kekecewaan Rania23 Bab 23 Balas Dendam 24 Bab 24 Aslan Dan Rania25 Bab 25 Kehilangan26 Bab 26 Jatuh Sakit27 Bab 27 Kedatangan Tetangga Julid28 Bab 28 Aslan29 Bab 29 Rasa Penasaran Kayla30 Bab 30 Di Antara Dua Cinta31 Bab 31 Kecemburuan Aslan32 Bab 32 Perasaan Rindu33 Bab 33 Masalah Aslan34 Bab 34 Di antara Dua Pria35 Bab 35 Ajakan Putra36 Bab 36 Kencan 37 Bab 37 Mereka Semakin Dekat38 Bab 38 Kekesalan Rania39 Bab 39 Pertemuan Pertama Dengan Keluarga Aslan40 Bab 40 Rasa Penasaran Terhadap Rania41 Bab 41 Usai Mengantar Aqila42 Bab 42 Bagaimana Mereka Bertemu 43 Bab 43 Masalah Baru Rania44 Bab 44 Tawaran Gila45 Bab 45 Mencoba Mencari Bantuan46 Bab 46 Sulit47 Bab 47 Orang Misterius48 Bab 48 Hutangnya Sudah Terbayarkan49 Bab 49 Sebuah Kebahagiaan Kecil50 Bab 50 Prank 51 Bab 51 Pengalaman Pertama Untuk Aslan