icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

I Hate Birthday Party

Bab 3 Langit yang Cerah Tidak Serta Merta Menerangi Hidupku

Jumlah Kata:1234    |    Dirilis Pada: 30/10/2022

aki kecilnya. Bukannya apa-apa, tapi tanda merah itu sulit sekali untuk di hapus, apalagi b

anku! Siapa yang kamu tiduri kemarin?" Seorang ga

Dia hanya mengalihkan pandangan untuk meli

ah itu menarik rambut Tiara kencang-

njadi ketua kelas bersuara dari bangku tempatnya duduk. Sejujurnya,

min hidupmu tak akan tenang!" ancam gadis itu sambil melem

tenang, karena aku tidak layak hidup tenang.' Pikir Tiara sebelum memilih m

ang sekolahnya. Matanya menatap langit cerah dengan bibir terangkat sedikit. Lalu sebuah n

g seketika saat membaca pesan itu. Kemudian dia menyimp

tidak serta merta menyera

nar-benar besar! Tiara lupa kalau dia belum membayarnya sejak dua bulan yang lalu. Kini tagihannya mencapai 30 juta hanya untuk obat dan

Dia tidak mungkin meminta uang lagi pada

ya. Dan ketika teleponnya dian

u lagi, sialan! Atau aku akan mengha

I

embuatnya terkejut bukan main. Pelanggan paling kayanya hilang, di

kembali ke kelas saja. Namun, sebelum dia melangkah memasuki lor

Jalan

L

mu menggod

L

Gadis itu memakinya sambil mengungkit-ngungkit nama pamannya. Ternyat

s lain yang menyaksikan kejadian itu. Ter

Tidak t

L

nguh pelan. Tangannya sudah me

erlu diberi

" ujar Tiara dengan suara di

mu di ponsel pamanku, sialan! Aku juga melihat

lang pamanmu sendiri

cur s

agi. Jadi menyingkirlah dari hadapanku." Tiara berjalan melewati gadis itu dengan wajah tidak peduli. Namun sebenarnya, hatinya bergetar ke

tika dia berjalan menuju lorong kelasnya, seseorang mena

Sekalipun dia memberontak, genggaman mereka

r. Mata bulat itu menatap orang-orang yang sudah berdi

n untuk masuk ke dalam. Dia menatap dua pria yang menarikny

ku ke sini?" tanya Tia

ang tampak lebih muda dari Tiara. Sepertinya gadis itu satu atau dua tahun lebih

ami!" Seorang pemuda tinggi berambut coklat berk

ya mengerut merasa heran. "Siapa ya

enjauh dar

L

dari tangan besar yang bahkan telapak tan

m mulut Tiara dan dia hanya bi

ah menggoda teman kami!" Pemuda yang tad

rang di hadapannya. "Aku tidak pernah menggoda siapapun! Cobala

k-baik padanya," ucap gadis yang lebih

man

R

h, l

engan keras. Lalu pemuda itu meraih ponselnya di meja dan mulai

h pemuda tinggi itu pada pemu

menyeringai menyeramkan. Walaupun Tiara adalah orang yang kotor, tapi

tubuhnya, bukan?" tanya pemuda yang berjalan mendeka

par tangan yang mau mem

uka bajunya!" Pemuda itu meraih kedua tangan Tiara dan me

alan mendekatinya. Bibirny

berani mendekati teman kami," ujarnya samb

ini Tiara mulai memohon. Suaranya berdecit p

ak mau melepaskanmu begitu

-benar menangis sekarang. Ini pertama k

berwarna putih dengan tubuh langsing yang terlihat sang

h membenci dirinya jika semua ini terjadi. Rasa j

akan berhenti." Pemuda yang me

ena Tiara menggunakan stoking hitam, tapi gadis muda

ar-benar gemetaran sekarang. Wajahn

bertanya pada teman-temannya. Orang yang

lihat Daniel bersama pelacur i

pemuda itu pada gadis muda i

! Hentikan semua

R

PA YANG KALI

Be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
I Hate Birthday Party
I Hate Birthday Party
“"Aku ingin mencoba seperti apa layanan dari pelacur yang sudah kubayar 3 kali lipat," ujar pemuda tampan itu dengan ekspresi datar tanpa emosi. Gadis yang menjadi sasaran pembicara hanya berjalan mendekatinya mengelus kejantanan pemuda itu dari luar celana dan menciumi bagian bawah perutnya. Dia berusaha untuk membuat kejantanan pemuda itu mengeras dengan mempermainkan bagian kepalanya. Tapi ternyata tidak ada yang berubah. Tidak ada tanda-tanda benda itu akan bangkit. "Hah! Seperti inikah sentuhan pelacur mahal itu? Aku bahkan tidak bergairah sama sekali!" maki pemuda itu. Tatapannya tajam menatap gadis di hadapannya. Umur mereka hampir sama hanya berbeda beberapa bulan saja. Mereka bahkan berada di sekolah yang sama. "Hentikan permainanmu! Aku muak berada disini!" Dia mendorong tubuh kecil gadis itu dan keluar dari kamar hotel yang sudah di bayar mahal. "Kalau kamu tidak mau tidur denganku, kenapa kamu harus membayarku sebanyak itu?" gumam gadis itu dengan suara pelan. Ekspresinya menampakkan kesedihan yang mendalam. Rasa hancur dari kehidupannya jelas terlihat dari sana. Dia bahkan seperti boneka yang tidak layak hidup lagi. *** "Aku akan mengeluarkanmu dari sana! Tunggu dan lihat saja apa yang akan kulakukan padamu, Tiara!"”
1 Bab 1 Gadis Pelacur2 Bab 2 Kebohongan Demi Kebaikan3 Bab 3 Langit yang Cerah Tidak Serta Merta Menerangi Hidupku4 Bab 4 Keputusan Tanpa Berpikir5 Bab 5 Masa Lalu yang Tidak Diketahui Siapapun 6 Bab 6 Menerima Klien Psikopat7 Bab 7 Pelayanan Pelacur Termahal8 Bab 8 Aku Akan Tetap Bertanggung Jawab9 Bab 9 Membelinya Untuk Pribadi10 Bab 10 Aku Ingin Menolongmu, Bukan Membeli Tubuhmu11 Bab 11 Hati yang Goyah12 Bab 12 Pergi ke Sekolah Bersama13 Bab 13 Bertemu Orang Terkasih14 Bab 14 Apa Aku Bisa Berubah 15 Bab 15 Bolehkah Aku Mencintaimu 16 Bab 16 Hampir Dilecehkan17 Bab 17 Jangan Terlalu Mudah Memutuskan Hubungan18 Bab 18 Mandapatkan Teman Tak Terduga19 Bab 19 Kemarahan Pacar dan Sahabat20 Bab 20 Dia Adalah Pria Itu21 Bab 21 Pekerjaan Baru, Kehidupan Baru 22 Bab 22 Lebih Baik Mati Daripada Harus Berpisah Darinya23 Bab 23 Kebenaran yang Terungkap 24 Bab 24 Menemukannya25 Bab 25 Antara Benci dan Cinta