icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

I Hate Birthday Party

Bab 6 Menerima Klien Psikopat

Jumlah Kata:1064    |    Dirilis Pada: 30/10/2022

reka sedang istirahat makan siang. Sudah tiga hari penuh Tiara berada di tempat ini. Dan hari ini adalah har

a tidak punya waktu untuk menghubungi adiknya. Jadi disaat dia punya

kat teleponku?] Suara khawati

u tidak, nanti Ibu tidak bisa di

tidak pulang satu hari p

. Kakak bahkan tidak merasa lelah. Jangan khawatir, o

rakan? Kakak harus segera ke

kakak tadi datang dan men

kening karena siapa yang menyebu

dia seorang laki-laki tamp

ekerja!" Teriakan dari Ma

mbali bekerja. Sampai jumpa, Kakak menyayangimu." Tiara sege

ng kamu punya pelanggan penting. Pak Aris sudah memesanmu dengan bayaran pal

gingat-ngingat siapa pria bernama Aris ini. Hingga

?" gumam Tiara. "Aku

dah lama sekali dia tidak datang dan menghubungi. Dan Tiara sangat bersyukur kalau pria itu tidak menghubun

kkan, tapi tangan dan mulutnya benar-benar kasar. Satu lagi, kekuatan gairahnya tidak pernah habis. Terakhir kali Tiara tidur dengannya, gadi

gajiku pada Gina kalau aku mati h

atau apapun di tubuhnya karena Pak Aris tidak suka ada bekas lain di tubuh mainannya. Jadi, Tiara menggosok badannya keras-keras

a mungkin untuk tidak tercekat dan menata

, cantik?" Pemilik su

ak terlihat ketakutan. Sebaliknya, dia mena

ya kecilnya melangkah ke tengah ruangan dan mendekati pria itu. Meraih kerah keme

menunggu lama lagi, Aris menyerang bibir Tiara dengan sangat rakus. Mengg

h pelan saat tubuhnya d

bekan dari kain yang ditarik dengan kekua

i?" tanya suara berat itu b

..." Suara Tiara terhenti seperti orang ters

ia lain di tubuhmu?" Tangan besar it

... A

ri hari ini?" Suara orang yang lebih tu

... Dadh ..."

mati hari ini! Teruslah be

paskannya demi meraih beberapa kondom di saku celananya dan membuangnya di sekitar tubuh telanjang Tiara. Itu artinya, Aris akan menghabiskan seluruh kondom yang dibawa

*

ang gadis imut yang sedang terbaring di sebuah kamar be

aromamu!" gumam pemuda itu samb

... DRR

m .

h .

... DR

ara sedikit mendorong tubuh Ke

evin dan segera mendeka

... DRR

pa tahu itu penting

jika bukan hal penting!" umpat Kevi

Apa sih!" k

pemuda lain di seberang telep

" jawab Kev

aku moho

jam sekarang? Kau tidak bisa lihat jam di dinding

elnya sebelum suara di seberang menjawab denga

li mendekatkan ponselnya ke telinga.

assic Bar and Ho

L

menatap pacarnya. "Mengganggu s

?" tany

ambil memakai kembali

Kevin mendekat ke arah Clara dan

in. Dia teman kita." Clara berpesan sebel

angan tidur sebe

ngantuk

bersiaplah deng

Be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
I Hate Birthday Party
I Hate Birthday Party
“"Aku ingin mencoba seperti apa layanan dari pelacur yang sudah kubayar 3 kali lipat," ujar pemuda tampan itu dengan ekspresi datar tanpa emosi. Gadis yang menjadi sasaran pembicara hanya berjalan mendekatinya mengelus kejantanan pemuda itu dari luar celana dan menciumi bagian bawah perutnya. Dia berusaha untuk membuat kejantanan pemuda itu mengeras dengan mempermainkan bagian kepalanya. Tapi ternyata tidak ada yang berubah. Tidak ada tanda-tanda benda itu akan bangkit. "Hah! Seperti inikah sentuhan pelacur mahal itu? Aku bahkan tidak bergairah sama sekali!" maki pemuda itu. Tatapannya tajam menatap gadis di hadapannya. Umur mereka hampir sama hanya berbeda beberapa bulan saja. Mereka bahkan berada di sekolah yang sama. "Hentikan permainanmu! Aku muak berada disini!" Dia mendorong tubuh kecil gadis itu dan keluar dari kamar hotel yang sudah di bayar mahal. "Kalau kamu tidak mau tidur denganku, kenapa kamu harus membayarku sebanyak itu?" gumam gadis itu dengan suara pelan. Ekspresinya menampakkan kesedihan yang mendalam. Rasa hancur dari kehidupannya jelas terlihat dari sana. Dia bahkan seperti boneka yang tidak layak hidup lagi. *** "Aku akan mengeluarkanmu dari sana! Tunggu dan lihat saja apa yang akan kulakukan padamu, Tiara!"”