icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

You Have Me

Bab 3 Pekerjaan Dadakan

Jumlah Kata:1515    |    Dirilis Pada: 25/09/2022

hat bosnya berjalan dengan raut wajah kesal. Mungkin efek masalah kemarin yang belum juga kelar. Audrey bang

hij

elakang. Audrey berbalik bada

tersaji di meja. Namun, pria yang memintanya,

bingung," kata

sesi curhat seperti kemarin. Terlebih topiknya seputar pernikahan. Sungguh Audrey tidak tahu bagaimana menanggapinya seba

harus menikah?" t

u keharusan. Tetapi, jika Anda memiliki keinginan untuk ke sana,

skan napas kasar. "Kau tahu denga

rena sering diminta ikut dalam berbagai acara yang digelar oleh keluarga kon

rganya Hansen. Baru setelah insiden besar terjadi, kedua keluarga itu bisa berdamai dan kini menjalin kerja sama

ap hari mengirim pesan kepada Anda." Audrey mengingatkan. Lagi pula, kesal juga setiap habis makan siang

ntinya mengejar seorang pria. Entah apa jadinya jika mereka tahu kalau selama ini sekretaris dari Marshall yang membalas pesan-pesan itu. Mungkin

narik?" Lagi dan lag

rbalas pesan, mereka cukup menyenangkan." Audrey berbohong. Merek

mana yang paling cocok dengan gaya mereka. Mentok-mentok pamer kalau sedang berada di negara t

milih," peri

ntak membulat.

dari wanita itu untuk dia

rti ini saja dia mesti ikut terlibat? Padahal, tinggal tunj

erka mana yang kira-kira cocok. Dan ingat, jang

udah bisa membaca pikirannya. Mungkinkah Marshall memiliki bakat cenayang? Entahlah, itu tidak p

ol

l menjentikkan jari dan mengarahkan telunjuknya kepadanya sebagai tanda supaya berhen

atasannya. Rapat kemarin memang berjalan cukup alot gara-gara vot

hasil rapat. Ia mengekori langkah panjang Marshall menuju rua

*

desain akhirnya. Aku ingin menunjukkan pada Daddy, sebelum nanti presentasi di depan wakil dari kedua perusahaan,"

ny. Ia lantas mengalihkan pandangan dari layar monitor ke arah menantunya. "Oh, ya, bagaimana keada

h mengenal cukup lama ayah kandung dari istrinya, Hansen masih saja canggung jika han

u sore ini," kata Anthony tak

an ke kiri. Sial! Seharusnya dia tidak menurut begitu saja pada Moselle untuk

h oriental Hansen jadi bertanya, "Apa ad

at kelihatan kalau sedang ada maunya

imu akan sangat mudah memahamimu. Kata

enyiapkan semuanya, tapi Papa tiba-tiba sakit. Kalau dititipkan di rumah mereka, aku tidak enak apalagi di sana ada istrinya

lang tahun untuk Moselle beberapa tahun silam. Walaupun di awal Frederick, ayahnya, sempat kebe

rsamanya, dia hanya ingin keluarganya berkumpul setelah berbagai masalah yang menimpa. T

Anthony justru balas bertanya dengan n

ika. Sungguh sikap malu-malu kucing begini bukan Hansen sekali. Moselle pasti akan te

ini,

nya diketuk. Begitu menyuarakan perintah masuk, dua ora

mengerti dari kedua putranya. Pria itu lantas beranjak d

i duduk di sofa berwarna krem yang bia

g, Han," ucap Marshall cukup k

i, untuk apa aku harus laporan kepadamu.

lau ingin pergi ke mana-mana." Marshall mencela. Hitung-hitung sebagai upa

ima. "Memberitahu pasangan ke mana dan dengan siapa kit

ah, tapi aku bisa menjamin kalau aku jauh lebih berpe

kau maksud pengalaman adalah 'berhubungan' dengan siapa saja dan kapa

n ini." Anthony menengahi. "Ka

ara Audrey yang masih setia berdiri di sebelah kanan tempat Mar

menitipkan Miguel. "Daddy sama sekali tak keberatan. Justru senang kalau ada anak kecil yang men

lain setelah plan B juga tampaknya gagal, atau memang

mungkin tidak bisa, tapi sepertinya Marshall bi

ll menunjuk d

ala macamnya. Kau hanya mengawasi dan sesekali berma

tapi, kalau hanya berdua dengan seorang nanny ...." Marshall melirik Audrey, lal

mendengarnya. "Apa dia bilang? Menemaninya me

i ada bayarannya sendiri," ucap Ma

betul dia butuh uang, tapi tidak dengan c

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
You Have Me
You Have Me
“Bagi Audrey, cinta itu bullshit! Dia yang dibesarkan oleh seorang ibu yang bekerja sebagai pekerja seks komersial, tanpa adanya figur seorang ayah membuatnya tidak percaya dengan segala hal yang berhubungan dengan hati. Lebih baik bekerja dan menabung untuk hari tua daripada repot-repot mengurusi masalah percintaan. Namun, di tengah kegigihannya mengumpulkan uang, sebuah syarat agar keinginannya terpenuhi tiba-tiba terlontar dari mulut sang ibu. "Menikahlah dengan anak orang kaya dan buat hidup Mama makmur, maka Mama akan keluar dari rumah bordil seperti yang kamu inginkan selama ini." Apakah Audrey akan menuruti keinginan sang ibu? Atau justru tetap pada pendiriannya untuk melajang hingga tua?”
1 Bab 1 Arti Pernikahan2 Bab 2 Kenangan Pahit3 Bab 3 Pekerjaan Dadakan4 Bab 4 Anak Sultan 5 Bab 5 Tawa Audrey 6 Bab 6 Janji Yosua7 Bab 7 Grand Widja Hotel 8 Bab 8 Orang Resek9 Bab 9 Cicilan Bertambah10 Bab 10 Diajak Kencan Pak Bos11 Bab 11 Kekesalan Marshall12 Bab 12 Kedatangan Juno13 Bab 13 Undangan Theo14 Bab 14 Ajakan Davina15 Bab 15 Rayap16 Bab 16 Kemarahan Audrey 17 Bab 17 Pembuktian 18 Bab 18 Rumah Hansen dan Moselle19 Bab 19 Pamrih 20 Bab 20 Katelyn's Birthday21 Bab 21 Permintaan Sukma22 Bab 22 Menawarkan Diri23 Bab 23 Kencan Perdana24 Bab 24 Sukma Kepo25 Bab 25 Pacar26 Bab 26 Tantangan 27 Bab 27 Menjerumuskan Diri28 Bab 28 Pindahan29 Bab 29 Pertemuan Orang Tua30 Bab 30 Ajakan Pulang Juno31 Bab 31 Ketahuan 32 Bab 32 Cemburu Menumpahkan Kopi33 Bab 33 Pertunangan 34 Bab 34 Liam and Lacey35 Bab 35 Mulutmu Harimaumu36 Bab 36 First Time37 Bab 37 Game Over38 Bab 38 Dipecat 39 Bab 39 Manusia Baru 40 Bab 40 Keputusan 41 Bab 41 Audrey, Audrey, dan Audrey 42 Bab 42 Jahil43 Bab 43 Celaka44 Bab 44 Rencana Anthony 45 Bab 45 Penyesalan 46 Bab 46 Penjilat 47 Bab 47 Bertemu Pandang 48 Bab 48 Kabar Baik49 Bab 49 Kepergok 50 Bab 50 Surprise