icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Terjebak Program Cinta Buatan Televisi Swasta

Terjebak Program Cinta Buatan Televisi Swasta

Penulis: keyrara
icon

Bab 1 1. Awal Mula

Jumlah Kata:2070    |    Dirilis Pada: 14/09/2022

dan seorang fotografer didepannya. Ia tidak peduli dengan kebisingan akan arahan atau orang-orang yang memujinya luar biasa. Karena

g, wajah oval dan didukung dengan tubuh tinggi semampai yang berisi me

, st

n berhenti berpose. I

emotretan kali ini be

rima kasih sebelum melangkah ke arah asistennya yan

u menakjubkan! A

erti biasa. Kau selalu berlebihan, Emma. Aku biasa saja," ujarnya meren

t bahunya tidak acuh. "Kalau begitu, kau haru

an kedua ibu jarinya pada Emma. Kata 'p

buatkan aku

asrah dan itu membuat Elea tak mam

husus para model ketika ponsel Elea yang

gkat ponsel Elea, menunjukkannya pada san

selnya. "Tidak. Hubungan kami sangat bu

lea ke Jamie dulu. Dan sekarang, hubungan mereka sudah di ujung tanduk. Sepert

ea memberi senyum kecil. "Aku keluar dulu. Jamie

anya terus mengikuti langkah Elea dan berharap dal

*

pasan dengannya menyapanya dan ia menyapa balik. Senyumnya yan

ai

tubuhnya. Ia menunggu Jamie mengungkapkan apa yang ingin dikatakan. Permasalahan ter

hi bibirnya. "Aku menci

lea cepat. Ia terlihat tidak saba

apak tangannya dan mendesah pelan

duga. "Baik." Elea mendongak padanya. "Sampai sini saja. Terima kasih a

dak berhasil. Selalu

njuntai di sisi tubuhnya. "Kalau begitu ... sampai jumpa," ucapnya sebelum berbalik pergi

ihak, tapi Jamie menolak. Jadi, Elea menunggu Jamie bosan dengan tingkahnya lalu memutuskan untuk putus. Di momen seperti itu, El

rtanya begitu Elea masuk kemb

ih gading yang langsung berhadapan dengan sebuah cermin besar

ada waktu," gumamnya yang masih bisa didengar

nga tidak percaya

id

linganya sendiri. "Oh ... Em ... Okey.

yang sedang menyiapkan pakaian ganti untuknya

ku akan mengurusnya." Emma mengedipkan sebelah matanya. "Om

bahunya. "Ya begitulah. Aku rasa lebih baik begini.

ang sama, sejujurnya. Itu kenapa ia tidak pernah ni

nti baju dahulu." Emma memberikan setelan dress tanpa lengan dan blazer pad

nti. Sementara Elea masih berada didalam sana, Emma duduk di satu s

mendekatkan ponselnya ke wajahnya. Sepertinya ada sesuatu ya

ti. "Elea, kau harus lihat ini!" Emma berjalan ke arah

isan yang agak kecil di ponsel Emma. "Program m

ok sekali denganmu! Siapa tahu kau bertemu dengan pria yang sesua

yang berceloteh semangat tentang program m

au," ujar Elea menolak terang-terangan. "Acara seperti itu hanya omong kosong. Tidak ad

berpartisipasi di sana, namamu akan lebih terkenal. Kau akan dikenal lebih banyak orang! Dengan b

is rata-rata dalam aspek ekonomi membuat Elea agak sensitif masalah uang. I

kting." Ela mengerutkan hidungnya. "Aku juga paya

a. Aku penasaran apakah kau

gnya semua itu

muanya mengalir begitu saja. Berdasarkan emosi dan perasaan. Jadi ayolah. Kau luar biasa, kau akan bertemu beberapa p

diriku yang sekarang. Tidak pusing memikirkan banyak hal. Uangku su

anya merasa jika Elea bisa menjadi tokoh utama dalam acara ini. Karena jangankan para pria, Emma yang wa

ampir tertawa memikirkannya. Dan lagipula untuk acara yang tentunya booming

u terus. Kemas semua barang

kkan jarinya.

*

dan dada bidang, biseps serta triseps sempurna serta perut yang begitu sixpack sedang melakukan pemanasan ketika se

i Ethan. "Kemarilah, ada yang ingin aku katakan padamu." Dia berjalan ke a

enarnya cukup ketat di tubuhnya itu melangkah ke Delphi, satu-s

ingle,

okelat pekat itu mengerut

. "Aku bawa berita baik untuk pria yang suda

sebelum duduk disebelah Delphi. "Apa?"

t belas hari. Kau tidak mau ikut?" Mata Delphi membesar menatap Ethan, menandakan betapa antusiasnya ia. "Aku yakin ini akan benar-benar

p balik Delphi. Tangannya hanya memutar tutu

th

malas. "Aku tidak tertari

a. Kau benar-benar menyesal kalau tidak ikut. Kau juga bi

sahutnya. "Kau optimis se

kalimat pesimis Ethan, tapi ia kemudian me

dak ada

au bisa libur kapanpun kau mau." Delphi tidak men

berdiri dan berjalan ke a

tap akan mendaftarkanmu!!" serunya menatap punggung Ethan, t

ak acuhnya, ia berkata sembari mengan

*

temen Elea, apartemen yang kata Elea ada

h aku pinja

berbaring diatas tempat tidur denga

H

i, ia berjalan ke arah meja lalu

tidak tahu kenapa." Emma memberitahu Elea tanpa ditanya. "Da

nanya. "Jangan coba-coba. Aku tidak mau. Kalau kau teta

dikkan kedua bahunya. Ya l

layar laptop Elea. Emma meliriknya dan terkejut keti

. Ia tahu kalau pesan itu untuk Elea, tapi ia tida

ukan Elea. Karena Elea kembali berbaring dan memejamkan

rdegup sangat kencang hingga rasanya ingin keluar dari tenggorokannya. Ia mul

mpat-lompat karena rasa senang. "Elea

matanya. "Emma. Ple

ur dan menaruhnya ke pangkuan gadis itu. "Gila! Ini gila! Kau bah

ia mengembalikan laptopnya ke Emma dan kembali ber

heran dengan sifat modelnya ini. "Setida

ikut, Emma. Aku lelah. Sudah ya," ujarn

p itu dan membaca kembali pesan yang tertera di sana. Penawaran ini berlaku sampai lima h

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjebak Program Cinta Buatan Televisi Swasta
Terjebak Program Cinta Buatan Televisi Swasta
“Program Sexy Singles bertujuan menemukan pasangan yang diproduksi oleh salah satu stasiun televisi melibatkan sepuluh orang dewasa yang masih single. Selama empat belas hari mereka ditempatkan di sebuah pulau dan dijauhkan dari teknologi apapun serta selalu diawasi oleh banyak kamera. Mereka akan bertemu, mengobrol dan kemudian jatuh cinta ketika merasa ada persamaan. Jika hubungan mereka benar-benar kuat, maka mereka pantas mendapatkan hadiah yang sudah disiapkan. Dan hal itu akan membuat hubungan yang tercipta akan semakin kuat lagi. Namun, tidak semudah yang dibayangkan karena akan ada banyak godaan, tantangan yang mengguncang beberapa pasangan. Kedatangan orang-orang baru yang begitu mengejutkan membuat alur yang sudah ada berubah drastis. Lalu, akankah mereka siap dan tetap berkomitmen dengan pasangan mereka? Ditambah dengan kebohongan dan pengkhianatan yang terjadi, membuat semuanya terlihat tidak terkendali. Apakah mereka bisa melaluinya dan berhasil membawa pasangan yang dicintai di akhir hari? Atau akan menyerah dan memilih pulang di tengah acara? Lalu, setelah acara berakhir, apakah pasangan yang sudah terbentuk akan tetap berkomitmen atau mengakhiri hubungan? Apalagi niat mengikuti program bukan mencari pasangan, melainkan ketenaran, akankah bisa ditoleransi? Atau memilih untuk mengakhiri?”
1 Bab 1 1. Awal Mula2 Bab 2 2. Setengah Terpaksa3 Bab 3 3. Selamat Datang4 Bab 4 4. Kesan Pertama5 Bab 5 5. A Kiss6 Bab 6 6. Tidak Main-Main Lagi7 Bab 7 7. Tantangan Make Up8 Bab 8 8. Kencan Yang Tidak Diharapkan9 Bab 9 9. Cemburu10 Bab 10 10. Pengadu Domba11 Bab 11 11. Dua Penduduk Baru12 Bab 12 12. Dua Penduduk Yang Berakhir13 Bab 13 13. Hari Yang Panas (18+)14 Bab 14 14. Kencan Kedua15 Bab 15 15. Jangan Pilih Aku!16 Bab 16 16. Keretakan Hubungan17 Bab 17 17. Dia Mencintaimu (18+)18 Bab 18 18. Pengkhianatan19 Bab 19 19. Cium Dan Siramkan20 Bab 20 20. Terpaut Jauh21 Bab 21 21. Mengundurkan Diri22 Bab 22 22. Ambil Resiko23 Bab 23 23. Kenyamanan Yang Lain24 Bab 24 24. Truth Or Dare25 Bab 25 25. Kencan Massal26 Bab 26 26. Hari Ke 10 Bukan Hari Yang Baik27 Bab 27 27. Karantina Yang Terencana28 Bab 28 28. Zona Godaan29 Bab 29 29. Pendekatan Awal30 Bab 30 30. Memikat Perhatian31 Bab 31 31. Diluar Kontrol (18+)32 Bab 32 32. Bukan Cara Yang Benar33 Bab 33 33. Chelsea And Jeremy (18+)34 Bab 34 34. Siasat Coco35 Bab 35 35. Yang Tak Harusnya Terjadi (18+)36 Bab 36 36. Hari Ketiga Pengasingan37 Bab 37 37. Tayangan Meresahkan38 Bab 38 38. Hari Ke 1339 Bab 39 39. Cukup Berantakan40 Bab 40 40. Suasana Yang Membaik41 Bab 41 41. Hari Akhir42 Bab 42 42. Kembali Ke Kehidupan Normal