icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Bab 9 Ponselmu Untukku

Jumlah Kata:783    |    Dirilis Pada: 02/07/2022

cil, ia duduk di tanah sambil mera

pas paksa sama mertua Mbak, makanya g

setuju dengan

ending masuk lagi, panaas," ujar S

melaksanakan salat Dzuhur, tapi kasihan ju

erus jambretnya ketangkep ga?" tanyaku se

motor, Neng," jawab seor

wa motornya secepat kilat kaya Valentin

g nyusul jambret

a lagi. Yang sabar ya,

ana dong? Ibu udah ga punya hape lagi, mana bany

bu dapat karma dalam hitungan detik, dan ada juga

kin itu adzab eh maksudnya pering

kalau duitnya ilang sih ga masalah, wong duit

ih sempat menghina uangku uang receh, sebesar apapun mu

terserah nangis aja di sini, sampai subuh pun hape Ibu ga

ah duduk di situ?" tanyaku sedikit berteriak

di jalan ia tetap meracau seperti anak kecil, minta telpo

t, Bu. Yang ada di otakmu

esuai mau ibu, setelah selesai baru melaksanakan salat D

mau salat dulu dah mau telat ini, kamu naik

is kecil itu s

lumayan jauh jika jalan kaki, tapi jika

dah datang, mereka berdua sibuk menenangkan

h kok bisa dompet Ibu dijambret?" tanya

an ibu di hadapan anak-anaknya, sa

asil jualan, aku sudah bilang jangan ambil semua karena uang itu untung

emudian ada seseorang yang teriak kecopetan, pas aku lihat

e arahku mungkin tak terima aku membongka

il jualannya diambil semua, begini 'kan jadinya kecopetan,

enasihati wanita matre i

uitnya diambil Ibu, terus nyumpahin Ib

h masih saja dib

erlaluan kamu ya berani-beraninya nyumpahin mertua sendiri, Ibu sumpahi

maaf karena sudah berbuat dzalim, malah balik menyumpahi yang jelek-je

bu ga bisa kalau ga pegang hape

da harga hape yang sejuta, kalau second

second apalagi yang harga sej

Mas Heri yang terge

s aku gimana buat komunik

uh dia beli lagi, masa beli motor sanggup b

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
“Amira yang selalu sabar saat dihina dan dibandingkan dengan istri adik iparnya yang bernama Rista. Akan tetapi ia tak semiskin dan sehina yang mertuanya kira, wanita penyabar itu akan membuktikan jika dirinya bisa sukses dengan hasil usaha sendiri. Sementara itu Heri suaminya mulai tergoda oleh kehadiran wanita yang pernah menjadi kekasih di masa lalunya, ia mulai bosan hidup susah dengan Amira. Diam-diam Heri menjalin hubungan dengan Tania mantan kekasihnya itu. Namun, lama-lama hubungan gelap mereka diketahui oleh Amira. Amira merasa kecewa karena perjuangannya berdagang membantu perekonomian keluarga hanya sia-sia dan malah mendapatkan pengkhianatan dari suaminya. Saat akan menggugat cerai justru ia malah dinyatakan hamil, lalu apakah yang akan dilakukan Amira? Tetap bercerai atau bertahan dan bersabar dengan kelakuan mertua dan suaminya?”
1 Bab 1 Kejutan2 Bab 2 Kejutan Untuk Ibu3 Bab 3 Motornya Buatku Saja4 Bab 4 Makin Ngeselin 5 Bab 5 Pelajaran Untuk Heri6 Bab 6 Yang Kaya Itu Orang Tua Rista7 Bab 7 Dihina Balik8 Bab 8 Pelajaran Untuk Ibu9 Bab 9 Ponselmu Untukku 10 Bab 10 Balasan Datang Begitu Cepat 11 Bab 11 Balasan Telak Untuk Heri Dan Ibu12 Bab 12 Kejutan13 Bab 13 Mimpi Buruk14 Bab 14 Menghadapi pelakor15 Bab 15 Ada apa dengan Heri16 Bab 16 Keputusan 17 Bab 17 Aku tidak miskin, Bu!18 Bab 18 Keadaan setelah bercerai19 Bab 19 Satria20 Bab 20 Tertangkap basah21 Bab 21 Rebutan anak22 Bab 22 Ngaku-ngaku23 Bab 23 Derita Heri24 Bab 24 Pahlawan Untuk Amira 25 Bab 25 Ada apa dengan Tania 26 Bab 26 Awal Kebencian 27 Bab 27 Duka28 Bab 28 Dijadikan babu29 Bab 29 Menyambut bahagia 30 Bab 30 Isi hati Heri31 Bab 31 Semua perbuatan akan ada balasannya 32 Bab 32 Seperti Patah hati33 Bab 33 Bimbang34 Bab 34 Minder35 Bab 35 Banyak Saingan36 Bab 36 Penggoda 37 Bab 37 Calon mertua38 Bab 38 Tak pernah akur39 Bab 39 Kecelakaan 40 Bab 40 Bu Ninik Kenapa 41 Bab 41 Patah Hati42 Bab 42 Menikah 43 Bab 43 Sakit Jiwa44 Bab 44 Kebahagiaan Tak berujung 45 Bab 45 Tamat