icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Bab 6 Yang Kaya Itu Orang Tua Rista

Jumlah Kata:1142    |    Dirilis Pada: 02/07/2022

tanya Mas Heri d

tanya, sementara ibu ge

ong sama anak sendiri?" sah

aru kali ini kulihat wajahnya sepucat i

'kan gajiku itu hanya segitu, bukannya Ibu janji mau

sekarang dan ke depannya ya Ibu harus bisa ngatur keuangan untuk se

seperti melihat pertun

uma jualan seblak untungnya cuma buat jajan Nasya aja

diantara mereka tidak ada yang tahu diri, malah menghinaku ses

aku tak setuju karena biayanya mahal. Namun, ayah mertua bersikeras untuk m

keras untuk membiayainya karena jika mengandalkan gaji Mas Heri tak

us cukup sebulan, aku ga mau sampai kasbon

yang diam membisu, lalu ik

dah nih Ibu balikin!" Wanita paruh baya itu m

mu bisa Segede ini diurus siapa? dulu kamu minum

ah saja melihat tingkahnya, bukan minta ma

tahu tahu terima kasih, dari kecil Ibu yang ngurus tapi sudah besar

ntu keras-keras. Beberapa menit kemudia

natap ibuny

tanya Mas Heri, sep

aya raya ga seperti kalian sudah miskin perhitu

a, segitunya ambisi ibu

, Ibu betul harusnya aku ga semarah itu, maklum dari tadi Amira nyeroco

coba dia baw

a jangan coba-coba menghalangi Heri untuk berbakt

eri buat ceraikan kamu!" lanju

in, adu mulut dengan wanita itu percuma ta

n dan Rista mereka kaya, Ibu yakin mereka ga akan biarkan ki

rdan kerja apa coba? apa dia bisa ngasih uang? selama mereka ke si

mendapat hinaan darinya, air mataku berh

karena nafkah yang Mas Heri kasih hanya cukup untuk dua Minggu, lalu yang d

enyer

n kebutuhan sehari-hari lagi, minta aja sana

s Heri dan ibu yang selalu menghinaku, suatu saat akan kubukti

Nasya makan di luar karena makanan selalu habis, tapi

Ibu udah ga punya duit siapa tahu A

bari Ardan dulu,

lihat sendiri mantuku sekaya apa,

ut dari pada penasaran tentang kehidu

Bu," ujar Mas Heri saat ka

an aja, itung-itung

n aku naik motor sendiri. Tak lama kami tiba di ruma

dah bagus apa lagi dalemnya bisa-bisa kamu

neh sekali dengan ibu rumah

akan takjub," balasku dengan berbisik pula, wanita itu diam

erbuka, kebetulan sekali A

Amira, ayo mas

ini terlihat sepi dan kosong karena me

ertuamu ke ma

. Kalau Rista masih

kebutuhan sehari-hari, kamu ada uang ga? Ibu

dari sorot wajah sepe

u minta sama Rista dulu ya,"

ista sih," sahut

a dipegang Rista, Bu,"

egang istri ga punya prinsip bang

ami juga ditanggung sama Papa dan Mama mertua, y

ternyata Ardan dan Rista

ng pegangan, Dan?" tanyak

iya dia dikasih ATM sama papan

n mengejek, kebetulan sekali ia

aya itu orang tuanya Rista," bisikku

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
“Amira yang selalu sabar saat dihina dan dibandingkan dengan istri adik iparnya yang bernama Rista. Akan tetapi ia tak semiskin dan sehina yang mertuanya kira, wanita penyabar itu akan membuktikan jika dirinya bisa sukses dengan hasil usaha sendiri. Sementara itu Heri suaminya mulai tergoda oleh kehadiran wanita yang pernah menjadi kekasih di masa lalunya, ia mulai bosan hidup susah dengan Amira. Diam-diam Heri menjalin hubungan dengan Tania mantan kekasihnya itu. Namun, lama-lama hubungan gelap mereka diketahui oleh Amira. Amira merasa kecewa karena perjuangannya berdagang membantu perekonomian keluarga hanya sia-sia dan malah mendapatkan pengkhianatan dari suaminya. Saat akan menggugat cerai justru ia malah dinyatakan hamil, lalu apakah yang akan dilakukan Amira? Tetap bercerai atau bertahan dan bersabar dengan kelakuan mertua dan suaminya?”
1 Bab 1 Kejutan2 Bab 2 Kejutan Untuk Ibu3 Bab 3 Motornya Buatku Saja4 Bab 4 Makin Ngeselin 5 Bab 5 Pelajaran Untuk Heri6 Bab 6 Yang Kaya Itu Orang Tua Rista7 Bab 7 Dihina Balik8 Bab 8 Pelajaran Untuk Ibu9 Bab 9 Ponselmu Untukku 10 Bab 10 Balasan Datang Begitu Cepat 11 Bab 11 Balasan Telak Untuk Heri Dan Ibu12 Bab 12 Kejutan13 Bab 13 Mimpi Buruk14 Bab 14 Menghadapi pelakor15 Bab 15 Ada apa dengan Heri16 Bab 16 Keputusan 17 Bab 17 Aku tidak miskin, Bu!18 Bab 18 Keadaan setelah bercerai19 Bab 19 Satria20 Bab 20 Tertangkap basah21 Bab 21 Rebutan anak22 Bab 22 Ngaku-ngaku23 Bab 23 Derita Heri24 Bab 24 Pahlawan Untuk Amira 25 Bab 25 Ada apa dengan Tania 26 Bab 26 Awal Kebencian 27 Bab 27 Duka28 Bab 28 Dijadikan babu29 Bab 29 Menyambut bahagia 30 Bab 30 Isi hati Heri31 Bab 31 Semua perbuatan akan ada balasannya 32 Bab 32 Seperti Patah hati33 Bab 33 Bimbang34 Bab 34 Minder35 Bab 35 Banyak Saingan36 Bab 36 Penggoda 37 Bab 37 Calon mertua38 Bab 38 Tak pernah akur39 Bab 39 Kecelakaan 40 Bab 40 Bu Ninik Kenapa 41 Bab 41 Patah Hati42 Bab 42 Menikah 43 Bab 43 Sakit Jiwa44 Bab 44 Kebahagiaan Tak berujung 45 Bab 45 Tamat