icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Bab 4 Makin Ngeselin

Jumlah Kata:970    |    Dirilis Pada: 02/07/2022

el, sudah sering dihina sekarang motor baruku mau

lum selesai ngomong

s aku berlari ke ka

, ikut Ma

ngangguk lalu meng

eriak Mas Heri saat langkahku

juannya agar aku tak pergi dan terus saja

begitu, mending kalau kaya seperti Rista, anak tukang dag

au terus-terusan di rumah!" tegasku sam

nurunkan motor dari teras dan menaikinya, beberapa saat kemudian aku

jualan seperti biasa, sengaja saja tak b

ati ini merana memiliki suami dan mertua seperti itu, tak ada

jangan sampai Nasya melihat air mata ini d

berteriak, maklum jika naik motor maka sua

au pesen daging buat bikin

duduk santai di teras, mereka pun sama jika

amuala

dan Nasya mencium tangan

salam," jawab

bu sambil memandang takjub

uajak Ibu sama Bapak jalan-jalan deh," jawabku berus

dan berusaha insya Allah bakal keb

itemani dengan es teh manis da

kok ga ikut?

ku berhent

ama Heri ada masalah

kepikiran dan akhirnya jatuh sakit, maklum ibu punya riwayat penyakit lambung kronis sehing

kepala dingin, jangan sampai kaya Si Rena, nikah udah sepuluh tahun d

jawabku tak

sekarang kita punya kios daging ya karena dulu beliau kasih modal

terhadap ayah Mas Heri, dan karena hutang budi

h mertua dan bapak tetap saja memaksa menyuruh kami meni

a padaku. Dulu waktu ayah mertua masih hidup ibu bersikap biasa saja

aslinya, bahkan ia sampai menjual rumahnya dengan alas

ifikat-nya tertera nama kamu, jadi kamu ga boleh k

edikit-sedikit, mulai menunjukkan rasa cintanya padaku. Akan tetapi karena ibu hadir d

ai bercerai sama Heri, bapak yakin s

h berkata kasar atau menyakiti hati, aku sengaja tak mence

, Pa

i itu ja

lai sore aku p

keluarga, mau buat rendang kelamaan," ujar

yang tak tahu diri itu sel

sudah pasti mereka akan ngajak ribut lagi seperti t

ibu yang berdiri sambil

i keluar dengan

di rumah makanan habis, suamimu

kamu ya ninggalin rumah t

a tak membahas

akanan, Mas sam

u barusan, aromanya menguar membua

h." Ibu memandang pen

ng sikat ajalah,

n kita Poto dulu makanannya."

nyantap makanan itu dengan lahap, tanpa ber

ya semuanya, kamu kan bisa cari uang sendiri, lagian uangny

tertegun sejenak, entah ini kedzal

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
“Amira yang selalu sabar saat dihina dan dibandingkan dengan istri adik iparnya yang bernama Rista. Akan tetapi ia tak semiskin dan sehina yang mertuanya kira, wanita penyabar itu akan membuktikan jika dirinya bisa sukses dengan hasil usaha sendiri. Sementara itu Heri suaminya mulai tergoda oleh kehadiran wanita yang pernah menjadi kekasih di masa lalunya, ia mulai bosan hidup susah dengan Amira. Diam-diam Heri menjalin hubungan dengan Tania mantan kekasihnya itu. Namun, lama-lama hubungan gelap mereka diketahui oleh Amira. Amira merasa kecewa karena perjuangannya berdagang membantu perekonomian keluarga hanya sia-sia dan malah mendapatkan pengkhianatan dari suaminya. Saat akan menggugat cerai justru ia malah dinyatakan hamil, lalu apakah yang akan dilakukan Amira? Tetap bercerai atau bertahan dan bersabar dengan kelakuan mertua dan suaminya?”
1 Bab 1 Kejutan2 Bab 2 Kejutan Untuk Ibu3 Bab 3 Motornya Buatku Saja4 Bab 4 Makin Ngeselin 5 Bab 5 Pelajaran Untuk Heri6 Bab 6 Yang Kaya Itu Orang Tua Rista7 Bab 7 Dihina Balik8 Bab 8 Pelajaran Untuk Ibu9 Bab 9 Ponselmu Untukku 10 Bab 10 Balasan Datang Begitu Cepat 11 Bab 11 Balasan Telak Untuk Heri Dan Ibu12 Bab 12 Kejutan13 Bab 13 Mimpi Buruk14 Bab 14 Menghadapi pelakor15 Bab 15 Ada apa dengan Heri16 Bab 16 Keputusan 17 Bab 17 Aku tidak miskin, Bu!18 Bab 18 Keadaan setelah bercerai19 Bab 19 Satria20 Bab 20 Tertangkap basah21 Bab 21 Rebutan anak22 Bab 22 Ngaku-ngaku23 Bab 23 Derita Heri24 Bab 24 Pahlawan Untuk Amira 25 Bab 25 Ada apa dengan Tania 26 Bab 26 Awal Kebencian 27 Bab 27 Duka28 Bab 28 Dijadikan babu29 Bab 29 Menyambut bahagia 30 Bab 30 Isi hati Heri31 Bab 31 Semua perbuatan akan ada balasannya 32 Bab 32 Seperti Patah hati33 Bab 33 Bimbang34 Bab 34 Minder35 Bab 35 Banyak Saingan36 Bab 36 Penggoda 37 Bab 37 Calon mertua38 Bab 38 Tak pernah akur39 Bab 39 Kecelakaan 40 Bab 40 Bu Ninik Kenapa 41 Bab 41 Patah Hati42 Bab 42 Menikah 43 Bab 43 Sakit Jiwa44 Bab 44 Kebahagiaan Tak berujung 45 Bab 45 Tamat