icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Bab 8 Pelajaran Untuk Ibu

Jumlah Kata:980    |    Dirilis Pada: 02/07/2022

encang takut jika ibu melakukan perbuatan kekerasan, sedangkan

mana lagi ya lama-lama saya juga jengah melihat Ardan yang ga ada kemajuan, kalau bisa Bu Bes

ni memang halus tapi nyakitin, sama seperti h

ya, di hadapan orang banyak pula, segala perbuatan pas

ya lihat ibu

si, Bu Besa

padahal aku belum puas menyaksikannya dihina oleh M

ama Rista tersenyum senan

pintu keluar, aku dan Mas Heri

riak seseorang d

ernyata Ardan

semoga bisa membantu ya." Ardan mem

minjemin," ungkap Ardan

a Mama bukan untuk beli kebutuhan m

cewa, aku tak habis fikir dengan Ardan, ngasih ibunya uang dari

kok, dan sisanya baru dikasih ke Ibu, kasihan Ibu ga punya u

uk memalukan diri sendiri, yang dipermalukan memang ibu tapi

i mau pinjam uang sama kam

ngin terbang saja ke atas sana saking mal

Ardan menga

aku jadi t

aja engga, lain kali Mama ga akan biarka

rbeda dengan perlakukan bapak dan ibuku, mereka berdua memperlakukan mertuaku itu d

Ardan! Nih uangnya Ibu

a lembar uang berwarna merah ke dada

ia tak tahu saja hatiku bahkan lebih sakit dari yang ia rasakan saat ini karena hinaa

i kantoran, selama membujang aku sibuk membantu Ibu ketimbang kerja di

apan orang banyak kaya barusan, Ar

aku habis-habisan di depan tetangga, bahka

luh, aku harus segera ke kios untuk jualan, karena jam s

buka kios," bisikku di

jawabnya sambi

kan muka ibu yang memerah saat dihina di depan banyak orang

tu mengubah sifat buruk

ualan, gegas aku membuka kios, Alhamdulillah sudah

k siapkan dulu," ujarku

gnya kesiangan, biasanya jam sepuluh udah

acara sebentar,

beruntung Sela--adikku yang bungsu--sudah seles

ios pun sepi, Alhamdulillah aku bisa

ke dalam brankas ya, Mbak mau salat dulu, nanti ditemenin Nasya suruh

gantian ya

ajah kesal, tanpa permisi ia melangkah masuk ke

gas masuk

semua uangku?" tanyaku

hasil jualan barusan sudah masuk ke dalam brankas, dan benda

asa jualan udah siang baru dapat duit segini," pro

ta menghina pula, kukira ia akan berub

anan," cetusnya, lalu keluar da

ia melihat sikap mertuaku yang sesungguhnya, biasanya ia tak Sud

t saya dijambret!" teriak seora

udah banyak orang berkerumun, saat melangkah mendeka

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang
“Amira yang selalu sabar saat dihina dan dibandingkan dengan istri adik iparnya yang bernama Rista. Akan tetapi ia tak semiskin dan sehina yang mertuanya kira, wanita penyabar itu akan membuktikan jika dirinya bisa sukses dengan hasil usaha sendiri. Sementara itu Heri suaminya mulai tergoda oleh kehadiran wanita yang pernah menjadi kekasih di masa lalunya, ia mulai bosan hidup susah dengan Amira. Diam-diam Heri menjalin hubungan dengan Tania mantan kekasihnya itu. Namun, lama-lama hubungan gelap mereka diketahui oleh Amira. Amira merasa kecewa karena perjuangannya berdagang membantu perekonomian keluarga hanya sia-sia dan malah mendapatkan pengkhianatan dari suaminya. Saat akan menggugat cerai justru ia malah dinyatakan hamil, lalu apakah yang akan dilakukan Amira? Tetap bercerai atau bertahan dan bersabar dengan kelakuan mertua dan suaminya?”
1 Bab 1 Kejutan2 Bab 2 Kejutan Untuk Ibu3 Bab 3 Motornya Buatku Saja4 Bab 4 Makin Ngeselin 5 Bab 5 Pelajaran Untuk Heri6 Bab 6 Yang Kaya Itu Orang Tua Rista7 Bab 7 Dihina Balik8 Bab 8 Pelajaran Untuk Ibu9 Bab 9 Ponselmu Untukku 10 Bab 10 Balasan Datang Begitu Cepat 11 Bab 11 Balasan Telak Untuk Heri Dan Ibu12 Bab 12 Kejutan13 Bab 13 Mimpi Buruk14 Bab 14 Menghadapi pelakor15 Bab 15 Ada apa dengan Heri16 Bab 16 Keputusan 17 Bab 17 Aku tidak miskin, Bu!18 Bab 18 Keadaan setelah bercerai19 Bab 19 Satria20 Bab 20 Tertangkap basah21 Bab 21 Rebutan anak22 Bab 22 Ngaku-ngaku23 Bab 23 Derita Heri24 Bab 24 Pahlawan Untuk Amira 25 Bab 25 Ada apa dengan Tania 26 Bab 26 Awal Kebencian 27 Bab 27 Duka28 Bab 28 Dijadikan babu29 Bab 29 Menyambut bahagia 30 Bab 30 Isi hati Heri31 Bab 31 Semua perbuatan akan ada balasannya 32 Bab 32 Seperti Patah hati33 Bab 33 Bimbang34 Bab 34 Minder35 Bab 35 Banyak Saingan36 Bab 36 Penggoda 37 Bab 37 Calon mertua38 Bab 38 Tak pernah akur39 Bab 39 Kecelakaan 40 Bab 40 Bu Ninik Kenapa 41 Bab 41 Patah Hati42 Bab 42 Menikah 43 Bab 43 Sakit Jiwa44 Bab 44 Kebahagiaan Tak berujung 45 Bab 45 Tamat