icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MR. AKSA

Bab 5 Ditelpon Aksa Depan Ammar

Jumlah Kata:1042    |    Dirilis Pada: 09/06/2022

engan botol yang dia car

ana?" tanyanya seraya meraih

." Aku menunju

nya deh nih botol," celetuknya seraya duduk di

kan dia yang membuka botol perlahan. Kemud

banget. Habis itu, lengan yang ini." Dia member

dan Aksa menggeser tubuh lalu be

" tanyaku seraya mengusap bagian bet

t pijit,

udah sering denger dari Amaar. Tapi rasanya beda, ka

Mas eman

lau habis mandi suka Mas oleskan itu sambil di pijit. Eh malah kamu pake shampoan. Co

makin lebat kebit. Bisa-bisa gue jatuh cinta

amu kera

u udah mandi jam empat." Aku men

amas, pasti aku mau d

it dong, De

Naik

edikit celananya hingga paha dia yang

ini tangan

seraya menutup mata dengan kedua telapak tangan,

ihat dalamnya juga nggak apa, jangankan dili

dije

mata. Tangan ini nggak tahu dituntun ke mana, tapi aku bisa

mijitnya. Ini l

ak oh otak. Kenapa mikirnya ke mana-mana. Kira

ugasku memijit lengan suamiku yang

awah. Huft, tarik napas, Saski, buang, tarik lagi, tahaaaan, buang. Jangan sa

gkuran, aku melihat cowok di

t dia, dipij

an hape lagi. Chat si Amaar, pasti dia bin

ujung tempat tidur, di man

kembali, kulihat pesan masuk bere

kamu kok

angk

ski

deh, pasti

sebentar aja, aku mau ngom

azan Magrib. Kayanya aku mending pergi sekarang aja kali ya ketemu sama Amaar.

ku membalas pesannya. Lalu buru-buru m

rumah nggak ada yang lihat. Sengaja aku nggak naik motor se

maar. Aku masuk saja, dan duduk di temp

iatan." Suara mengejutkan perempuan d

aja." Kami berdua tertaw

bolen coklat kesukaan dia. L

, he

i Amaar mau lanju

dia nggak ngomo

ik dulu ya, Oma udah nelponin nih. Bye, Sa

iya Amaar mau lanjutin S2 ke

mataku, aku tahu siapa dari harum

?" tanya Amaar yang ke

mberut sambi

usut gitu sih,

utin S2 ke Belanda?"

aku lapar nih. Mbak!" Amaar tak menjawab pe

makanan dan minuman yang

u mengecupnya. "Sayang, maaf, ya. Aku nggak bilang sama kamu. Aku mau j

k lanjutin d

ang kirim a

kamu nggak p

ingin jadi kejutan

kita baka

kita masih bisa berhubungan kan lewa

alin hubungan dengan Amaar. Kini harus ditinggal p

rang aku berbuat ini itu. Pokoknya perhatian dan sayang ban

ang membawa makanan da

." Amaar menyodorkan

atas meja mengambil benda pipih itu. Panggilan tanpa nama tertera di layar, ta

a?" tanya suara d

r

u. Cepat aku meraih ponsel dari tangan Amaar, dan memutus

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MR. AKSA
MR. AKSA
“Menikah muda bukan tujuanku, tapi demi baktiku kepada orang tua. Akhirnya aku menerima pinangan dari seorang laki-laki yang tak kukenal sebelumnya. Jangankan cinta, sayang, kenal juga nggak. Tanpa sengaja aku mendengar percakapan kedua orang tuaku, bahwa laki-laki yang dijodohkan padaku itu ternyata tidak menyukai perempuan. Bagai disambar petir siang bolong, kok bisa, kok tega orang tua aku menikahkanku dengan pria nggak normal? Bagaimana aku bisa menjalani hidup berumah tangga dengan dia nanti? Kalau saja waktu bisa diputar, lebih baik aku kabur saja dari rumah. Tolong, siapa pun yang bisa bantu aku. Bagaimana caranya aku lepas dari pria jadi-jadian itu?”
1 Bab 1 Malam Pertama2 Bab 2 Rebutan Shampo3 Bab 3 Mau Dicium4 Bab 4 Minyaknya Mana 5 Bab 5 Ditelpon Aksa Depan Ammar6 Bab 6 Kecoa Kurangajar7 Bab 7 Serangan Mendadak8 Bab 8 Kejutan9 Bab 9 Ketindihan10 Bab 10 Aksa Marah11 Bab 11 Pisah Kamar12 Bab 12 Teman Saski Nginap13 Bab 13 Pasrah14 Bab 14 Mas Aksa Kasih DP15 Bab 15 Kamu Kutuan 16 Bab 16 Landasan Siap17 Bab 17 Tahanan Suami18 Bab 18 Chat Ketahuan19 Bab 19 Siapa Perempuan Itu20 Bab 20 Mantan atau Bukan21 Bab 21 Kejar Setoran22 Bab 22 Nomor Ghaib23 Bab 23 Wanita Yang Ditemui Aksa24 Bab 24 Foto Profil Mencurigakan25 Bab 25 Aksa Mencurigakan26 Bab 26 Kacau27 Bab 27 Aksa Ketahuan28 Bab 28 Foto Pernikahan29 Bab 29 Saski Ngambek30 Bab 30 Makin Curiga