icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Disusui Madu

Disusui Madu

icon

Bab 1 Numpang Di Rumah Teman

Jumlah Kata:1308    |    Dirilis Pada: 04/06/2022

mpang Di

Mas? apa nggak salah Mas? Masa ki

hilang kala Mas Dika, mengutarakan keinginannya mengajakku dan keluarg

ggak salah dengar,

ak rambutnya kasar. Aku tahu, saat ini, dirinya sangat depresi atas apa yang terjadi beb

us pergi dari rumah ini, tapi Mas, masa

nita yang bernama Cindy tersebut, bukankah saudar

nak? Mas juga bingung, saat ini Mas nggak punya uang, gajian juga seminggu lagi, Mas sudah hubungi teman-teman Mas,

sejujurnya aku tidak mengerti mengapa wanita yang bernama Cindy itu mengijin

ta itu dengan suamiku, sehingga wanita itu bersedia menampung k

ggal di rumah

berdampingan dengan wanita yang disebut mertua tersebut. Karena bagi kaum hawa, tingga

ian selalu cekcok. Memangnya, kamu bersedia tinggal dan berdamai den

a, aku dan ibu mertuaku selalu saja beda paham, kami seperti dua arah yang ber

u pecah. Disaat seperti ini orang-orang yang dibutuhkan pun seolah menghilang dari hid

ita jual saja dulu, atau kita gadaikan saja, barangk

firasat yang tak nyaman tentang rumah tangga kami, jika ha

sah rumah. Jangankan dengan teman wanita, bahkan dengan mertua pun atau bahkan seka

uk dihormati orang lain dengan

sakral untuk pernikahan, lambang ikatan suci pernikahan, kok bisa-bisanya sih kamu kepik

al aku hanya berniat menggadaikan, nanti jika suda

adaikan, bukan menjual Mas, nanti kalau kita su

agaimana cara meyakinkan suamiku agar kami mandiri. Tak perlu mengandalka

tetap ada di tempat itu, takut juga jika seandainya gak ke tebus. Jadi, Mas gak se

k setuju de

Namun, saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas tentang

ti apa yang harus ku lontarkan kepada suamiku, agar dia tidak menerima pen

emegang uang yang besar untuk menyewa hotel atau

itu kamu nggak teledor den

luarkan keluhan tentang kejadian yang

m mobil temannya yang milyaran rupiah, teledornya lagi, ia malah mengalami

rkeruk untuk ganti rugi mobil tersebut, bahkan rumah minimalis

alahin M

tapku. Pastinya ia

, aku kec

uamiku tersinggung. Aku menutup

knya aku itu masih hidup dan selamat!

menatapku. Aku menund

ucapku lir

a suamiku masih selamat dan sehat. Hanya

eskipun Mas mengganti mobil itu, uang itu, uang Mas! Mas yang bekerja, bukan seperti kamu yang setiap hari hany

benar-benar bodoh telah mengucapkan

gak tau

an mengataiku. Benar

ggak sengaja, Mas. Maaf Mas," ucapku men

membuat aku merasa terhinakan sebagai seorang wanita. Karena, jika boleh memilih, a

tu! kamu cuman ongkang-ongkang di rumah, cuman tau gajian, uang bu

yang siap meledak dengan ucapanku, dan aku sungguh menyesal telah me

udah ngomong kayak gitu

ata pun dan tak berapa lama kemudian kami pun saling mendia

h. Hal sekecil apapun menjadi titik api yang pada akhi

an, hal itu sangat mudah me

ni. Walaupun sebenarnya tak pernah terbayangkan sebelum

klakson mobil pun terdengar, m

jap, begitu jug

a saat melihat mobil tersebut berhenti di d

ikut sama Mas, atau tetap dis

as Dika meneka

up di rumah orang. Apalagi rumah orang l

rus ba

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka