icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Nikah SMA

Bab 4 Sekolah Baru

Jumlah Kata:1195    |    Dirilis Pada: 08/05/2022

wa pulang. Setelah menunggu selama tiga hari, akhirnya ia lolos dalam seleksi

wa-siswi berlalu lalang. Mila merasa risi ketika beberapa dari mereka, ada yang memperhatikannya. Polos, Mila mengintrospeksi

an kamu ngga ada yang salah, kok. Mereka menatapmu, karena kamu can

pusat perhatian, apalagi kondisinya saat ini sed

sana kelas masih lenggang, hal itu dimanfaatkan Mila

mencuri perhatian tiap orang yang dilewatinya. Mila benar-ben

a-tiba bertanya, "Mil, dulu kamu ikut e

Aku mau ikut

'kan-" Mila memo

a buat 'dia'." Mila menyentuh per

mengenakan pakaian dinas, memasuki ruang kelas. Sua

sapa Bu Nur kepa

balas mere

ng sedang duduk diam s

ni, perkenalkan diri du

ua murid yang ada di ruangan

l di Jakarta Utara. Saya anak tunggal. Sebelumnya, saya mendapat jabatan sebagai s

gga memancing murid lain untuk memperhati

car belum, Nen

manis ke arahn

ila seolah menjadi pertunjukkan lawak bagi yang lain. Seba

h, jangan ganggu-ganggu murid baru la

a kembali ke te

asih

dekat jendela agar ia bisa de

id berhamburan keluar kelas. Mila

ernyanyi, sambil memainkan gitar. Bima dike

, ia ikut menonton konser dadakan itu. Karena terh

tertuju pada gitarnya, ia terus memainkannya hingga i

" Balas Mila sembari menatap jari-jar

melirik wanita di depanya dengan ekor mata. Ia mendongak, lalu mengedipkan sebelah mata ke arah Mil

karena kau b

, but i have

yester, 'caus

, you

g dingin tapi kau hempask

rying not to panic . But no

n pedulikan kan kucoba la

r brown, can

kat senyumu yan

r brown, can

." Mila mengakhiri lagu, ia tersenyum lebar

ang beranggapan kalau Bima dan Mila, adalah pasangan duet yang serasi. Gino---teman

Cepetan!" ujar Gino

g Gino pegang. Mila berdiri hendak kembali ke ku

"Gue boleh gabung, ngga?" tanya B

g. "Boleh, tapi... le

mengangkat tangan dengan du

ke arah Gino yang sedang sibuk menghi

uluh ribu ... ." Gino berpikir keras sesa

teria

memilih untuk langsung memasukkannya ke dala

s banget!" Gin

senyum.

emandangi Mila. Hal itu m

gimana?" Aina b

ajan," ujar Gin

dahal tajir, tapi kayak o

uk singkat ta

, dong, Bim."

h. "Yeee! Tapi lo m

l, mending kita makan seka

!" Gino berja

menyingkirkan tangannya untuk tidak bersentuhan dengan Mila. Meski begitu, Mila masih

i merah." Gino kemudian terbahak-bahak. "Kalian pada tahu, ngga?

embalas Gino deng

t Mila, Bima memang terlihat lucu, apalagi telinganya yang memerah, membuat Mila ingin t

ima memang malu. Dalam hati, Bima berteriak, ''Bima, lu itu playb

," ujar Bima, mengalihkan topik pembi

!" sahut Gino kegirangan, sam

r lo? Gue mau traktirin dua c

sing aja," ucap Mila merasa tak

a. Anggap sebagai perayaan

bertanya, ia menatap

kita temenan. Lo en

Bima tersenyum lebar me

angi dadanya yang berdetak tak karuan saat melihat senyum in

tu mu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa Nikah SMA
Terpaksa Nikah SMA
“Mila pikir kehidupan rumah tangganya akan berjalan seperti apa yang ia impikan. Memiliki suami tampan dan kaya adalah sebuah bonus selain dihargai dan dicintai sebagai seorang wanita. Tapi... Rasa-rasanya Mila harus berpikir ulang tentang kebahagiaan yang ia hayalkan. Karena ternyata Arjuna telah memberinya cinta sekaligus luka yang menyakitkan. Ingatan Mila ditarik pada kejadian yang membuat hati patah hingga tak sanggup lagi ia rangkai ulang. Ingatan hari itu membuat Mila membuka mata lebar-lebar bahwa apa yang ia harapkan tidak mungkin jadi kenyataan. Pernikahan itu terjadi karena Mila HAMIL... masalah demi masalah terus ia hadapi, hingga ia berada di satu titik antara mempertahankan atau melepaskan.”
1 Bab 1 Tak Lagi Sama2 Bab 2 Karena Kamu3 Bab 3 True Friend4 Bab 4 Sekolah Baru5 Bab 5 Kepikiran6 Bab 6 Siapa Dia7 Bab 7 Pertanyaan Nakula8 Bab 8 Sah9 Bab 9 Fake Friends10 Bab 10 My Husband11 Bab 11 Benih-benih Cemburu12 Bab 12 Sindiran13 Bab 13 Hujan14 Bab 14 Keluarga Dwipandu15 Bab 15 Kencan16 Bab 16 Senja Dan Angan 17 Bab 17 Bunglon18 Bab 18 Tikus Kesayangan19 Bab 19 Ketahuan20 Bab 20 Awal Yang Baik21 Bab 21 Pupus22 Bab 22 Berubah