icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT

Bab 5 Intimidasi

Jumlah Kata:1193    |    Dirilis Pada: 25/04/2022

k pintu. Dengan cepat aku ke cermin membersihkan wajah dan memoles bedak

angga sekarang, apalagi dalam keadaan emosi begini. Malah kesannya mempermaluka

sambil sibuk membuka bungkusan yang keperkirakan berisi pakaian. Beli

di kepala tempat tidur dengan wajah menghadap gawainy

hun depan? Cepat, cepat!" uca

ang masih terlihat cantik itu, lalu menuju kamar mandi. Dan kul

punyamu sekarang." Lagi,

belum halal saja. Buka jilbabnya sekarang! Mama mau lihat lagi kamu pake ini

elaki berbadan atletis itu salah t

isa send

maan. Cep

elepas jilbab saat Mas Rio memasang kal

i perhiasan mama yang diberikan nenekmu dul

nti merekah memandangku dari bawah ke atas. Ah, mama.

," tolakku tulus. Hubungan pernikahan ini jauh harapannya. Aku tak

semua. Tak suka?"

an ini ..." jawabku gugup, tak

elah mengacak kepalaku. Serasa tubuh tak bertenaga mengingat kebohongan kami dan perlakuan

mu nggak selembut sifatmu. Tega kamu menghancurkan kebahagian merek

aku kan ceritain ke mereka. Puas?" jawabku sengit sambil me

lalu merampas jilbabku yang belum terpasang s

tok di dinding saat menyadari tingkah Mas Rio. Apa kar

ku juga punya hak ke kamu." Kedua tangan pria egois itu kini

i .

hawatirkan itu terjadi. Wajah pria yang

malu akan keramaian ruma

ngancam di telinga saat dia menyelesaikan aksinya. Setetes de

*

. Para tamu dan kerabat telah berkumpul. Aku

lakukan acara syukuran begini. Dua kali setahun. Kata

Reta, teman di masa bangku kuliah

" kataku mempersilahkan mereka. Ada lima orang. Tiga pria dan

uk menantu baru dan sedikit introvert belum bisa langsung akrab dengan ke

n dia cari pojokan sambil telpon-telp

n pulang?" Suara Mas Rio menggema

begitu? Betul-betul hobinya berteng

ti pulang. Siniin kunci motorku," kataku duduk

selalu senyum lih

butuh istirahat. Aku tak ingin meladeni manusia yang sedang galau. Baru sehari saja tidak bersam

*

ai di persimpangan jalan kemarin waktu dia memaksaku naik di mob

io memelankan mobil saat melewati rumah yang dititipin motorku kema

aku sudah beritahu ke ibu." Suaraku pasti terdengar

ndingin dulu sama suami," ucapnya sok mena

aku dengan makhluk seperti ini? Bisa bena

tiba-tiba geram. Ini efek terlal

ya santai sambil fokus menyetir. Sepertinya

kunci otomatis," ucapnya lagi masih santa

tengah sambil bersungut. Jengkel, marah, benci, dan kelemahan berbaur jadi satu saat m

ka nafsu amarah menguasai. Sungguh diri ini t

keributan kecil mengembalikan kesad

orang? Kan harusnya dalam rumah menyelesaikan masalah.

mama tadi serta memasukkan di kulkas. Kaki pun menuju perad

engkaran di luar. Mungkinkah aku yang menjadi sumber permasalahan Romeo d

pintu di kamarku. Nadanya kali ini tak meninggi seperti biasa

menyerangku dengan kata-kata seperti kemarin. Kan, tinggal

rah? Kenapa bisa sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT
MENIKAH DENGAN PACAR SAHABAT
“Sebulan setelah pesta meriah akad pernikahanku dengan Mas Rio, konon lelaki yang bergelar suami itu, menikah siri dengan pacarnya sekaligus sahabatku. Kami hidup seatap. Namun, sikap Mas Rio dan Marta hanya menganggapku setan, menjadi yang ketiga. Aku diperlakukan tak selayak istri, pun tak sebagai pembantu. Intinya, aku hanya dianggap pajangan. Pajangan yang hanya mengambil tempat. Namun, tak berarti sama sekali. Entah apa yang merasuki Mas Rio, hingga suatu malam dia mendatangi kamarku dan mengambil paksa kehormatan yang selama ini kujunjung tinggi. Di pagi hari, barulah aku tahu jawabannya. Saat istri terkasihnya-Marta. Berteriak histeris akibat cemburu. Setelah mengetahui, kehormatan itu adalah ganti mahar agar tak sia-sia, jantungku seakan berhenti berdetak. Harga diriku sebagai istri dan wanita, sungguh telah terinjak-terinjak menjadi berkeping-keping. Aku melajukan motor di pagi buta untuk menceritakan kebobrokan rumah tanggaku kepada orang tuaku dan orang tua Mas Rio. Namun, sayang jauh panggang dari api. Pernikahan itu memang direncakanan karena ketiadaan cinta. Ke manakah hendak mengadu? Jika aku memang hanya dijadikan tumbal? Baiklah, aku akan pergi. Mencari obat pada luka di hati, mencari penawar pada lara di sukmaku. Kukirim tulisan pesan pamit ke nomor Mas Rio sebelum menghilangkan semua jejak tentang di mana keberadaanku. Selamat tinggal tanah kelahiran.”
1 Bab 1 Madu di Pengantin Baru2 Bab 2 Tersesat3 Bab 3 Bendera Perang4 Bab 4 Ibadah Dalam Janji Suci Tinggal Nama5 Bab 5 Intimidasi6 Bab 6 Rumah Tangga Ajaib7 Bab 7 Kesucian yang Direnggut8 Bab 8 Kehormatan Ganti Mahar9 Bab 9 Selamat Tinggal Tanah Kelahiran10 Bab 10 Hamil di Tanah Rantau11 Bab 11 Rapuh12 Bab 12 Ulul Azmi, Buah Hati Ummi13 Bab 13 Senam Jantung14 Bab 14 Maafkan Ummi, Nak.15 Bab 15 Kata Cerai Menjadi Penyambutan16 Bab 16 Di Luar Rencana17 Bab 17 Luka yang Tak Akan Pernah Sembuh18 Bab 18 Permintaan Rujuk Ala Drama Korea19 Bab 19 Mudah Dilihat, Mustahil Menjangkaunya20 Bab 20 POV RIO ARINDRA, Sesal yang Terlambat21 Bab 21 POV RIO ARINDRA, Hati yang Merindu22 Bab 22 Biarkan Takdir Menentukan ke Mana Hati Berlabuh23 Bab 23 Harap Dalam Diam24 Bab 24 Lamaran Tak Terduga25 Bab 25 Beratnya Melepas Damba yang Selalu Termohon Dalam Doa26 Bab 26 Alangkah Takut Doa Terijabah27 Bab 27 Andai Aku Duluan Bertemu Dengannya28 Bab 28 Sekeping Hati Menunggu Dia Berpuluh Tahun Lamanya29 Bab 29 Nasib Kisah Persahabatan30 Bab 30 Serba Salah31 Bab 31 Persahabatan di Ujung Tanduk32 Bab 32 Jika Tak Mampu Membahagiakan, Janganlah Menyakiti33 Bab 33 Proses Nikah Ringkas34 Bab 34 Cinta Tak Dapat Dipaksa35 Bab 35 Jangan Menyakiti Diri dengan Ego36 Bab 36 Ending Kisah Menakjubkan