Brondong Toxic
mengirim pesan, tapi Arum tidak pernah merespon. Bahkan untuk bertemu di kantor pun mereka hampir tak pernah, karena Arum selalu berhasil menghindar. Te
Viki sedang merokok d
sama cowok!" Agus mendekat pada Viki yang t
banget!" kata Viki tanp
erai sama suaminya?" Selidik Agus yang merupa
" Viki tentu
ma Arum belakangan ini. Masa enggak tau kalo
Ya tahu ini juga dari kamu
an tidak ada kebohongan disana. Tampaknya
minta kamu tanggung ja
enapa aku yang tanggung j
a kamu katanya! Kamu beneran enggak
enger sekarang, kok bisa-bisanya aku ja
u sama Arum deket belakangan. Otomatis ya pas Arum cerai ya wajar lah kalo mereka pikir itu karena kamu! Makanya kamu ju
man juga. Membaringkan tubuhnya dengan satu tangan menyangga di belakang kepalanya di atas ranjang berukuran minimalis denga
a lagi proses cerai sama suaminya. Dan apa beneran itu
nginan dalam dirinya untuk memiliki Arum seutuhnya. Tentu saja dia sadar posisi karena wanita itu memang sudah bersuami. Namun kini karena
gannya bersama Agus saat itu. Arum selalu mengabaikannya, tapi dia tak pernah lelah mencoba. Andai Viki tahu di mana rumah Arum, mungkin dia sudah dat
lagi perpisahannya dengan Pras. Arum yakin Viki pasti sudah mengetahuinya sekarang. Berita mengenai perceraiannya berkembang cepat ke seluruh kantor. Arum juga yakin Viki jadi
rum yang hanya menampilkan menu makan malamnya. Berselang bebe
enggak capek
apa enggak pern
kamu pasti udah
a. Tapi apa be
ana ya. Bener
imana ma
ceraiin aku karena
uru sama ak
liat riwayat p
a. Aku bener
agi. Lagian emang sebelumnya hubungan aku
inta maaf. Gimanapun nama
. Semua juga udah kejadian. Ga
ondisi kamu se
ah jauh lebi
tu. Btw, masa idah kamu
n. Aku gak pernah ngitung. Ke
sih. Cuman pengen
Usaha
r bisa beneran jadi
jadi bahan gosip sekantor. Apalagi kalo ada hu
u ya sekalian aja kan dijadiin. Jadi jatohnya mereka gak fitnah. Karena
ntimainstream. Sumpah gila kamu tuh
ereka semua sudah tahu. Dia juga tidak ada kewajiban untuk menjelaskan apapun. Cepat atau lambat semuanya toh juga akan lupa. Ibunya pun dirumah lebih sering menemaninya. Biasanya malam hari saat pulang kerja sang
. Sejauh yang dilihat masih sibuk dengan pekerjaan yang sangat dicintainya itu. Hingga akhirnya kini, Arum resmi menjadi kekasih Viki. Tentu saja tidak acara tembak-menembak seperti remaja tanggung yang s
sebagai teman sang putri tunggal. Duduk di teras depan rumah seperti yang biasa dia lakukan. Ini sudah lima bulan sejak perceraian Arum. Seharusnya Arum sudah bisa move on. Seharusnya dia bisa kasih kesemp
ong ini pasti akan bicara. Faktanya Arum juga sudah merasa nyaman dengan hadirnya Viki d
a orang kantor. Pertama, ya karena statusku yang janda sedangkan kamu masih single. Kedua, usia kamu yang ja
ah ngambek terus enggak mau jadi pacar aku. Mendingan ak
u sendiri kalau kita emang ada hubungan. Biarkan
ucapannya. Arum mengancam lagi,
ekasihnya sekarang, namun dia coba memahami posisi Arum. Pasti akan sangat tidak nyaman untuknya. Seolah-olah dengan
i kenyamanan Bu Bos apapun aka
ercanda!" kata Arum merajuk yang dala
riusan aku ini kamu gak bakalan mau sama aku Arum. Udah berbulan-bulan loh a
ersama akhirnya. Itu lah Viki se
a panggilan sayang buat kamu. Biar kaya ora
ong alay! Sadar umu
ahahahahaha." Viki tertawa sangat puas. Sedangkan
Brondong siala
Udahan ah, sakit semua badan aku," V
u yang
kamu gitu aja ya. lucu, Ay," Viki bicara lagi masih serius
ggil kamu gitu juga ya!" Arum memang begitu,
.." Viki memberi hormat dengan se