icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Melepas dengan Ikhlas

Bab 5 Lipstik

Jumlah Kata:782    |    Dirilis Pada: 29/03/2022

do

eseorang memekik dari luar sei

seben

ku, dan memutar gagang pint

bu

berkacak pinggang. Ia menerobos masuk ke dalam walau

mu masih punya hutang

gan Mas Agha, belum pernah tahu bagaimana rasanya berhut

apa,

ng sudah bukan istri Agha lagi, jadi semua fasilitas yang pe

a uang. Dan lagi, kamu hidup sebatang kara. Sauda

a, wanita itu memindai ruang

umah k

k. Mutia n

pan, setidaknya jika bukan karena mert

ang dari mana. Jangan-jangan kamu malin

a itu ibu sama Widya kan sudah menyaksikan sendiri

ti bukan hanya fasilitas seperti tempat tinggal. Semua ba

ada apa yang menjadi hakku. Nafkah itu hakku selama aku menjadi ist

duduk dulu biar Mut

g-paling tehnya

setelah tiga hari, atau biar Mu

u di sana gupuh dan riuh hanya karena adanya kamu. B

ibu inginkan. Saya tidak ma

tus j

rinya aku beli tinggal di sana. Aku tidak pernah mem

war lagi. Enak aja, dikira rumah milik nenek moyangnya apa. Keluarga a

uanya uang itu secara cash saat ini. Namun, tidak. B

an terbelalak saat tahu kenyataannya nanti. A

ke mana-mana. Kutatap lengang kepergiannya. Seandainya ia mau menerimaku, maka

*

dia pulang. Bukan kah seharusnya

aku mengurungkan niatku untuk mampir ke sebuah mar

karena kulit tubuhnya yang mulus dan mudah diek

jauhi mereka. Suasana hatiku sedang tidak

! Mut,

ita lain, malah akan mengubah suasana hati nantinya. Aku memang sudah berusaha ikhlas

a, tu

dah dari kota ini untuk sementara waktu

menjadi lemah hanya karena lelaki yang tak pantas.

Mas Agha mencekal tanganku

sentuh

ingin bicara

ng sedari tadi bergelayut manja di lengan Mas Agha

uh aja tidak terurus. Kurus sih, tapi ga

i rumahnya. Masak, pakai lipstik aja bel

r copot, awas jatuh nanti bisa

ng memandanginya. Mungkin ia perlu korektor se

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka