icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Melepas dengan Ikhlas

Bab 8 Mendadak Miliader

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 29/03/2022

an apa l

angat suka mengirimkan kotak-kotak misterius ini. Aku boleh membukanya? Semoga

tidak ad

kin ini uang lagi. Uang yang ke

g nyariin kamu. Nanyain alamat kamu. Mutia Zahira. Jadi saya tun

ika pak pos mungkin bisa saja bertanya ke rumah lama, lal

anyain kamu. Kata sih man

elebar daun kelor saja. Ke mana pun aku pergi, ada saja

k apa-apa kok.

au ada acara arisan. Ja

super baik. Sampai

engetahui dari ibu kontrakan? Atau bahkan, bagaimana jik

liki pesan dari almarhum orangtuaku. Sengaja ingin kubaca saat sendir

-orang sekarang sangat suka mengirimkan sesuatu dengan tanpa mem

Mutia Z

n kayu, mainan kalung berbentuk bintang ini membuat aku menyukainya.

i elegan sekali di leherku,"

ring, ternyata dari tempat d

ngsung saja. Saya

s senyum. Akhirnya, aku bisa membagi-bagi

endapat pesan dari pengirimnya bahwa di dalamnya senga

telah menikah aku tidak akan pernah menemukan orang baik lagi. Mertua dan adik ipar yang demi

nanti bisa beli mobil sendiri. Bismillah, in

ratiskan pada orang-orang fakir miskin setiap har

ng mengaburkan pandanganku. Semakin wanita i

tia

ri gelagatnya sepertinya dia hanya akan pergi marah-marah t

a, tu

apa,

sok caper di depan dia. Kamu itu hanya menantu y

ingin buang tenaga

k ibu mertuaku. Aku punya banyak uang, ayahku mesin pencetak

emuaskan ibu mertuanya dengan uang milik ayahnya. Kukir

?" tanyak

g dengan Mas Agha, kamu tahu? Sekarang saja aku hamil anak Mas

," ja

sepertinya, untuk apa? Mas Agha? Pria seper

, silakan pergi dari sin

tidak bisa ngasih keturunan juga. Kasihan sekal

membuat dia kejang di tengah jalan nanti. Emosinya tidak terbendung,

kan ibu mertua padanya, suka s

apa kotak nasi di dalam keresek merah. Ini y

eka akan menyadari bahwa mereka telah dibodohi. Bagaimana Mas Agha bisa membuat dia hamil, sementa

sampai di mana tempat banyak

Nak.

tiku. Kubagikan satu persatu pada mereka, aku berhara

a ini untuk menjalani kehidupan seperti ini,

sih,

agi itu mendapat pahala dari Allah dan akan diganti oleh-Nya. Semoga rejeki kakak berlipah s

amar-samar aku menampikkan pandangan g

ereka makan, mendengarkan mereka bernya

-laki itu. Semakin namanya disebut, semakin kuat rasa penasara

nku berderin

anak-anak jalanan dite

ana kam

melintas dan melihat

mui aku, mampir dan b

harimu diliputi kebahag

bku di akhir setelah samb

knya? Dari suaranya, agaknya dia masih seorang anak remaja a

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Melepas dengan Ikhlas
Melepas dengan Ikhlas
“"Kalian mengusirku, menghinaku? Tak masalah. Tapi ingat! Selangkah aku pergi jangan pernah harap aku mau kembali lagi." Karena keserakahan mantan ibu mertuanya, Mutia selalu mendapat hinaan bahkan fitnah kejam. Bahkan, sampai suaminya tidak memihak padanya. Bagaimana kisah Mutia? Ikuti cerita ini hingga selesai, ya. Semoga suka”