icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hayu

Bab 7 Frustrasi

Jumlah Kata:1065    |    Dirilis Pada: 29/03/2022

eluar bersama Jelita dan Bisma. Sepertinya mami Bisma sengaja membiarkan Hayu melihat permainan yang sedang

a menyukai Bisma tersenyum bahagia. Dia juga merasa senang karena Candra melihat itu semua. Menunju

i telinga Hayu, "Sekarang kamu sudah

ndra, dia harus menyiapkan mental, setelah ini bisa dipastikan cobaan akan se

dra kesal sekali, dia tak memikirkan jika Hayu jug

penuh kemenangan. Menunjukkan sisi kejamnya

segera pergi menjauh dari sana. Dia kasihan dengan Hayu .

a, Candra sudah terlanjur kesal dengan mereka bertiga, bukan karena Jelita lebih

i terlebih dahulu. Mami Bisma menginterupsinya. "Bisma, sebelum kamu

yang sudah diperintahkan padanya. Jika tidak, maka maminya akan membacakan peraturan

ya dan bergegas pulang. Diabaikan teriakan mam

nyatanya sekarang malah orang tua mereka seakan mendekatkan Bisma dengan Jelita yang memiliki garis keturunan ningrat dan anak orang kaya raya. Pemilik wajah cantik dan tubuh bak

Bisma yang mengajaknya berjuang. Nyatanya bullshit, tong kosong nyaring bunyinya, dia lebih meny

lah atasannya. Seakan Candra tahu apa yang Hayu rasakan, dia pu

andra yang absurd, me

dding me, B

salah dengan

dengan sebutan itu, lucu. Aku jadi ke ingat bi

Rumi, "Maksudmu hewan g

s,

an kamu dengan piggy yang ieuuhh...," ucap Can

daknya saya terhibur den

anan yang cukup menyita waktu, macet membuat mereka hampir dua jam di

elihat Bisma sudah menunggu di meja

u dengan penuh cinta," ejek Candra. Mengabaikan dan

ukankah kamu juga harus bekerja, ada apa?

memberiku penjelasan kenapa k

sikap kekanakan kekasihnya yang seperti p

apa kamu dengan wanita cantik bernama jelita itu, apa mamimu lebih m

mampu menjawab

lilah ke ruangan kamu, aku harus bekerja. Nanti kita lanjutkan obrolan kita sepulang kerja. Jika k

maminya atau hubungannya dengan Hayu. Melangkah gontai menuju ruangannya. Sepertinya, dia butuh menenangkan

at saat dia juga sedang butuh hiburan. lelaki

jelita dari s

leponku, kamu sedang menc

denganku kamu, kenapa juga

menerima perjodohan ini, kamu memang nggak sayang denga

isma. Bukan Candra, dan kamu tahu itu, kan? Ini saat yan

a dari situasi yang sulit, nyatanya malah dia semakin membuat kep

ang lain. Kamu membuatku

perempuan yang kamu cintai itu. By the way, siapa kekasihmu itu, kamu begitu tertutup selama ini, aku boleh tah

kasta di masa sekarang, bukankah ka

an, status sosial, termasuk aku. Aku nggak mau munafik, aku butuh itu semua! Tante pasti juga berpikir panja

samb

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hayu
Hayu
“"Jadi, apa pekerjaan kamu?" "Saya sekretaris di Hardana Grup, Bu." "Jangan panggil saya, Bu. Panggil saya, Nyonya Adibrata." "Mi!" seru Bisma anak semata wayangnya. Kata orang tua zaman dahulu, memilih istri itu harus berpatokan pada bibit, bebet dan bobot. Hayu berpikir, itu mungkin terjadi di zaman dulu, di mana banyak orang masih berpikiran kuno. Tapi di zaman modern sekarang ini, mana mungkin pemikiran seperti itu masih terjadi. Seiring perkembangan zaman, Hayu yakin, pemikiran orang sudah mulai terbuka, namun pemikiran Hayu ternyata salah. Buktinya sekarang, Hayu sedang menjawab serangkaian pertanyaan -pertanyaan yang akan menentukan kelanjutan hubungannya dengan Bisma Adibrata. Calon pewaris tunggal Adibrata Group. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? follow IG Kardinah.dinah”
1 Bab 1 Nyonya Ayu Adibrata 2 Bab 2 Bisma Adibrata 3 Bab 3 Feeling Seorang Ibu4 Bab 4 Hari Yang Sial 5 Bab 5 Tak Diakui6 Bab 6 Jelita7 Bab 7 Frustrasi 8 Bab 8 Gundah Gulana 9 Bab 9 Ketahuan10 Bab 10 Main Hati11 Bab 11 SK Berlaku!12 Bab 12 Lawan Seimbang13 Bab 13 Broken14 Bab 14 Aku Mau Pulang15 Bab 15 Rumah Rasa Neraka16 Bab 16 Merutuki Kebodohan17 Bab 17 Aji Mumpung 18 Bab 18 Deep Talk 19 Bab 19 Situasi Rumit20 Bab 20 Jangan Denial21 Bab 21 You Are Just In Time 22 Bab 22 Playing Victim23 Bab 23 Pelengkap Atau Pembanding 24 Bab 24 Dua Lawan Satu25 Bab 25 Rencana26 Bab 26 Sekeping Rasa 27 Bab 27 Temani Aku 28 Bab 28 Dua Jam, Please 29 Bab 29 Panggilan Darurat 30 Bab 30 Jahilnya Candra31 Bab 31 Kamu Saja Jadi Istriku 32 Bab 32 Kebenaran Yang Menyakitkan 33 Bab 33 Tawaranku Masih Berlaku