icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Hayu

Hayu

Penulis: kardinah
icon

Bab 1 Nyonya Ayu Adibrata

Jumlah Kata:1086    |    Dirilis Pada: 29/03/2022

a pekerja

ris di Hardan

a, Bu. Panggil saya

sma anak sema

kut campu

isma termasuk keluarga ningrat, sekarang mulai mengerti. Kenapa selama mereka menjalin hubungan, Bisma tidak p

i lelaki yang dicintainya itu. Dia harus memasang wajah semanis mungkin, meskipun dia tahu, ha

maminya. Nyonya Ayu Adibrata memanda

kamu bekerj

ja, Ayah saya sudah meni

rata, tentu saja dengan sikapnya yang angkuh dan dingin.

gi sudah membawa-bawa orang tuanya, Hayu ingin pergi dari rumah Bisma secepat mungkin. Tapi dia mas

, sembari mendorong punggungnya bersandar di sofa, tak lupa men

l di Perumah

eka. Untungnya papa Bisma, Jaya Adibrata tidak ada di rumah. Seandainya ad

i mewawancarai Hayu? Ini bukan lamaran pekerjaan, Mi. Ini tentang makan mala

a dan berjalan terlebih dahulu menuju meja makan. Bisma membimbing Hayu me

angannya kemari, nafsu makannya menghilang. Nyony

eramu? Sehingga kamu enggan memakan makanan yang mahal ini? Atau jang

minya, dia merasa sakit hati mendengar perkataan maminya. Bisma tak bisa membayang

hmu ini, kamu beran

elihat mereka bertengkar karen

makanan yang sederhana, sehat dan murah, namun mengandung banyak gizi tinggi. Jadi saya mohon m

ya makan siang dengan klien, atau sekedar membelikan bosnya makan siang. Namun mendengar perkataa

a. Dia terima kalau dia di remehkan, tapi dia tak terima, jika sudah menyan

mua makanan yang tersaji di sini, dan kamu Bisma, cepatlah makan. Bukankah kamu bilang, kamu lapar.

ode silent, begitu Bisma menyebutnya. Seperti makan dengan robot, tidak ada interaksi dan suasana yang hangat sepert

ngan maminya, maka, dia akan di ingatkan bahwa dia termasuk keluarga ningrat yang wajib menaati

Adibrata melangkah menuju ruang keluarga, mengabaika

ku pulang sendiri, tak

kamu ke sini, aku harus bertanggung jawab. Lagi pula aku yan

rima kasih atas makan malamnya," pamit Hayu mengulurkan tangannya pada nyonya Ayu, say

luknya, tapi dia takut, maminya akan semakin murka dengan kelaku

ang terulur dan mengepal

api dengan anggukan, melihat putranya yang

e mana

yang menjemputnya, Mi. Bukankah Mami yang selalu bil

gerbang, kamu bisa men

i, M

akan mencari taksi sendiri." Hayu mencegah Bisma mengantarkann

in membiarkan kamu pulang se

ak bisa mengantarku, aku yakin Ibu akan mengerti, ku

ggung kekasihnya sampai menghil

ras, ingin rasanya dia berteriak untuk melegakan semua beban yang ada di hatinya, namun itu tidak mungkin dilakukannya. Dia sedang berada di jalan

biasa saja? Apa aku salah, karena menjadi anak yatim? Apa

ir begitu ke

nkah takdir itu, tetangga kamu y

pak

rsam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hayu
Hayu
“"Jadi, apa pekerjaan kamu?" "Saya sekretaris di Hardana Grup, Bu." "Jangan panggil saya, Bu. Panggil saya, Nyonya Adibrata." "Mi!" seru Bisma anak semata wayangnya. Kata orang tua zaman dahulu, memilih istri itu harus berpatokan pada bibit, bebet dan bobot. Hayu berpikir, itu mungkin terjadi di zaman dulu, di mana banyak orang masih berpikiran kuno. Tapi di zaman modern sekarang ini, mana mungkin pemikiran seperti itu masih terjadi. Seiring perkembangan zaman, Hayu yakin, pemikiran orang sudah mulai terbuka, namun pemikiran Hayu ternyata salah. Buktinya sekarang, Hayu sedang menjawab serangkaian pertanyaan -pertanyaan yang akan menentukan kelanjutan hubungannya dengan Bisma Adibrata. Calon pewaris tunggal Adibrata Group. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? follow IG Kardinah.dinah”
1 Bab 1 Nyonya Ayu Adibrata 2 Bab 2 Bisma Adibrata 3 Bab 3 Feeling Seorang Ibu4 Bab 4 Hari Yang Sial 5 Bab 5 Tak Diakui6 Bab 6 Jelita7 Bab 7 Frustrasi 8 Bab 8 Gundah Gulana 9 Bab 9 Ketahuan10 Bab 10 Main Hati11 Bab 11 SK Berlaku!12 Bab 12 Lawan Seimbang13 Bab 13 Broken14 Bab 14 Aku Mau Pulang15 Bab 15 Rumah Rasa Neraka16 Bab 16 Merutuki Kebodohan17 Bab 17 Aji Mumpung 18 Bab 18 Deep Talk 19 Bab 19 Situasi Rumit20 Bab 20 Jangan Denial21 Bab 21 You Are Just In Time 22 Bab 22 Playing Victim23 Bab 23 Pelengkap Atau Pembanding 24 Bab 24 Dua Lawan Satu25 Bab 25 Rencana26 Bab 26 Sekeping Rasa 27 Bab 27 Temani Aku 28 Bab 28 Dua Jam, Please 29 Bab 29 Panggilan Darurat 30 Bab 30 Jahilnya Candra31 Bab 31 Kamu Saja Jadi Istriku 32 Bab 32 Kebenaran Yang Menyakitkan 33 Bab 33 Tawaranku Masih Berlaku