icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Find Me In Your Memory

Bab 3 3 - Setahun Kemudian

Jumlah Kata:1158    |    Dirilis Pada: 07/03/2022

t menuju ke sebuah meja untuk menemui seseorang sambil memba

ya di sana, Vania agak membungkuk. Jari telunjuknya akan mentoel telinganya, t

manusia. Tapi, ia ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting. Apa ia menerima

petir, tiba-tiba Ses

lalu pergi. Tapi ia berpikir menggunakan

, Vania menunjukkan sesuatu di

ik sekilas, lalu menyahuti V

l ini. Namun, ia tahan juga akhirnya, sambil menggum

ganteng. Amin." Lalu, ia menoleh lagi pada Sessil.

Terus, apa hubun

ia mengeluarkan asap fiktif karena s

emanin lo," pangkas Sessil, teganya b

ti wajah cemberut yang tak menyenangkan untuk dilihat.

da yang

k perubahan lo. Dan itu terj

ya langsung kabur. Vania tetap stay di sampingnya ingin menagi

man kerjanya menyelamatkan S

. Kini, kembali mengarahkan pandangannya pada Sessil yang kemba

big no!" tegas Sessil, tak m

il berkacak pinggang. "Sekarang, tingga

a dengan menunjukkan sebuah tupperware wa

adi asosial," celetuknya.

akan kepergian sahabatnya itu melegakan, Sessil melonggarkan pe

l setahun yang lalu. Praktis, sekelebat masa lalu muncul sekejab, membuatny

aha buat lupa! Jangan sia-siakan usaha lo itu!" gumamnya penuh tekad,

ndakan bahwa sudah waktunya perut ini diisi makanan. Baiklah, daripada

buatannya telah dingin, tapi tetap dilahapnya dengan nikmat. Ia celingak-celing

ingat sepintas ucapan Vania tadi. "Aku

ah menjauhkan diri dari orang-orang di sekelilingnya. Bahkan, ia sering mengabaikan Vania yang berusaha mendekatinya b

arah benda itu. Sessil meraih ponsel yang ada di deka

ng belum? Ini aku Yuri." Kakak

Ada apa, Kak?" Ketik Sessil ser

sok ke rumah o

intaan yang aneh, memangnya ada

, dan ia sontak mengecek nomor ponsel yang tertera di atas dinding

digantikan dengan pesan baru: "S

ya, balik aja dulu ke ru

Sok misterius, padahal dia sudah mem

sambil berpikir Sessil bergumam, "Kayaknya, dia mau kasih tahu sesuatu? Apa

osial, termasuk pacar-pacarnya. Tapi untuk cowok yang ini, tidak banyak yang Yuri ceritak

l Jongkook BTS. Tapi, kenapa kak Yuri nggak kasih tahu soal pacarnya? Sekarang juga jadi sok-sokan misterius gitu? Apa pacar

an kembali ke meja masing-masing. Vania juga termasuk, dan ia tida

ini, sampai serius begitu ekspresi wajahnya? Soal pekerjaan? Tapi mungkin tidak. Meskipun pandangan Sessil mengarah p

rnya memutuskan untuk mencari tahu. Namun, si

katkan wajahnya sedikit ke hadapan Sessil. Tentu s

aget!" protes Sessi

kspresi kaget itu. "Lebay lo

annya untuk kembali di simpan ke dalam paper bag. "Oya, ak

ersemangat, ia bisa menghemat uang ma

abis pul

n Sessil, meskipun ia tahu akan percuma karena

ssil, dingin sekali mengusir sahabatnya.

bilang jauh dari tipe idaman Vania. Pria itu menyukai Vania dan mengerjar-ngejarnya hingga membuatn

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Find Me In Your Memory
Find Me In Your Memory
“Pertemuan Pertama Sessil dengan Andrew berakhir dengan hubungan romantis di dalam resort. Setelah mereka melewati malam dengan penuh gairah, Andrew tiba-tiba menghilang keesokan paginya. Setahun berlalu, mereka kembali bertemu, tetapi Andrew tidak mengenalnya dan berstatus sebagai tunangan kakak sepupunya. Lalu, tiba-tiba sang kakak meninggal, dan Andrew memilihnya untuk menjadikannya sebagai istri. Apa yang terjadi? Apakah mereka bisa melewati pernikahan terpaksa ini?”
1 Bab 1 1 - Tiket menuju Cinta2 Bab 2 2 - Sunset3 Bab 3 3 - Setahun Kemudian4 Bab 4 4 - Dia atau Hanya Mirip 5 Bab 5 5 - Kabar yang Mengejutkan6 Bab 6 6 - Firasat7 Bab 7 7 - Curhat sebelum Tidur8 Bab 8 8 - Kehilangan Yuri9 Bab 9 9 - Aku Ingin Bicara10 Bab 10 10 - Wasiat Yuri11 Bab 11 11 - Negosiasi Alot12 Bab 12 12 - Digentayangi13 Bab 13 13 - Ketahuan Sudah14 Bab 14 14 - Jadi Runyam15 Bab 15 15 - I can't16 Bab 16 16 - Dikira semua akan berakhir17 Bab 17 17 - Mencoba Mengulur waktu18 Bab 18 18 - Mencoba mengulur waktu 219 Bab 19 19 - Arena perdebatan 2 wanita20 Bab 20 20 - Kata Seorang Indigo21 Bab 21 21 - Terusik22 Bab 22 22 - Rafael, si lalat pengganggu23 Bab 23 23 - Apa yang Namanya Andrew sama-sama mengesalkan 24 Bab 24 24 - Tiba-tiba melamar25 Bab 25 25 - Jadi juga menikah26 Bab 26 26 - (Bukan) Turun Ranjang27 Bab 27 27 - Baru Saja Mau ijab kabul28 Bab 28 28 - H-1 Jadi istri29 Bab 29 29 - Mode orang asing30 Bab 30 30 - Please, Berhenti Mencemaskannya!31 Bab 31 31 - Dia Tidak Sengaja Melupakanku